Siriana Profile picture
Life's a journey, not a destination. It’s about how we learn the lessons along the way & the challenges that we're sometimes faced with & how we work through'em

Sep 28, 2020, 9 tweets

Massa nya se-upil...anggaran aksi disunat?🤪

Deklarasi KAMI di Surabaya dibubarkan oleh KITA pertanda KAMI membuat penguasa makin takut & panik.

Polisi semestinya berpihak netral, mngamankan deklarasi KAMI di dlm gedung, dan mengamankan aksi yg menentang KAMI di luar gedung. Tapi eniwei rasa takut, panik & pesan2 intimidasi kpd KAMI ini justru melambungkan nama Gatot Nurmantyo & KAMI.

Sangat tdk rasional jk deklarasi KAMI dianggap inkonstitusional. Apakah covid19 memakan sebagian otak mereka hingga tdk bs berpikir jernih ttg KAMI? Atau ketakutan bhw KAMI akan jd gelombang besar kesadaran nasional utk selamatkan Indonesia?

Dengan massa se-upil KITA bisa mengusir Gatot Nurmantyo dr dalam gedung deklarasi. Jelas ada kekuatan besar yg memback up operasi mengamputasi KAMI. Dalam sejarah RI, tdk ada mantan Pangab yg dianggap musuh penguasa. Ini pertanda KAMI dianggap berbahaya bg kelangsungan rezim.

Bg orang2 yg brakal bnyk hal yg nyata2 gak sinkron dr pbubaran Deklarasi KAMI di Sby. Jk alasannya ijin kgiatan & protocol Covid, tp ujungnya koq ada statemen mnolak kberadaan KAMI di Sby😀. Slain itu dlm acara pesertanya tbatas & smw bmasker. Bandingkn dg kramaian Pilkada Sby.

Mestinya Kapolda Jatim & NTB bs jelaskn knp deklarasi KAMI tdk bs di Sby & Mataram, sdgkan kota lain meski ada aksi pnolakan ttp bs jalan. Ini soal prinsip2 dmokrasi. Aplg bpk2 Kapolda sm2 lulusan 91. Jg pak Kapolres Sby mantan ajudan Pres Jokowi. Mestinya Sby kondusif demokrasi.

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling