RASA BROWNIES #8
(FIKSI)
by @TheArieAir
Ery sejak awal tak pernah merasa nyaman tinggal di rumah Naya yg kuno angker besar dengan luas tanah halaman dan kebun seluas 1500 m2.
Ery penakut dan memang sering melihat penampakan di rumahnya
#AmbyarGarisLucu
#programfolback
Terlebih setelah kecelakaan maut yang menelan nyawa Rien, Ery sering menghabiskan malam di Hotel dengan alasan lembur dan baru pulang jika sudah benar benar ngantuk.
Sementara Naya menyusui Arie yang terbangun tengah malam 🤣😋
"ihhh ganteng, lucunya... anak siapa ini ya?" Naya
Di alam ruh:
Ani: Suhu... itu Arie maksudnya Arie Dirgantara ya?
Suhu: hushh ngaur aja, itu hanya FIKSI ya, sekali lagi itu FIKSI kemiripan nama dan peristiwa hanya kebetulan belaka
Ani: Suhu kemaren copas status Ani ya
Suhu: mana bisa, kamu kali yg copas status Suhu
Rumah tinggalan turun temurun leluhur Abra ini dibangun 1820, konon pernah dipakai Belanda untuk asrama militer dan pernah digunakan melatih pasukan Cavalry itu sebabnya sering terdengar suara ringik kuda malam malam, Ery sering tak bisa tidur karena ketakutan
Arie tumbuhlah ...
DuNIA menunggu peranmu
berperanlah secara ikhlas dan berani
Dunia yang keras menantimu
Dunia yang penuh sandiwara
Dunia yang kejam, siap menerkammu
hadapilah semua dengan kerelaan
Bekalilah diri dengan keyakinan
keyakinan penuh
*TAA
Saat dulu Abra membuat kolam ikan dekat rumpun bambu banyak ditemukan tulang rangka kuda, disamping kolam dikubur juga Goldy anjing kesayangan Ani dan anjing kampung malang yg ditemukan Abra mati dijalan.
Jangankan Naya, Nia pun tak banyak tahu soal anjing Goldy, namun Suti dan Adam sedikit tahu hal itu, namun anjing kampung disebelah kuburan Goldy, Suti dan Adam pun tak tahu sejarahnya, hanya Ani dan Abra yang tahu sejarahnya dan keduanya sudah terkubur bersama sejarah itu.
Ery tidak ke Hotel malam ini, dan menyendiri di teras belakang, teras yg didesign Ani
Sometimes I need some time
On my own
Sometimes I need some time all alone
Everybody needs some time
On their own
Don't you know you need some time all alone
Sedang melamun sambil dengerin youtube, Ery, berlari ke kamar mendengar Arie menangis, dibuka pintu kamar namun terlihat Naya dan Arie sedang tertidur pulas
"Hmmm aneh... mungkin halusinasi " pikir Ery dan kembali ke teras belakang lanjut dengarkan musik
Setelah selesai music ada suara gaduh ringikan kuda seperti biasa Ery sering mendengar, kali ini Ery seperti terkunci diri tidak bisa beranjak dari kursinya, tubuhnya tak bisa digerakkan. lalu datanglah suara perempuan tertawa lalu menangis... suara yang ia hafal Suara Rien
"Ery... dengar baik baik" suara desah Rien
Ery udah keringat dingin tak bisa bergerak dan tak bisa teriak...
Ery hanya bisa berkata lirih: iya mpok...
Rien: apa kamu bilang mpok..
Ery: maaf iya Rien....
"Aku sudah ceritakan semua hal tentang hubungan kita pada Cahyo dan aku sudah minta maaf, aku ingin kamu juga lakukan hal yang sama kepada Naya lalu minta maaflah..." pesan singkat Rien lalu menghilang
eh balik lagi ada yg penulis lupa,
Rien: Hadehh penulis nih ngerjain kunti saja
"satu lagi Ery... kamu harus minta maaf ke Cahyo dan rehabilitasi namanya karena fitnahmu membunuh karakternya..." kata Rien lalu... cling ilang lagi
Jam 3.30 dini hari...
"Den Ery bangun Den.... " Adam
"Den Ery bangun Den.... " Adam a. lagi marahan sama eneng ya?"Lanjut Adam
Ery tak menjawab hanya tergagap dan langkah gontai menuju kamar menyusul tidur Naya yang masih pulas disamping Arie
Baru 15 menit bisa merem... Arie menangis membangunkan Ery dan Naya... lalu ditepuk tepuk Naya sebentar... Arie sudah kembali tertidur pulas
Naya: baru pulang ya mas?
Ery: Aku ga kemana mana, hanya diteras tadi
Naya: kirain lembur ke Hotel, Ngapain diteras?
Lalu Ery bercerita
2 point memukul yg memukul Naya
1. hubungan Ery dengan Rien
2. rekayasa fitnah ke Cahyo
Naya menangis mawwraahhh beraatttt..... seketika diusirnya Ery dari rumahnya
"Pergiiii .... aku tak mau melihatmu lagi...." Naya berteriak histeris lalu menangis, disusul tangisan Arie, riuh
Ery langsung saja pergi ambil kontak mobil dan menelpon Alex securitynya, mau numpang tidur di rumahnya
Sementara Arie disusuin Naya... 😋
lagunya ini kali yg pas
Ery tak bisa tidur di rumah Alex, disuguh kopi sama singkong goreng, Ery menceritakan semua peristiwa misterius yg ia alami semalam hingga diusir Naya,
"Bagaimana Bang, Saya minta ditemani minta maaf ke Cahyo" Ery minta Alex mengatur pertemuan dengan Cahyo
Tidak sulit mendapatkan janji dari Cahyo, dia orangnya easy going santai, di awal Cahyo resisten karena tidak kenal siapa Alex yg disuruh telpon Ery, namun setelah Alex menjelaskan, Cahyo mulai selow dan menyetujui pertemuan di kedai kopi Startrack
Pertemuan Alex, Ery dan Cahyo di kedai kopi
"Selamat pagi Bang, apa kabar" Cahyo datang setengah jam setelah Alex dan Ery, sambil mengulur tangan utk jabat tangan, wajah Cahyo santai kalem, beda dengan Alex apalagi Ery yg nampak tegang, kuyu, mata merah
Setelah pesan kopi, Ery bercerita perihal rekayasa yg dilakukan thd Cahyo dan meminta maaf
Cahyo: iya alm. Rien sudah cerita, saya sudah maafkan abang saat itu juga, abang kan hanya memerankan peran yang ditulis sama penulis, lupakan bang, kita bersaudara
Mendengar jawaban itu
Ery menangis, guilty feeling ke Cahyo, ke Rien dan teringat Naya serta Arie... justru Cahyo yg menenangkan Ery agar tabah dan ikhlas
Cahyo: saya kenal ibu Naya, meski tidak dekat, beliau orangnya pemaaf, ada waktu nanti ibu pasti harmonis lagi sama abang
Seusai Ery pergi, dikamar Naya, datang Suhu:
kenapa bertengkar?
Naya: Ery menghianatiku Suhu... sakiiit hati ini, aku malu ke Cahyo, aku malu ke Rien....
Suhu: kamu selama ini cinta Ery kan? sebesar apa cintamu ke Ery?
Naya: tentu saya sangat cinta Ery... Suhu
Suhu: setahun lalu Ery menyimpan kebusukan, dan kamu mencintainya, kamu aneh Naya
Naya protes: aneh bagaimana Suhu... Suhu awas belain Ery ya
Suhu: jelas kamu orang aneh, Ery setahun lalu menyimpan kebusukan tetapi kamu cintai Ery, Sekarang Ery sudah jujur membuang kebusukan...
membuang kebusukan, meminta maaf... kamu malah mengusirnya dan hilang cintamu.... itu artinya kamu tidak cinta Ery saat ini yg dalam proses pembersihan, kamu cinta Ery yg dulu?
Naya: hmmm iya juga ya... Suhu nih pinter banget sih....Suhu, apakah Ery mencitai Naya dan bagaimana
dan bagaimana kisah selanjutnya?
Suhu: Ery kalo ga cinta kamu mana dia mau mengakui dosa dan meminta maaf ke kamu, kisah selanjutnya terserah kamu... kamu maafkan Ery maka hepi ending
Naya: aku tanya pembaca aja deh... dimaafin apa gak ya pembaca? bantuin jawab biar lanjut
Memang benar kata Suhu, Naya aneh jika lebih mencintai Ery yg busuk ketimbang New Ery yg telah bersih
Nayaaaa... Nayaaaa... hayo caro Ery segera minta maaf sama dia....
Naya sudah telpon telpon hotel dan dijawab jika pak Ery tiddak ada di hotel,
Lalu Naya minta pak Ujang driver kantor untuk jemput dirinya meski hari ini hari libur
Ujang: kemana ini bu?
Naya: jalan jalan keliling kota Japari
Japari mah kecil kotanya berbatas bukit dan jurang terjal, kecil tapi memanjang the small town of going nowhere karena ujungnya gunung dan dibalik gunung sudah laut.
Tetiba Naya melihat mobil Ery di kedai kopi: "Parkir disamping mobil merah itu pak" kata Naya sambil tunjuk mobil
Naya turun sambil menggendong Arie... 🤣😋 berlari kecil masuk ke kedai disitu ditemui ada Alex, Cahyo dan Ery sedang mengobrol santai, tak nampak ketegangan, hanya Ery yg lesu, mengantuk dan sedih.
Arie: papaaahhhhhh.....
Ery terkejut mendengar suara teriakan Arie
Naya pun juga terkejut, sejak kapan Arie bisa bilang papahhh, ini suka suka penulis pasti ... pikir Naya ah biarin saja
Lalu dimeja itu sepakat berempat saling memaafkan, bahkan Naya menawari Cahyo kembali ke
Anisha.
Ery pun menawarkan posisi manajer SPA atau F&B, Cahyo tersenyum: "terimakasih, nanti saya semedi dulu untuk bisa menjawab ini"
Kembali ke Arie yg tetiba sudah bisa bicara... why???
ternyata itu suara Ani yg sedang libur bicara
Don't beat yourself up
You're your own worst enemy
You've been counting all the days you've been in pain
And I know you're not okay
#AmbyarGarisLucu
Lagi ngobrol berlima plus Arie yang ikutan ngoceh dengan bahasanya, tiba tiba dering telpon dari Dwi....
Cahyo: maaf sebentar permisi, ada telpon dari boss besar
Baru diangkat belum juga bilang Hallo, Dwi udah nrocos: WA udah 1000 ga satupun dibalas, lagi sibuk sama Monic ya
Cahyo: ini lagi meeting
Dwi: Sabtu sabtu meeting apaan, mijit yang penting ya...
Cahyo: meeting sama pak Ery dan bu Naya, nanti aku cerita, dah dulu ya Sayang
Pertemuan kedai kopi diakhiri, Ery memeluk Cahyo,
Naya: "tuh Cahyo sudah ditunggu boss besar, kita tunggu undangan saja... dada ommm"
kata Naya sambil goyangkan tangan Arie gesture da daaa
Alex diantar pak Ujang, Naya semobil pulang dengan New Ery dan Arie
Cahyo kemana?
Maghrib Ery mandi tiba tiba ....
Rien: thanks ya Ry....
Ery: hmmm
Keep me fearless
Keep me from fear
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
