Saat main ke kota Bandung beberapa waktu lalu, Minkeu sempat jalan-jalan ke kaki gunung Manglayang. Ada yang suka mendaki ke sana?
Dalam perjalanan, ada satu desa yang bikin Minkeu kagum. Desa Cinunuk, namanya.
Apa yang istimewa? 🤩
Tonton ceritanya di
Desa Cinunuk menyadari pentingnya mengelola lingkungan hidup.
Tingginya risiko banjir karena berkurangnya tanah terbuka yang menyerap air di daerah ini mendorong pembuatan lubang-lubang biopori.
Masyarakat desa Cinunuk bergotong royong membuat lubang biopori.
Desa ini membuka pelatihan dan pembagian alat biopori bagi warganya di 29 RW dan 195 RT dengan menggunakan Dana Desa! Hebat ya! 👍
Dana desa yang diterima desa Cinunuk sebesar Rp688,99 juta pada 2019 dimanfaatkan 18,31%nya untuk mengadakan pelatihan dan membeli alat biopori ini.
Rp126 juta #UangKita di tangan warga desa Cinunuk bisa bantu jaga lingkungan dan lestarikan alam.
Minkeu kagum, desa Cinunuk berhasil membuktikan dana desa tak hanya soal pembangunan infrastruktur atau pariwisata, tapi juga bisa untuk lingkungan hidup.
#IniPunyaKita
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
