Hafidz ALATTAS Profile picture
MAHYA. ARLIC. Social Worker. Berusaha hadirkan Nabi di keseharian walau sering gagal. Ingin melayani mahlukNya. Twit a/n pribadi. Credit or removal ask me

May 4, 2020, 13 tweets

Wasiat Al Allamah Hb. Zayn Bin Sumaith ttg Bagaimana Menyambut #Ramadhan
(sumber: majlis habaib yg belajar di Hadramaut, bbrp tahun lalu) - sy edit utk keperluan Kultwit ini.

Aku wasiatkan kepada kalian semua untuk setidaknya menjaga 3 HAL:

1) Menjaga puasa kalian seperti menjaga harta yg paling berharga. Menjaga yg membatalkan, menjaga yg menghanguskan pahalanya.

Dari makan-minum hingga hal2 yg menghancurkan pahala ibadah puasa seperti berbohong, menggunjing orang, dan semua yg di benci oleh Allah.

Memang puasamu tdk batal, namun puasamu menjadi capek sia-sia, sekedar bergadang di malam hari, sesuai hadis Nabi.

Maka sudah shrsnya orang yg berpuasa tdk memusuhi orang lain, berdebat, mengucapkan kata2 kotor akan tetapi fokus ibadah krn amalan2 di Ramadhan di lipatgandakan.

Dan wajib atas seseorang juga utk menghindari penghalang2 turunnya rahmat seperti Durhaka kpd orang tua, Dendam kpd orang lain, dan Memutus silaturahim. Mrk yg memiliki sifat2 ini, akan berlalu malam2 Ramadhan dan Lailatul Qodar, sdg dia diharamkan dari kebaikan & keberkahannya.

2) Selalu menjaga Qiyamul Lail

Dalam hal ini menjaga sholat Tarawih kita sejak malam pertama sampai malam terakhir. Jangan sampai ada yang bolong, menjaga shalat berjamaah khususnya sholat isya’ dan shubuh, krn yg menjaga ini, maka nasibnya beruntung di malam Lailatul Qodar.

3) Menyambut Gembira Pemberian di an Fadhilah dari Allah

Arak2an anugerah Allah digelar di Ramadhan setiap malam dimulai dari terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar. Jika selain bulan Ramadhan, digelar mulai waktu sahar (sebelum terbit fajar) saja.

Sambutlah dgn 3 hal:

A. Bersungguh2 menggapai ridho Allah sesuai firman Allah dalam surah Al Ankabut, yg bersungguh2 akan memanen hasil jerih payahnya berupa janji2 Allah berupa petunjuk. Nabi bersungguh2 di Ramadhan melebihi semua bulan. Beliau saw bergiat melebihi (kecepatan) angin yang berhembus.

B. Istiqomah dlm membaca wirid dan dzikir yg dtg dari Nabi saw dan para salaf shaleh, terlebih-lebih dzikir ini yang dianjurkan agar selalu dibaca, (yaitu):

{ أشهد أن لا إله إلا الله نستغفر الله نسألك الجنة ونعوذ بك من النار }،

Dibaca baik ketika berjalan, duduk, ketika berkendara, bekerja dan beraktifitas. Kaum perempuan juga dpt membacanya sambil memasak, menyapu atau menyusui anaknya.

Hadiri dan simak majlis2 ilmu, baca Quran, kajian rauhah.

Hb. Muhammad bin Ahmad Al Muhdhor berkata:
“Meninggalkan Rouhah (kajian ilmu) adalah merupakan dahaga yang sangat”

C. Menghilangkan segala penghalang yang dapat menghalangi didapatkannya dan diturunkannya rahmat, seperti yg sdh dijelaskan sebelumnya.

Apabila hal2 ini telah dilaksanakan maka Ramadhan akan berlalu dalam keadaan yang terbaik. Imam Sya’roni ra berkata: “Dahulu ketika bulan Ramadhan telah lewat, maka mereka menjadi ahli kasyaf dikarenakan mereka mendapatkan sirr (rahasia Ilahi), nur (cahaya Ilahi) dan keberkahan"

Sedangkan Umat kita sekarang, Ramadhan keluar masuk namun tak menambah, merubah, bermanfaat, dan inilah paling besarnya musibah.

Ini adalah 3 hal yang aku wasiatkan kepada kalian agar selalu dilaksanakan, tidak usah banyak2 tapi benar2 kalian jaga (yaitu) sekali lagi:

"Melaksanakan Puasa, Qiyam, dan menyambut berbagai pemberian2 Allah swt"

Lalu beliau tutup dgn doa agar bagian kita di Ramadhan, Allah perbesar, beserta kebaikan dan keberkahannya. Bertemu Ramadhan berikutnya. Diselamatkan dari Api Neraka. Wa ila hadhrotin Nabi. Al Fatihah.

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling