|Pemuda
Seorang pemuda yang hampir dibunuh oleh Khalifah Umar bin Khattab ra.
Penyebabnya, setiap kali ditanya "apa kabar"? atau "bgm keadaanmu"? pemuda tsb menjwb:
"Saya menyukai fitnah dan tidak menyukai haq. Saya membenarkan Yahudi dan Nasrani...
..saya mengimani apa yang tidak saya lihat dan mengakui apa yang belum diciptaka Allah. Saya mempunyai sesuatu di bumi yang tidak Allah swt miliki. Saya shalat tanpa wudhu".
Ia hampir dibunuh Umar jika tidak ada penjelasan dari Imam Ali kwh.
“Apa yang dikatakannya benar”, kata Sayyidina Ali.
Ia menyukai fitnah, maksudnya harta dan anak, sesuai ayat “Sesungguhnya harta dan anak adalah fitnah” (At-Taghaabun:15, Al Munaafiquun:9, Al Anfaal: 28)
Ia membenci haq maksudnya adalah kematian,..
“Datanglah sakaratul maut dengan haq” (Qaaf:19)
Ia membenarkan yahudi dan nasrani maksudnya yg mrk ucapkan dlm Quran, “Dan orang2 Yahudi berkata: "Orang2 Nasrani itu tdk mempunyai suatu pegangan", dan orang2 Nasrani berkata: "Orang2 Yahudi tdk mempunyai sesuatu pegangan"
(QS.Al Baqarah:113)
Ia mempercayai sesuatu yang tidak dilihatnya, yakni Allah yang tidak dilihat oleh mata kita. Ia mengakui apa yang belum diciptakan, maksudnya adalah hari Kiamat. Ia mengakui apa yang Allah tidak miliki, maksudnya istri dan anak..
Ia sholat tidak wudhu, maksudnya shalawat kepada Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam"
(Azhamatu Al-Imam Ali, Arafat Al-Qasbi Qurun, hal 12 )
Sumber : "Kecerdasan fuqaha dan kecerdikan khulafa"
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
