Budiman Sudjatmiko (IG: kelasinspirasibudiman) Profile picture
Few happiness can't be BOUGHT, has to be FOUGHT

Sep 28, 2020, 6 tweets

Utk memahami suasana kebatinan sebagian elite yg jualan isu PKI, kita perlu nonton film horor lawas, "Dikejar Dosa" ttg kepanikan pemerkosa2 Yayah (tukang jamu). Kutonton saat TK (dajak Bu Lik😁). Seumur hidup pemerkosa2 itu merasa dikejar arwah Yayah yg mati

Itu film masih kuanggap terhoror. Nonton 3 kali: saat TK, kelas 4 SD (ditayangin di TVRI) & saat pulang dr Inggris 2004 (ditayangin di TV swasta). Nyoba nonton lagi lewat youtube, gak berani. Adegan pembukanya suara kincir angin bambu kecil di sawah itu serem

Film itu menunjukkan budaya patriarkis/misoginis (perempuan dcap sumber masalah) & feodalis (si miskin yg dilecehkan). Penonton2 pun digiring berempati pd pemerkosa2 & bayangan arwah Yayah (si perempuan miskin) itu sumber horor. "Selamatkan dirimu dr Yayah!"

Saking berkesannya pd film itu, setelah nonton lagi kelas 4 SD, kutanya ibuku siapa yg jd Yayah, kok serem amat..Kata ibuku: Paula Rumokoy. Sejak itulah, kalau lagi iseng nakut2in adikku, kubilang "Awas ada Yayah Rumokoy!". Adikku lari, mainannya kuambil😎

Gak percaya seseram itu filmnya? Nih lihat posternya...TK nonton ginian, bekasnya sampai sekarang...😥

Kenangan pd Yayah hadir lagi saat 1993 membaca berita Paula Rumokoy meningggal...
Dari aktris2 jadul spt Edwige Fenech, Joana Pacula, Farah Fawcet, Joann Lumley & Jacklyn Smith, yg menghantuiku tetap Paula Rumokoy & Natalie Wood (kalau ini kematiannya tragis)

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling