Bismillah
...Dan ketika kamu melihat mereka yang terlibat wacana-wacana sia-sia tentang ayat-ayat Kami, tinggalkan mereka sampai mereka masuk ke dalam wacana yang lain; dan jika setan menyebabkan kamu lupa,
maka janganlah duduk, setelah ingat dan tenang, dengan orang-orang yang zalim.
Dan perhitungan (perbuatan-perbuatan) mereka tidak akan ke orang-orang yang menjaga diri (dari kedurjanaan),
tetapi (tugas mereka) hanyalah mengingatkan, barangkali mereka menjaga diri.
Dan tinggalkan mereka yang telah menjadikan agama mereka sebagai permainan dan kelakar yang sia-sia, dan yang telah diperdaya oleh dunia ini,
dan ingatkan (mereka) dengan jalan itu agar jiwa tidak terbelenggu apa yang telah diperbuatnya...
(QS. al-An’am: 68-70).
Di sini Allah mengingatkan kaum Muslimin untuk tidak bergabung dengan suatu wacana yg tujuannya adlh utk menciptakan keraguan,
mengarahkan keberatan atau melemparkan fitnah-fitnah berkenaan dgn fakta-fakta religius, dan realitas-realitas
ilahiah—meskipun lewat sindiran, kiasan, ibarat atau konotasi, isyarat, indikasi.
Allah mengingatkan kita bhw itu dpt terjadi hanya jika manusia tdk memandang serius agamanya, memperlakukan agamanya hanya sebagai kelakar atau permainan yg sia-sia; itu terjadi ketika manusia diperdaya oleh kehidupan yg fana ini;
dan itu dpt diobati hanya melalui pendidikan dan latihan yg baik, serta melalui upaya terus-menerus memberikan peringatan tentang keagungan, kebesaran dan kekuasaan Allah.
Wallahu a’lam bishawaab
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
