Putra Ramadhan Profile picture
telah berubah menjadi akun sambat. apa yang sedang kamu sambatkan?

Apr 28, 2020, 14 tweets

"Santet Usus Babi"

Sebuah santet yang menghabisi darah satu keturunan.
Berawal dari perjanjian dengan jin kafir hingga berakhir tewasnya banyak nyawa.

_Horror Story_
@bacahorror #bacahorror
@ceritaht #ceritahorror

RT lah sebanyak-banyaknya dulu.. Saya tunggu sampai besok.

Tahun 1998.

Terlihat dua orang wanita berjalan menelusuri hutan yang cukup jauh dari pemukiman.
Lama berjalan, mereka menemukan sebuah rumah tua. Mereka pun mendekat kerumah itu.
"permisi.."
Ucap salah satu wanita itu sambil mengetuk pintu.

Setelah lama mengetuk keluar seorang wanita tua. Dengan wajah kriput yang sangat mengerikan.
Dia hanya mengangguk seolah mengisyarat bertanya kepada dua wanita itu "mau apa".
"saya mencari mbah pancaka" ucap wanita itu.

"MASUK"

Lalu mereka berdua di persilahkan untuk duduk di ruang tamu. Wanita tua tadi lantas masuk ke kamar yang tertutup tirai.
Dua wanita tadi pun memandang sekitaran rumah yang di hiasi barang-barang aneh. Mulai dari kepala kerbau yang darahnya mengering

Bermacam-macam keris dan benda pusaka lainnya.
"kamu yakin mau kesini. Bukankah ini perbuatan dosa" ucap salah satu wanita itu yang mengatakan kepada salah satunya.
Wanita yang satuhnya hanya diam dengan mata yang masih menatap sekitar dengan ngeri.

Tak lama wanita tua yang tadi pun keluar dari kamar itu lalu memanggil mereka berdua.
"mbah pancaka sudah menunggu."
Ucap wanita tua itu.
Lantas mereka pun masuk ke dalam kamar tadi.

Terlihat seorang laki-laki yang lebih muda dari wanita tua itu tengah merapal macam-macam mantra. Yang di depannya banyak perlengkapan seperti dukun pada umumnya. Seperti boneka jerami. Aroma kemenyan yang dimana-mana serta di langit-langit tergantung tengkorak kepala monyet.

Lama mbah pancaka merapal matra lalu menanyakan maksud kedatangan mereka.
"apakah saya berjodoh dan bisa menikah dengan hendro" ucap salah satu wanita itu.
"siapa nama kamu. Dan siapa hendro itu"

"anggun mbah. Hendro adalah sepupu saya dan saya mencintainya ketika bertemu

Saat ada pesta keluarga." ucap anggun.
Lantas mbah pancaka langsung merapal mantra. Membakar kemenyan lalu bara dari pembakaran kemenyan tadi di masukkannya ke dalam mangkuk tanah liat yang berisi terlihat air itu mendidih.
Dan tiba-tiba mbah pancaka mengatakan.

"Biarkan DIA sendiri yang menjawabnya."

"KAU TIDAK AKAN BERJODOH DENGANNYA. LEBIH BAIK KAU MENJAUH DARINYA KARENA.."

suara itu terdengar sangat berat dan wanita yang di sebelah yang tak lain adalah teman anggun tengah di rasuki jin yang telah di panggil mbah pancaka untuk

Meramal nasib anggun. Suaranya terdengar sangat berat.
Lalu seketika teman anggun langsung berpaling dan menerkam wajah anggun.
"KEMATIANMU DI SEBABKAN OLEHNYA."

*Degg* teman anggun yang waktu itu pun langsung tersadar.

Lantas mbah pancaka langsung mengatakan.
"nak.. Jauhi hendro.. Karna dialah kunci kematianmu."

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling