Kenapa saya pro Papua tetap dipangkuan NKRI?
Ada beberapa faktor. Pertama, itu jelas adalah status quo saat ini, Papua wilayah Indonesia yg diakui seluruh dunia. Saya belum melihat adanya hal2 yg benar2 mendasar yg bisa sampai menggoyang status quo ini.
Kedua, saya bukan proponen rasisme dalam menentukan negara. Jika negara harus berdiri dari satu ras yg sama, maka banyak negara dunia harus bubar.
Kenyataan ras warga Papua berbeda dgn propinsi2 lain di Indonesia (yg juga saling berbeda) bukan alasan untuk mendirikan negara baru
Ketiga, saya tidak anggap soal kurangnya kesejahteraan di Papua menjadi bukti Indonesia tidak memperhatikan Papua. Ini bukan hanya masalah Papua, tetapi juga di banyak tempat di Indonesia juga miskin. Justru Papua yg banyak mendapat sorotan dan dibelai2 selama ini.
Ke-4, soal ketidak adilan dan eksploitasi sumber alam Papua. Sekali lagi itu bukan masalah Papua semata. Indonesia memang butuh supaya lebih adil, pemerintah yg lebih fokus pada kesejahteraan rakyat.
Tapi itu masalah negara keseluruhan, bukan melulu Papua.
Kelima, umumnya negara2 kecil2 negara ketiga yg baru terbentuk, itu cuma ganti elit penguasa belaka. Korupsi dan eksploitasi tetap sama, cuma ganti pemain. Mereka akan tetap miskin, bahkan semakin terpencil karena menjauh dari pergaulan dgn daerah2 sekitarnya.
Ke-enam, ini memang agak sifatnya egoistis. Saya khawatir kalau Papua lepas dari Indonesia akan memulai proses disintegrasi NKRI, balkanisasi menjadi negara2 kecil.
Walaupun belum sempurna, NKRI masih impian indah, negara dgn banyak budaya shg untuk survive hrs belajar toleransi
Ada yg bilang, waktu dulu Papua referendum masuk Indonesia, mekanisme tidak adil.
Lho, emang waktu KMB dulu yg melahirkan Indonesia secara formal, wkt 17 Agustus 1945, daerah2 lain di Indonesia ada referendum? Ga ada, semua juga masuk sbg ex jajahan Belanda.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
