Gw sempat bikin rangkuman dokumenter "Como 1907: The Real Story" yg tayang di Mola pada medio 2021. Kurang lebih seperti ini:
1. Klub bangkrut dua kali dalam setahun sebelum Djarum datang. Stadion dan infrastruktur bobrok. Hanya ada 5 pemain tersisa dari skuad musim sebelumnya.
2. Grup Djarum percaya pada potensi. "Mengapa Como? Itu saya dengar terus-menerus. Namun, bagi saya, untuk setiap alasan Anda tidak memberi Como, saya akan memberi 10 alasan kenapa harus membeli Como," ujar CEO Como, Michael Gandler, waktu itu. "Potensinya sangat masif."
3. Suatu klub bersejarah. "Como adalah klub bersejarah, berusia 112 tahun. Periode krusial kami adalah pada 1980 dan 1990. Kami disebut Pabrik Italia. Beberapa alumnus kami adalah Gianluca Zambrotta, Marco Tardelli, Stefano Borgonovo," kata ahli sejarah, Enrico Levrini.
4. Hartono who? Para pendukung tentu saja googling nama Hartono bersaudara ketika akuisisi klub dilakukan. "Kami sempat bertanya-tanya bagaimana mungkin sebuah perusaaaan Indonesia akan berinvestasi di sepak bola kami? Di klub kami?" ujar fans bernama Andrea Villa.
5. Situasi pelik, sampai datengin pemain yg pernah dipenjara. Salah satu pemain yang Como 1907 datangkan pada awal era kepemilikan Grup Djarum adalah pemain asal Maroko Ismail H'Maidat. Dia didatangkan Como walau pernah dipenjara karena terlibat dalam perampokan.
Naskah lengkapnya bisa dibaca di sini yah gaes:
bola.kompas.com/read/2021/04/1…
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
