Fiersa Besari Profile picture
a storyteller / CP: 085282747109 (Ubay)

Aug 21, 2019, 10 tweets

Yang bingung dengan trending #SaveSpiderMan, jadi sampai hari ini, Spider-Man masih menjadi milik Sony. Statusnya di MCU (Disney) adalah dipinjamkan. Karena tidak mencapai kesepakatan, Sony berencana menarik Spider-Man dari MCU dan menaruhnya di Spider-verse-nya sendiri.

Ini berarti, untuk ke depannya, Spider-Man tidak akan lagi berbagi panggung dengan tim Avengers. Alih-alih, ia akan melanjutkan Spider-verse yang sudah dimulai dengan film Venom dan Spider-Man Miles Morales. Kemungkinan terburuk, Tom Holland akan digantikan oleh orang lain.

Masih bingung? Saya coba jelaskan dari awalnya, ya. Tapi dengan keterbatasan ilmu saya sebagai penggemar komik yang abal-abal. Hehe.

Untuk tahu kenapa ini bisa terjadi, kita harus kembali ke era 90-an di mana Marvel (masih sebagai perusahaan komik) hampir bangkrut dan mesti menjual hak film beberapa superhero mereka. Hulk ke Universal. X-Men, Silver Surfer, Deadpool dan Fantastic 4 ke Fox. Spider-Man ke Sony.

Karena pada masa itu belum ada yang namanya “cinematic universe”, tidak ada superhero yang terintegrasi. Baru pada tahun 2008, Kevin Feige membuat MCU (Marvel Cinematic Universe), bersama dengan Paramount Pictures. Dimulai dengan Iron Man, dilanjutkan dengan Hulk.

Oleh Universal, Hulk boleh dipakai di MCU, tapi tidak boleh dibuatkan film solo. Makanya, Hulk nempel di film sana-sini. Tidak disangka, proyek MCU ini berhasil. Marvel diakuisisi oleh Disney. MCU pun pindah dari Paramount ke Disney pada fase 2 (sekitar 2012 kalau tidak salah).

MCU makin stabil dan kaya. Itu membuat MCU punya posisi untuk negosiasi dengan Sony dan Fox. Sony pun mau meminjamkan Spider-Man ke MCU. Tapi bentuk perjanjiannya sedikit membingungkan. Intinya, kalau di film Avengers, Disney yang garap. Kalau di film solo seperti Far From Home,

Sony (dibantu oleh tim Disney) yang garap. Kalau Fox, sama sekali tidak mau mengembalikan X-Men ke MCU. Tahu apa yang Disney lakukan? Fox-nya dibeli sekalian. Jadi, sekarang Fox milik Disney. Wqwq. Perusahaan tajir mampus memang. Kembali ke Sony. Jadi, ada perjanjian kalau film

Far From Home keuntungannya melebihi jumlah yang ditentukan, Sony bakal meneruskan pinjaman Spider-Man ke pihak MCU. Tapi, Sony ingkar dan pengin mengeruk lebih banyak keuntungan dari sistem bagi hasilnya dengan MCU. Pihak MCU PUN memutuskan untuk tidak lagi lanjut. Menurut saya,

ini sama seperti perang antara Trump dengan Huawei. Saling gengsi, terus ancam-ancaman. Jujur, saya masih ingin melihat lebih banyak aksi Tom Holland di MCU. Apalagi Far From Home berakhir menggantung, seperti statusmu. Semoga yang terbaik untuk semuanya, terutama fans Spider-Man

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling