Nada Profile picture
Akun kedua yg pertama hilang Single Parent

Aug 18, 2022, 31 tweets

#stensil #ceritahot #ceritadewasa
Teman Anakku Pemuas Nafsuku

Sebut saja namany Dina, seorang single parent dengan 1 anak yg sudah SD, karena aku yg seorang single parent harus bisa melakukan apa" sendiri
Sejak berpisah dengan suami, aku sudah tinggal berdua dengan anakku

"Panas" gini pulang belanja berat juga, sampe bh ku basah" kataku
Hari ini memang waktunya aku belanja bulanan, tapi karena cuacanya yg emang lagi panas"nya bikin belanjaan makin berat
"Mau dibantu bawain?" kata seseorang dari belakang
"Oooh km Ari temannya anakku" kataku

"Untung lah, makasih" kataku sambil memberikan kantong belanja yg kecil "Km lagi gak sama anakku harini?"
"Dia lagi latihan di sekolah lain" kata Ari
"Anak itu, gak pernah cerita" kataku
Setelah berjalan 15 menitan, kami sampai di depan rumah
"Akhirnya sampai, makasih ya ari"

"Sini mampir, ada es lho di dalem" ajakku
"Oh iya" kata Ari sambil masuk ke rumah
"Cuacanya lagi panas, tante rasanya pusing bgt" kataku
"Tante, inget gak sama kejadian dulu?" tanya Ari
"Iya, masih inget kok, padahal tante udah mau lupa lho" jawabku

"Kalo gt jawaban tante?" tanya Ari
"Awalnya tante sempet syok sih, gak nyangka temen anak tante nembak tante" kataku "Dengerin tante, tante mau deh jadi temen deket km, kalo km bisa puasin tante oke, ayo kita coba"

Aku mengunci pintu rumahku
"Kenapa pintunya dikunci?" tanya Ari
"Bisa gawat kan nanti ada yg pulang waktu kita ngeseks, suami tante dan anak tante 2 jam lagi pulang soalnya" jawabku
"Kan justru itu yg bikin kita bergairah tante" kata Ari
Aku ajak Ari masuk ke kamar tidurku

Aku melepas baju luarku, hanya meninggalkan bra dan cd
"Ari, lepas bajumu dan sini" kataku
"Ok, bh itu biar aku aja yg lepas" kata Ari semangat
"Iya, emang tau cara lepasnya?" tanyaku
Ari mendekatkan wajahnya ke dadaku, dia bersandar di belahan dadaku

Tangan Ari meraih kait braku di belakang, dan berusaha membukanya, karena aku pasang kaitnya yg paling ketat
"Whoooa.." kata Ari begitu kait braku lepas dan membuat dadaku menyembul keluar dari bra ketat yg dari tadi aku pakai
"Cowo emang suka tetek ya" kataku

"Ini baru pertama aku liat segede ini, kayak mimpi aja" kata Ari
"Grepe dan sedot aja kalo kamu mau" kataku
"Wah puting tante juga gede" kata Ari "Puting tante jadi keras gini"
Ari langsung menghisap putingku dan memainkan puting yg satunya

"Udah lama puting tante gak diisep kayak gini" kataku sambil mengelus kepala Ari "Km jago juga ya"
Aku tidak mau hanya diam saja, aku coba pegang selangkangan Ari, batangnya sudah tegak berdiri
"Bawah sini mau tante bikin muncrat pake mulut tante?" godaku

"Coba liat dulu" kataku sambil menurunkan celana Ari "Woow gede juga"
"Pink dan segar, dan bau ini" kataku melihat batang Ari yg muncul keluar dari balik celananya
"Aaah..." Ari kaget saat aku langsung melahap batang polosnya dengan rakus, aku melahap semua batangnya tanpa sisa

Rasanya beda sama batang orang dewasa, kecil unyu" imut deh...
Aku gak percaya ini, aku nyepong batang temen anakku waktu aku di rumah sendiri...
Ini emang salah... tapi selangkanganku kok rasanya menggila gini...

Oooh...aku mau muncrat cuma dari nyepong batangnya
"Udah mau muncrat? Gak usah ditahan, muncratin aja..." kataku
Aku harus bikin dia muncrat, kalo gak bisa" aku kalah sama Ari
"Woow jadi ini yg namanya blowjob, mulut tante enak bgt, aku udah gak bisa tahan lagi" kata Ari

Aku terus keluar masukin batang Ari di mulutku
"Ari, batangmu rasanya enak" kataku tanpa sadar
"Aku ini ngomong apaan? padahal aku belum pernah nyepong suamiku sampe kayak gini" pikirku
"Mmmh hnnnn nggggg" suara Ari menahan birahinya

Ari memegang kepalaku dan mendorong kepalaku agar batangnya semakin masuk ke dalam mulutku
"Aaaaah...." desah Ari dengan cairannya yg muncrat di dalam mulutku
"Hehehe" ketawaku saat melepas batang Ari yg sudah selesai berdenyut

"Banyak bgt yg keluar" kataku sambil membuka mulutku ygpenuh dengan cairan kental milik Ari "Mmm nnn kental dan enak" Aku telan semua cairan itu dan menjilat sisa di bibir dan ujung batang Ari
Hampir aja aku lepas kontrol barusan

"Sini Ari, coba kita liat apa km bisa puasin tante" kataku sambil melebarkan kaki dan melihatkan selangkanku ke Ari
"Tau kan masukin ke lubang yg mana? tenang, gak perlu pake kondom" kataku
"wooow enak" kata Ari saat menempelkan batangnya ke lubangku

Oh iya.. abis ini aku tinggal bilang aja kalo kita ini gak cocok buat jadi temen deket, selesai deh
Agak kasihan sih ni akan, tapi... aku ini ibu rumah tangga, aku punya suami dan anak
Tapi gimana kalo, aku yg kalah dan tepana sama batangnya???

Aku pasti gak bakal bisa hidup tanpa batangnya
Gak, itu gak akan terjadi, aku yakin
Tapi apa iya? aku aja hampir hilang kontrol cuma dari nyepong dia tadi
Pikiranku berkecamuk sesaat sebelum Ari memasukan batangnya ke dalam lubangku

"Tunggu...tunggu bentar" kataku menahan Ari memasukkan batangnya "kayaknya gak seharusnya kita ngesekd deh"
"Eeeeh" Ari bingung
"Maaf ya, tante rasa ini gak bener, tante yakin kamu pasti ngerti nanti" kataku
"Tapi kita udah sejauh ini tante" kata Ari

"Aah jangan Ari" kataku saat Ari menusukkan batangnya masuk ke dalam lubangku
"Apa ini? sumpah enak bgt lubang tante aaah..." kata Ari
Oh barusan aku kelua? waktu anak ini masukin batangnya
"Batangku rasanya kayak disedot di dalam" kata Ari

"Barusan aku udah muncrat, kali ini aku gak akan semudah itu muncrat" kata Ari
Jangan, tolong jangan gerak... ini beneran gawat kalo km gerakin batangku di dalam lubangku, aku gak yakin bisa tahan sama ini, batang anak ini bahaya sekali

"Tante, lubang tante emang mantab" kata Ari
"Jangan Ari.." kataku begitu Ari memasukkan batangnya ke lubangku
"ah...ah...ah..." hanya itu yg keluar dari mulutku setiap Ari keluar masukkan batangnya dari dalam lubangku

Ah gak cuma batangnya, anak ini udah kayak pasanganku aja...aaah aku ngerasa udah mau muncrat, padahal dia cuma nyodok gitu aja, aku harus bisa tahan ini sampe selesai, bisa gawat kalo dia pengen lebih nantinya...
Ari memainkan lidahnya disekitar putingku yg mulai mengeras

"Puting tante lebih keras dari yg tadi" kata Ari yg melahap putingku
Haaah dia nyedotnya jago, aku bisa muncrat...
Sodokan batang dan kenyotan Ari membuatku terbang, aku belum pernah merasakannya meski dengan suamiku, Ari semakin menyodok lebih dalam lagi

Aku muncrat... dia sadar gak ya? Aku harus akhiri ini sebelum semuanya tambah parah, aku harus...
"Tante..." desah Ari dengan terus menggenjotku semakin dalam dan semakin cepat
Dia ngaduk" tepat di titik lemahku, aaah gawat ini...

"Apa tante lagi nahan kalo lagi muncrat ya..." kata Ari melihat ekspresiku yg menahan untuk tidak mendesah
"Oh tante, jangan ditahan, udah muncratin aja" kata Ari
"Aku muncrat juga, ayo muncrat bareng..." kata Ari
Aaaah.... kata kami bersamaan dengan semburan kenikmatan kami

Aku menyilangkan kaki di pinggang Ari menahan batangnya agar tidak tercabut, manahan batangnya agar semakin masuk ke dalam lubang kenikmatanku...
"Ari, tante jadi muncrat hebat gini..." kataku puas
"Tante, barusan Ari keluar di dalam tante" kata Ari

"Selamat km udah gak perjaka lagi" kataku
"Bisa kita ngeseks lagi?" pinta Ari
"Ayo bikin tante muncrat lagi pake batangmu, km kan temen seks tante" jawabku
Kami melanjutkan untuk ngeseks lagi setelah beristirahat sebentar untuk memulihkan tenaga

Ari mengangkat salah satu kakiku dan langsung memasukkan batangnya yg sudah tegak berdiri ke dalam lubangku lagi
"Yah batangmu paling manteb, aku muncrat lagi Ari... aku gak bisa berhenti muncrat..." kataku yg sudah terbang karena nikmat yg diberikan Ari

"Aku muncrat..... aku muncrat..." hanya itu yg keluar dari mulutku
Entah sudah berapa kali aku dan Ari keluar, kami berdua sama" kelelahan tapi juga mendapatkan kepuasan. Sampai akhirnya anakku datang dan membuat acara kami harus selesai untuk kali ini

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling