Harus nya nih ya, G30S itu
Aidit mestinya diculik belakangan
mungkin tim penjemputnya kesusu
tapi kan jadi konangan yen ameh apus apus
🤣🤣🤣🤣🤣
alasan penjemputan juga mirip dengan alasan penjemputan para jenderal,
"dipanggil Presiden, penting"
#AmbyarGarisLucu
Fakta ini membuyarkan skenario
Dalang G30S bukanlah PKI
PROVEN
MEYAKINKAN
FIXED
VALID
Mosok PKI nyulik PKI?
AYO... BONGKAR KEBOHONGAN PUBLIK YG SDH 55 TAHUN INI
Wes ahhh... suwi suwi ngko aku sing dijemput
"Dipanggil Presiden..... penting"
😆😅😀😁😂
Sing ngapusi wes do podo mati
udah ga punya kesempatan minta maaf
Ayo professor" yg masih hidup
Mumpung msh ada kesempatan tobat
Kutunggu KOREKSIMU
PKI itu sipil tidak bersenjata
Saya sedang mau mempelajari bagaimana kelompok Letkol Untung ini bisa "LOLOS" memobilisir ribuan tentara
Bagaimana peran Soeharto
Kenapa Intelijen Negara kecolongan atau di"lumpuhkan" sebelumnya?
bagaimana kelompok Soeharto juga membbentuk opini pengarahan tuduhan ke PKI serta menghasut mahasiswa dan rakyat untuk demo menurunkan BK.
Nasution membersihkan loyalis BK di MPR dan menolak Nawaksara.
Tumbang BK
AS (CIA) sudah belajar kudeta dengan cara kasar via PRRI/Permesta gagal dijalankan di Indonesia, maka harus dengan cara halus "Creeping Coup"
Jika PRRI dulu berhasil melakukan kudeta yg disponsori AS maka Indonesia bisa jadi seperti Vietnam atau Syiria saat ini
Kelihatan sepele pengungkapan sejarah tinggal typex ganti pelaku... namun konsekuensinya ruwet
Karena jika teori ini benar bahwa pelaku dalang adalah Soeharto serta genosida dan diskriminasi, maka Soeharto bisa menjadi penjahat kemanusiaan terbesar dunia sejajar dengan Hitler
Dan tentu akan menyeret AS karena Soeharto diback up CIA
Rezim Soeharto dan para sejarawan pro ORBA, mencampur adukkan membuat disinformasi sejarah dengan confusing PKI 48 (Muso/Poros Moskow) dengan PKI 65 (Aidit/Poros Peking)
Memory rakyat atas pemberontakan Muso masih membekas kuat di ingatan rakyat saat itu yg belum berselang 20 th
Sehingga dengan mudah kelompok kanan dan rakyat korban PKI 48 mudah dihasut utk memburu PKI ditahun 66 sd 70 an, termasuk kakek saya yang menjadi Tentara Pelajar bersama LB Moerdani di Solo.
Kakek Saya mendapat banyak penghargaan bintang jasa membantai PKI, GOM I apa II
Bukan kali ini saja saya menulis sejarah tentang PKI
gegara minat saya ini saya dulu mutualan dengan Tommy, mbak Titiek dan akun HM Soeharto, ketiganya saya block
tujuan saya satu KEADILAN
Truth harus diungkap dulu
Justice
baru reconciliation
tanpa Truth.... lupakan Justice
Tulisan saya ilmiah dan saya menekankan pada kebutuhan SEJARAH serta proses TRUTH JUSTICE and RECONCILIATION purpose ... bukan utk kepentingan POLITIK meski beririsan dengan POLITIK
bukan pula untuk menyudutkan para pihak, namun mencari kebenaran yang masuk akal
Selama Gaps sejarah masih injustice karena belum ketemu truth nya
maka sampai kapanpun bangsa ini mudah dipecah POROS SUKARNOIS dan SOEHARTOIS dan disalah gunakan untuk politik praktis hingga saat ini
kasihan kedua Almarhum tidak bisa tenang dialamnya
Termasuk Kakek saya yg bangga menembak PKI ditepi sungai Bengawan Solo,
saya menulis sambil menangis
Maafkan Kakek dan para sahabatnya yg tidak paham dengan apa yang terjadi
Dari tempus dan modus yg mirip, pelaku penjemputannya militer
maka patut diduga bahwa kelompok penjemput Aidit satu link dengan rombongan penculik para Jenderal
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
