A thread materi kelas angkatan 1 #melaks
Materi:
Materi malam ini tentang tanda baca.
*Tanda baca* adalah simbol yang tidak berhubungan dengan suara, kata, dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi pada suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan.
*Tanda Titik*
-Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Contoh: Saya suka makan nasi.
-Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Contoh: Alfa R. Harahap
-Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan. Contoh: Dr. Oz (doktor)
-Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yg sudah sangat umum. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf/lebih hanya dipakai satu tanda titik. Contoh: hlm. dst
-Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu. Contoh: Pukul 20.30.5
*Tanda Koma*
-Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan. Contoh:
Saya membeli kertas, pena, dan tinta.
-Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului dengan kata seperti
tetapi, melainkan, sedangkan, dan kecuali.
-Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya.
-Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat,
seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, sehubungan dengan itu, dan meskipun begitu.
Contoh:
Anak itu rajin dan pandai. Oleh karena itu, dia memperoleh beasiswa belajar di luar negeri. Anak itu memang rajin membaca sejak kecil. Jadi,
wajar kalau dia menjadi bintang pelajar Meskipun begitu, dia tidak pernah berlaku sombong kepada siapa pun.
Catatan:
Ungkapan penghubung antarkalimat, seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, sehubungan dengan itu, dan meskipun begitu, tidak dipakai pada awal paragraf.
-Tanda koma dipakai untuk memisahkan kata seru, seperti o, ya, wah, aduh,dan kasihan, atau kata-kata yang digunakan sebagai sapaan, seperti Bu, Dik, atau Mas dari kata lain yang terdapat di dalam kalimat.
Contoh:
O, begitu?
Wah, bukan main!
-Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. (Lihat juga pemakaian tanda petik)
Contoh:
Kata Ibu, "Saya gembira sekali."
"Saya gembira sekali," kata Ibu, "karena lulus ujian."
Tanda koma dipakai di antara (a) nama dan alamat, (b) bagian-bagian alamat, (c) tempat dan tanggal, serta (d) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.
Contoh:
Sdr. Abdullah, Jalan Pisang Batu 1, Bogor
Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya 6, Jakarta
Surabaya, 10 Mei 1960
-Tanda koma dipakai untuk memisahkan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.
-Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki atau catatan akhir.
-Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.
Contoh:
B. Ratulangi, S.E.
Tanda Elipsis
Tanda baca elipsis bentuknya adalah seperti ini (…), yaitu tiga tanda titik yang disusun secara berurutan. Tanda baca elipsis berfungsi untuk menandakan kalimat yang terputus-putus, menghilangkan sebuah kata dalam kalimat,
memberikan jeda atau jarak dalam sebuah pembicaraan.
Contoh penggunaan tanda elipsis
-Hmm … sebenarnya aku sudah memberikan buku itu padanya kemarin malam.
-Sudahlah … toh kita tidak merugi!
-Mereka akhirnya hidup bahagia selama-lamanya ….
Catatan : Jika tanda elipsis digunakan pada akhir kalimat, jumlah titik-titik tersebut adalah empat. Tiga titik pertama merupakan tanda elipsis dan satu titik terakhir merupakan tanda titik untuk mengakhiri kalimat tersebut.
Tanda Seru
Tanda seru merupakan tanda baca yang digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat seruan atau perintah yang memberi emosi yang kuat dan bersuara dengan nada tinggi, takjub, kesungguhan, serta ketidakpercayaan.
Simbol dari tanda seru adalah (!).
Tanda baca ini sebaiknya tidak digunakan untuk penulisan ilmiah atau pun ensiklopedia.
Tanda seru dapat digunakan untuk penulisan ilmiah apabila mengandung kutipan langsung yang memiliki unsur tanda seru.
Tanda seru juga boleh digunakan untuk transkripsi percakapan yang terdapat dalam sebuah naskah drama.
Tanda baca ini juga dapat ditemui di berbagai bahasa dan sistem tulisan lainnya dengan variasi makna dan simbol di tiap variannya. Namun secara umum,
penggunaan tanda seru tidak boleh disertakan dengan tanda titik (.).
Contoh penggunaan tanda seru dalam kalimat.
Besar sekali rumahmu!
Seka dulu ingusmu!
Pergi dari sini!
Tanda titik koma (;)
1. Tanda titik koma dapat dipakai sebagai pengganti kata peng- hubung untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lain di dalam kalimat majemuk.
Misalnya:Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
Ayah menyelesaikan pekerjaan; Ibu menulis makalah;
Adik membaca cerita pendek.
2. Tanda titik koma dipakai pada akhir perincian yang berupa klausa.
Misalnya:
Syarat penerimaan pegawai di lembaga ini adalah
(1) berkewarganegaraan Indonesia;
(2) berijazah sarjana S-1;
(3) berbadan sehat; dan
(4) bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Ke- satuan Republik Indonesia.
3. Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan bagian-ba- gian pemerincian dalam kalimat yang sudah menggunakan tanda koma.
Misalnya:
Ibu membeli buku,
pensil, dan tinta; baju, celana, dan kaus; pisang, apel, dan jeruk. Agenda rapat ini meliputi
a. pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara;
b. penyusunan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan program kerja; dan
c. pendataan anggota, dokumentasi, dan aset organi- sasi.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
