Aku dan Adik-adikku
Sebut saja namaku Sinta, aku mempunyai dua adik laki-laki kembar, hari ini aku berkunjung ke kost kedua adikku di luar kota.
Aku gak nyangka kedua adikku Samsul dan Royan yg dulu nakal banget sekarang udah gede dan kuliah.
#ceritaseks #ceritadewasa
"Udah lama banget gak ketemu mereka berdua, jadi kangen" kataku begitu sampai dekat kostan kedua adikku.
Sebagai kakak yg baik, aku akan ngasih surprise. Pasti mereka gak nyangka kalo aku udah sampe sini.
"Brak..." Suara pintu kostan kedua adikku yg aku buka tiba"
"Surprise... Samsul... Oyan... Kakak datang nih" kataku begitu masuk kostan
"Ha?" Kata Samsul dan aku barengan
Aku yg kaget melihat Samsul yg barusan selesai mandi muncul di depanku dengan telanjang, dia sambil mengeringkan rambutnya yg masih basah.
"Ya ampun Samsul, kamu kok telanjang gt" kataku kaget
"Lhooo... Kak Sinta kok udah disini? Baru mau Samsul jemput di stasiun" kata Samsul kaget
"Bletak" suara kepala Samsul yg aku pukul karena kaget melihat dia telanjang, terlebih batangnya yg sekarang sudah besar
"Ganti baju dulu sana terus beliin kakak cemilan, Oyan dimana?" Kataku
"Oyan lagi dikamar kak" kata Samsul
"Yaudah kakak nitip beliin seblak satu" kataku
"Duh... Samsul bikin deg"an aja untung masih adik sendiri, tapi batang Samsul udah gede banget sekarang" kataku dalam hati
"Aku liat Oyan dulu aja deh biar gak kepikiran batang Samsul terus, kamar Oyan kayaknya yg ini" kataku dalam hati lagi
"Oyan kakak datang" kataku begitu masuk kamar Oyan
"Aaah kak Sinta" kata Oyan yg ternyata sedang mengocok batangnya sambil lihat sesuatu di hp
"Crooot" cairan kental Oyan muncrat mengenai pipiku
"Oyan... Kamu..." Kataku sambil menjilat cairan yg ada di pipiku "Oyan kami ngapain?"
Oyan ternyata sedang mengocok batangnya sambil melihat fotoku. Oyan langsung mencium dan meremas dadaku.
"Aaaah..." Desahku
"Stop Oyan, berhenti... Kamu gak boleh" kataku
Oyan kemudian menyelipkan tangannya ke dalam celanaku dan menurunkan celanaku
"Salah sendiri kak Sinta masuk gak ketuk pintu dulu, atau kakak emang sengaja mau liat Oyan ngocok?" Kata Oyan
"Aaah...aaah..." Desahku
Kebetulan hari itu aku memang tidak memakai pakaian dalam karena cuacanya yg panas. Oyan dengan mudah langsung menelanjangiku. Aku berpegangan di dinding sambil Oyan yg terus keluar masukkan batangnya di selangkanganku
"Bukan gt aaah stop Oyan... Kakak..." Kataku dengan mendesah
"Oyan ini salah aaah kita gak boleh oooh gini" kataku yg dibarengi muncratnya cairan Oyan di dalam lubangku.
"Oooh aku ngentot sama adikku sendiri, belum lagi dia habis ngeluarin cairannya di dalam lubangku" kataku dalam hati "ini gak boleh, aku harus berhenti"
Oyan tidak berhenti menggenjotku meski dia baru saja keluar. Kami berpindah ke kasur Oyan.
"Sebagai kakak harusnya aku tegas dan menolak" kata hatiku
"Aaaah ayo keluar lagi kak" kata Oyan yg dibarengi muncratnya cairannya di dalam lubangku lagi
"Aaaah..." desahku tanpa sadar
"Tapi aku gak pernah ngerasain kenikmatan kayak gini... aaah... aku mau lagi... entot kak Sinta lagi Oyan..." kata hatiku
"Aaah... kaka keluar Oyan" kataku saat cairanku nikmatku muncrat berbarengan dengan Oyan
"Aaah terima cairan Oyan kak" kata Oyan
"Aku gak tau kalo ngentot sama adik sendiri bisa senikmat ini, kalo tau gini harusnya aku ngentot sama mereka dari dulu" pikirku sambil menahan cairan yg terus keluar dari lubangku
Oyan masih ada di sebelahku meminum air yg ada di dekat situ.
"Permisi paket" suara Samsul dari luar "Wah bau apa nih kok nikmat"
"Dari mana aja? Ditungguin dari tadi lama banget" kata Oyan yg sedang aku kulum batangnya
"Wooow kak sinta sama Oyan lagi ngapain" kata Samsul "Eeeh kak sinta mau ngapain"
Aku langsung mendekati Samsul
"Udah kamu gak usah sok polos, Oyan udah cerita semuanya ke kak Sinta" kataku sambil menurunkan celana Samsul
"Foto dulu luamayan buat stok bacol" kata Oyan sambil mengambil fotoku yg sedang kulum batang Samsul
"Dari awal kamu sama Oyan udah bikin rencana mau ngentot kakak kan"
"Hehehe...kalo gitu aku gak bakal sungkan" lagi" kata Samsul sambil menahan kepalaku agar batangnya semakin masuk kedalam "Aaah enak banget kuluman kakak"
"Samsul kasar banget, tapi kenapa aku malah makin sange" kata hatiku "Nnggh..." aku gak bisa bicara apa" gara" batang Samsul
"Aaah mantep banget, dari dulu aku pengen banget ngelakuin ini ke kakak" kata Samsul "Mulai sekarang aku bakal puas"in ngentot kakak, aku bakal ngentot kakak tiap hari"
Tanpa sadar tanganku dari tadi terus memainkan lubangku sampai cairan kenikmatanku keluar lagi
"Kak Sinta, Oyan masukin lagi ya" kata Oyan sambil melebarkan kakiku
"Oyan anaknya lebut banget, kebalikannya Samsul" pikirku
"Nnnggh" suaraku saat Oyan memasukkan batangnya lagi ke dalam lubangku "Kak Sinta masih keluar Oyan..."
"Oooh akhirnya aku ngentot sama kedua adikku, nikmat banget" pikirku yg sedang kulum batang Samsul dan digenjot Oyan
"Aaah aku keluar, telan semua kak" kata Samsul dibarengi muncratnya cairan putihnya yg langsung aku telan
"Enaaak" kataku sambil jilatin sekitar bibir
"Mulai hari ini sampai kakak pulang, kita bakal ngentot tiap hari sampai kita lemes" kata Oyan sambil muncratkan cairannya di dalam lubangku
"I..iya aah kakak mau" kataku sambil muncratkan cairan nikmatku bercampur cairan Oyan
Aku tidak diberi waktu istirahat sama kedua adikku, Samsul memasukkan batangnya ke dalam pantatku dan Oyan memasukkan lagi batangnya ke dalam lubangku. Kami bertiga melakukannya dengan berdiri, aku digendong Oyan karena badan Oyan yg lebih gede.
Akhirnya setelah berapa lama, kami bertiga sampai puncak bersamaan dan muncratkan cairan nikmat bersamaan, kedua lubangku banjir cairan putih kental dari kedua adikku
"Stop, istirahat dulu, kakak gak kuat kalo gini terus, kakak mau pingsan rasanya" kataku memelas
"Bodo amat, aku masih belum puas ngentot km kak, ayo genjot terus Yan" kata samsul
Akhirnya kami bertiga melakukannya seharian tanpa henti, entah sudah berapa kali aku dan kedua adikku keluar dari siang hingga sekarang aku melihat jam sudah lewat jam 6 malam
Mereka berdua tidak membiarkanku beristirahat sedikitpun, dan mereka berdua terus bergiliran melampiaskan nafsunya padaku tanpa henti. Sekujur tubuhku sudah dipenuhi cairan mereka berdua. Sampai aku tidak ingat lagi apa yg terjadi hari itu.
Keesokan harinya
"Halo ma, Sinta disini sampai selesai liburan semester" Kataku di telpon mengabari Mama "Kasihan ini adik" gak ada yg ngurus ma, sebagai kaka yg baik kan Sinta gak tega Ma, hehehe"
Aku menelpon sambil telanjang bersama kedua adikku.
Tamat
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
