Perang di Jalan Allah Ada Ilmunya
--- UTAS ---
Saya tidak menyoal ustaz YW (silakan cari di berita-berita online atau Facebook Gus Rijal Mumazziq Z dan Gus Dafid Fuadi) dari kelompok mana, sudah lama atau baru belajar Islam, pro atau anti NKRI dan sebagainya.
Saya ingin berbagi sedikit pengetahuan saja. Sehingga kalau ada dari saya, sahabat atau yang sepaham dengan saya tiba-tiba melakukan kesalahan, ya giliran Anda boleh mengingatkan, tidak harus saya.
Sebab saling nasihat itu bagian dari amar makruf nahi munkar. Dan, hukumnya adalah 'Fardhu Kifayah', tidak semua individu wajib menasihatinya.
Beliau mengajak perang tapi atas dasar marah. Ini pernah ditanyakan oleh Sahabat:
Abu Musa berkata bahwa ada seseorang datang kepada Nabi Saw dan bertanya: "Wahai Rasullullah, apa perang di jalan Allah? Sebab ada di antara kami yang berperang karena marah dan ingin melindungi keluarga."
Nabi menjawab: "Orang-orang yang perang untuk menjadikan agama Allah yang paling tinggi, maka dialah yang berada di jalan Allah." (HR. Bukhari)
Ada lagi ajakan mati di jalan Allah. Tapi maaf, jika masih motifnya sama seperti di atas maka ada hadis yang mengagetkan kita.
Rasulullah Saw bersabda:
"Orang yang pertama kali diadili di hari kiamat adalah orang yang berusaha mati syahid. Dia didatangkan dan diberi tahu jejaknya dan mengetahuinya.
Allah bertanya: "Apa yang telah kau perbuat untuk itu?"
Orang itu menjawab: "Aku berperang di jalanMu hingga aku mati syahid."
Allah berfirman: "Bohong kamu! Kau berperang cuma ingin dikatakan pemberani." (HR. Muslim)
Di hadis Qudsi ini kita perlu berhati-hati dalam menata niat. Boleh jadi niatan kita perang di jalan Allah tetapi Allah menilai salah. Hanya Allah yang Maha Tahu.
Saya ini meniru sahabat Umar yang pemberani! Ya, betul. Tapi beraninya beliau bukan cuma gertakan saja. Tapi berani mengeluarkan harta juga. Dan itu juga jihad.
Umar berkata bahwa Rasulullah Saw memerintahkan kami bersedekah, kebetulan saya punya harta. Saya bawa kepada Nabi separo harta saya.
Nabi Saw bertanya: "Berapa yang kau sisakan untuk keluargamu?"
Umar menjawab: "Sama seperti ini!"
(HR. Tirmidzi)
Sudah pernah kita berjihad dengan 50% harta kita seperti Sayyidina Umar? Jangan sampai cuma berani slogan mati, tapi takut jadi miskin.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
