G30S 1965, jika saat itu usia 10 th, maka kini 65 th
Dan orang inipun hanya bisa bersaksi atas apa yg didengarnya dan dirasakan saat itu, belum tentu cerita yg sesungguhnya
#IngatSejarah
#programfolback
Jangankan orang didaerah, orang Jakarta tempat TKP pun banyak yg tidak tahu persis apa yg terjadi saat itu selain rumor yg berseliweran.
Bahkan banyak pasukan Cakrabirawa juga tak tahu menahu soal peristiwa yg terjadi dan diburu mjd korban politik.
Media saat itu hanya koran dan radio dimana rakyat masih butahuruf dan miskin tak memiliki radio.
Koran dan RRI saat itu dikuasai kelompok Soeharto.
Lebih parah dari itu, pengakuan KKO (yg ditugaskan ke Cakrabirawa) yg menjadi sopir truk pun tidak tahu cerita yg sesungguhnya terjadi selain diperintah atasan menjemput sasaran yg katanya dipanggil Panglima Besar.
Siapa yg tahu detail skenario dan alur cerita sesungguhnya?
32 tahun rakyat tidak berani membuka mulut aplg membahas PKI sehingga pemilik cerita hanya satu pihak dari klpk Soeharto.
Ada wartawan asing yg bekerja di media asingpun heran ketika laporannya diubah oleh redaksinya.
Jend GN saat itu masih mimik tutu... eh bukan ding ... mungkin air cucian beras... atau bahkan mungkin air bekas cucian singkong
Faktanya G30S digunakan trigger utk membasmi PKI (aliran komunisme) dan menggulingkan Presiden Seumur Hidup BK.
Pola politik praktis membenturkan kanan dan kiri itu masih juga dipakai hingga saat ini, maka diciptakan "false flag"
POLAR Khilafah
dan
POLAR Komunis
dua dua nya bullsh*t omong kosong hanya dipakai utk membelokkan DEMOKRASI dan menciptakan kebencian yg didukung dg drama"
Kamu pikir jika rakyat terbelah kedalam ke2 polar tsbt
siapa yg untung?
kenapa kalian masih saja mau dijebak?
itu yg kadang bikin aku gregetan
berfikirlah ....
ngunu loh...
malah aku dimusuhi kanan kiri
sudah pasti impactnya adalah intoleransi, karena memang tujuannya menciptakan kebencian agar militansi polar itu terbentuk
jangan mau dibodoh bodohin politics game katro beginian
caranya?
cuekin saja
Kalo pola ini kalian ikuti terus.... babak belur dah 2024 kalian
belajarlah dari pilkada DKI
bolak balik ku ingatkan masih saja pada ketagihan mainin dan meramekan narasi yg beraroma SARA,
wes to... kalian tuh ga bakalan menang melawan Industri Politik yg didukung dana tak terbatas dan Media media raksasa....
Main lurus lurus saja, minimalisir pengaruh permaianan mereka, kalian malah ikutan joged dengan irama yg mereka tabuh....
byuhhh....
ketika polar sudah lebih dominan menguasai mindset voters
maka mafia politik bebas tentukan kandidat
kandidat yg dicintai dan menang polling pun gak direken sama penguasa polar, yg penting kandidat yg loyal pada polar
mbuh kamu mudheng po ora iki
Kalian akan digiring menyerang simbol" yg nyrempet nyrempet yg mereka ekspose
dan sebaliknya, mereka akan menyerang simbol yg diciptakan utk kalian
serangan tak hanya narasi bahkan eksesnya fisik dilapangan bisa saja terjadi atau sengaja dibuat
dan setiap peristiwa intoleransi baik yg genuine maupun yg settingan akan di blow up habis habisan oleh mesin media utk eskalasi kebencian
begitu terus, dan terus hingga POLAR itu mengkristal
Kelompok yg pro dan kontra terhadap kebangkitan PKI
sama halnya dengan
orang yg senang dan yang dibuat takut akan kehadiran Khilafah
saya melihat semuanya itu seperti melihat anak anak kecil yg sedang memperdebatkan soal akan munculnya dinosaurus
ngakak guling guling
dulu saya sering bilang bahwa dinosaurus tak akan muncul lagi dekk......
sekarang ku biarkan saja mereka berseteru memperbincangkan hal yg mustahil... alam pikir mereka masih disitu...
Menghentikan kekuatan raksasa jelas impossible (kecuali kekuatan Tuhan)
namun meminimalisir impact itu yg sedang diupayakan #programfolback
jadi anda tahu siapa yg kalian hadapi saat ini...
pelaku lapangan itu? BUKAN itu saja....., itu mah kecil
ada yg jauh lebih besar...
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
