ANGSA MERAH
1. Jika kau bertanya tentang arti hidupmu maka kau perlu miliki ingatan yang baik tentang masa kecilmu. Saat kecil kau punya pertanyaan sederhana yg lebih dewasa. Misalnya, kenapa lampu menyala, kenapa burung terbang, apa itu lalat, kenapa panas, dingin, dll.
2. Jawaban orang dewasa beragam. Disuruh diam, kau dianggap anak kecil yang lagi belajar dan tak dihiraukan, dianggap aneh, ditabok, dicubit, dibentak atau dijawab seadanya. Ada yang menjelaskan dengan sabar, membuatmu lelap tertidur sampai bermimpi tentang sebab-akibat!
3. Pola asuh, asah, asih membentukmu jadi pribadi. Individu otonom dengan keunikan yang tak dimiliki pribadi lain. Kecuali anak sultan dengan segala sesuatu tersedia sebelum kau dipikirkan akan dibuat dan dilahirkan. Pengalaman sejak lahir sampai satu dekade pertama menentukan!
4. Menapaki dekade kedua, kau mulai bertanya apa itu kebohongan, kejujuran, apa itu integritas, apa itu moral, apa yg patut dipercayai, siapa orang-orang di sekitarmu? Kau mulai memahami konstruksi sosial tentang pola hidup dan interaksi! Kau ditantang berpikir tentang segalanya!
5. Arti hidup dibentuk seiring dengan pola hidup yang menyenangkan atau menyedihkan. Ragam pertanyaan masa kecil dan jawabannya terekam, tersimpan rapih. Akan muncul saat kau berhadapan dengan ancaman atau tantangan tertentu! Setiap solusi adl konstitusi diri!
6. Dalam situasi tertentu orang tak terbiasa berpikir nakal. Mereka berpikir semua angsa pasti putih. Angsa identik dengan putih. Padahal bisa saja, mungkin saja, angsa itu merah atau hitam atau hijau karena ragam sebab. Tak mampu berpikir karena terbiasa tak boleh berpikir!
7. Angsa harus putih karena kalau tak putih bukan angsa! Sepadan dengan wanita mesti lembut kalau tak lembut bukan wanita! Yang begini kalau main PUBG sudah ditampol pake pan biar balik lobby! Sebagian tak mau lega dalam tegangan, mereka kaku dalam geliat hidup itu-itu saja!
8. Angsa merah menamparmu bahwa rasa takut keluar dari zona nyaman adl setumpuk kebohongan yg dibungkus daun pisang! Angsa merah membongkar selubung pikiran tradisional, membiarkan cahaya membentuk bayangan diri! Angsa merah adl imajinasi akan ketidakpastian yang mungkin terjadi!
9. Angsa merah mampu membawamu keluar dari selubung kebodohan menuju fenomenda hidup kompleks! Di balik fenomena ada noumena yang dapat ditelisik untuk memberi arti pada hidup yang kusut sekaligus menantang! Jangan buru-buru simpulkan apa itu kebahagiaan dalam hidupmu!
10. Bagi Lou Holtz, kebahagiaan itu ingatan buruk atas peristiwa kemarin. Bagi agmin, bahagia mesti dibarengi arti, spt menemukan jawaban atas pertanyaan masa kecil!
Ekstrimnya, berdosalah tanpa rasa bersalah utk mengetahui krn tuhan mungkin butuh proses panjang untuk menilai!
11. Terakhir, carpe diem artinya jangan diem! 🤭
Isilah hari, petiklah hari! Biarkan setiap noumena yang kau dapat dari fenomena hidup itu mengubahmu! Paling tidak dimulai dari pola pikir menjadi manusia seutuhnya!
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
