Vlogger ini seorg pengacara dari Bay Area (artinya San Francisco dan sekitarnya), membicarakan tentang "propaganda" pengentasan kemiskinan di China.
Dia mungkin harus tutup muka, krn bisa2 kehilangan kerjaan kalau ketahuan posting sesuatu spt ini.
Ini film dokumenter yg ditunjukkan oleh bayarea145. Pengentasan kemiskinan di China bukan hanya sekedar bagi2 duit, tetapi mengurus mengangkat seseorang dari akar budaya miskin itu sendiri.
Ini pencapaian China yg terbesar, bkn gedung2 tinggi & sejenisnya
Miskin itu bkn hanya kekurangan kesempatan, tetapi orang dlm budaya miskin tidak mampu lagi melihat kesempatan dan martabat hidup layak harus diperjuangkan. Mereka selalu akan jatuh lagi dalam budaya miskin & merasa tidak berdaya.
Pemerintah yg baik akan menemani mereka bangkit.
Jangan pikir bagi2 duit sdh beres. Mrk akan memboroskan duitnya, lalu miskin lagi. Mereka harus diberi tempat tinggal layak, mulai hidup bersih, dan mulai menghargai hidup itu sendiri, tidak lagi merasa rendah diri, mampu berdiri dengan kepala tegak.
Kemiskinan parah terjadi di Amerika diantara gedung beton. Lihat banyak tuna wisma tidur di jalanan, buang air sembarangan di jalan. Tapi Amerika melihat pemerintah lain yg sedang mencoba membelokkan arah kemiskinan sebagai ancaman.
Dlm dokumenter di atas, ayah yg kehilangan anak langsung main pukul sang akan ketika ditemukan. Usut2, ternyata sang ayah juga tidak pernah merasakan kehangatan hubungan ayah anak waktu dia kanak2.
Miskin sering bukan urusan minim duit semata, ttpi juga psikologi yg menyertainya
Pengentasan kemiskinan itu kompleks, mengubah tingkah laku, mengubah aura kejiwaan, memperkenalkan kehangatan hubungan antar manusia, sambil melatih mendeteksi dan menguber kesempatan untuk lebih makmur.
Pemerintah China sering diejak oleh pundit2 negara barat sbg bersikap spt orang tua pada rakyatnya, krn mencoba mengubah tingkah laku rakyat.
Tetapi jika jujur, perhatikan perubahan tingkah laku mrk selama bertahun2 ini. Bukankah sekarang semakin baik?
Mereka berhasil membuat rakyat tidak membuang sampah sembarangan, tidak mengotori parit2, menghentikan polusi, dan masih banyak lagi. Tadinya orang2 disana rada egois, sekarang sdh mulai memperhatikan org lain, mulai compassionate, mau saling bantu.
Itu semua terjadi dgn cepat.
Sementara di Amerika terjadi efek sebaliknya, jalanan semakin kotor, orang2 semakin egois, masyarakat saling curiga satu sama lain, saling tembak.
Tetapi sayang, elite2 Amerika sama sekali buta tidak mau mengakui hal itu, dan selalu mencoba memuji2 diri terus.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
