- Dari Desa, Karena Desa, Untuk Desa -
Diterima beasiswa S3, tapi ditundanya untuk menunaikan amanah sebagai Staf Khusus @KemenDesa.
Dodik sapaannya.
Putra Madura kelahiran 28 tahun silam yang memilih membangun Indonesia dari desa, usai menempuh beasiswa S2 @LPDP_RI di Amerika.
“Semua arahan Pak Menteri saya aplikasikan dalam bentuk kajian akademik, lalu saya buat suatu program kalau memang program itu belum ada.“ - Dodik Wijaya, Peraih Platinum Certified Certificate pada Annual Leadership Award MSU 2017.
Apa saja ya sepak terjangnya membangun desa?
1⃣Membenahi SDM Desa
Dodik lahir dari keluarga tidak mempu, Bapak berprofesi sebagai supir truk dan Ibu penjual nasi. Namun, dia percaya bisa mengubah trah keluarga lewat pendidikan.
Semangat inilah yang juga diterapkannya untuk membenahi SDM di desa.
2⃣ Membangun Ekonomi Desa
🔸Memutus mata rantai antara petani dan broker, jadi hasil panen di desa bisa langsung diekspor tanpa melewati broker.
Salah satu hasilnya, beberapa bulan lalu kita sudah mengekspor kelapa ke luar negeri loh, Temankeu! 😁
🔸Memberdayakan desa, salah satunya dengan membangun komunikasi dan kerja sama @VOANews untuk memublikasikan desa-desa di Indonesia.
Lewat publikasi secara global, ini jadi jembatan bagi desa untuk memasarkan hasil buminya ke negara-negara yang membutuhkan.
Terakhir, Dodik punya pesan nih, untuk seluruh Temankeu di Indonesia yang ingin membangun negeri dari tempat asalnya.
Apa pesannya, ya? 🤔
Temukan dalam #MajalahMediaKeuangan Edisi Juli 2020 👉 kemenkeu.go.id/media/15499/me…
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
