Profile picture
Ponco Pamungkas @poncotempo
, 44 tweets, 7 min read Read on Twitter
[THREAD] Jika kamu masih kuliah, baru lulus (masih cari kerja). Ini cara paling ampuh untuk memulai segalanya :')

Saat kamu belum mampu bahagiain orangtua, harusnya kamu...
Harusnya kamu sadar bahwa nilai-nilai bahagia orangtuamu belum tentu sama dengan yang kamu pikirin.
Sekarang, ambil kertas untuk membuat rencana jangka panjang (1tahun). Kalo kamu belum punya rencana gpp, cara menemukannya dengan membayangkan yang telah kamu raih di tahun depan. Bayangin kamu lagi ngapain tahun depan. Bayangin sekarang! Bayangin dalam 30 detik aja.
Yang kamu bayangin pasti tentang karir yang baik, uang yang cukup dan fasilitas yang pas, itu yang saya bayangin di oktober 2009 dan saya berhasil meraihnya di oktober 2010.

setelah menentukan apa aja yang kamu raih di september 2019, saatnya tarik mundur di 6 bulan sebelumnya.
Kamu harus yakin kalo kamu udah kerja dan udah beradaptasi dengan lingkungan sekantor di bulan februari 2019, setidaknya kamu udah bisa jalanin tanggungjawab untuk diri kamu sendiri. Bayangin lagi kamu udah ngapain aja di bulan februari 2019, 30 detik bayangin.
Yang kamu bayangin pasti lagi sibuk dengan hiruk-pikuk pekerjaan yang melelahkan. Lagi sibuk belajar ke senior kamu, menikmati pekerjaan. dannn, lagi sibuk ngurusin pacar pake uang sendiri. Upssss. Kok pacaran? Kamu ga bayangin ini di september 2019 kan? Hapus!
Kamu harus hapus yang kamu ga pengen raih, jangan tergoda dengan iming2 kerjasama atau bisnis yang belum kamu pahami. Gini, Kalo kamu ga punya talenta bukan berarti kamu jadi sumber eksperimen orang lain. Kamu yang cari talenta kamu sendiri dan bukan didasari iming2 orang lain
Artinya, pada bulan februari 2019, kamu harus bisa fokus. Jangan sedikit2 diajak orang langsung ngikut, jangan kaya sekarang (september 2018) yang masih galau, masih belum fokus, masih serabutan.

Bayangin di bulan februari 2019 kamu udah bisa banggain cerita di kantor ke temen2
Artinya, dikepala kamu ada dua fase hidup:
1. Februari 2019
2. September 2019

Dua fase tersebut beda situasi dan keadaan, kalo kamu belum bisa bedain, kamu harus baca dari twit atas lagi, dari awal.

Ayo keatas lagi ☝️
Selamat, kamu udah bisa bedain. Silahkan lanjut 👇
Fase terberat adalah hari ini (saat kamu baca di september 2018) untuk 1 semester kedepan, yaitu di februari 2016.

Hari ini, kamu harus menentukan sikap, kamu mau kerja atau usaha, keduanya bagus kok, cuma kamu harus menentukan sikap dari sekarang. Ya, sekarang!
Sekarang kamu bikin short plan. Ambil kertas, bikin jadwal kamu sendiri mau ngapain aja. Misalnya senin tanggal 10 september kamu mau ngapain? Rapihkan CV contohnya. Pastikan beres di hari senin tuh! Jangan tar sok tar sok. Alias entarrr besookk.
Untuk short plan jangan tergesa-gesa. Pastikan energi terjaga karena kamu hidup bukan untuk hari ini aja, tapi juga untuk hari esok. Jadi senin pelajari terus tentang CV kamu.

Referensi CV saya: poncotempo.com/main/wp-conten…

Kalo ga bisa mempercantik layout, bayar designer. Usaha.
Ingat, CV itu nilai jual, kalo kamu belum tau nilai jual kamu, tulis di hp keahlian kamu apa aja, tanyakan ke temen, kadang temen bisa liat talenta yang belum tentu bisa kamu liat sendiri.
Lanjut, hari selasa tugasmu cuma analisa ke perusahaan mana aja CV akan dikirim sesuai dengan talenta kamu (bookmark link atau save email hdr dulu aja) setidaknya 100 perusahaan. malemnya hubungi orangtua, minta doanya. Sedangkan di rabu-jumat kamu kirim 30, 30 dan 40 email.
Jangan malas! saya melakukan hal ini di september 2009 dan dapet kerjaan di oktober 2009

Percaya satu kalimat ini, "semua orang sedang berlomba mencari tempat untuk bekerj, jika kamu ga mau lomba, kamu ga akan dapet pekerjaan".

Allah itu maha Adil, bukan hanya doa, tapi usaha!
Lakukan usaha yang realistis, jangan terlalu mendayu-dayu, baper atau sedih. Kamu itu punya talenta, kita udah bahas gimana cara mudah mengetahui talenta kamu cuma (mungkin) kamu yang ga mau cari tau.

Pada dasarnya Allah memberikan kamu talenta, tergantung kamu cari taunya.
Step selanjutnya adalah..
Interview. Jika belum dapet panggilan. Artinya tanggal 17 september harus EVALUASI cv kamu lagi, mungkin ada yang kurang, maka tambahkan info yang kurang. Repeat! Send send send!

Lalu EVALUASI lagi..
Jangan khawatir kamu akan kerja dimana, Allah akan memberikan kamu tempat yang baik (jikapun menurut kamu ga baik, percayalah bahwa ini rencana Allah).

Ini juga terjadi di career path saya dan orang-orang pendahulu kamu.
Perihal akan kerja dimana adalah misteri, sama halnya dengan jodoh.

Sebelum kamu memilih, kamu harus lebih dulu dipilih.

Jadilah calon pegawai yang menyenangkan sekalipun belum diinterview, yang penting tidak menyalahkan keadaan dan EVALUASI setiap waktu.
Kamu boleh MEMILIH, namun tidak sekarang, karana sekarang kamu harus melatih menguancurkan EGO di diri kamu sendiri. Ingatlah bahwa diluar sana ada yg lebih punya daya jual dari kamu.

KETIKA KAMU SEDANG MENUNGGU DIPILIH, APA YANG HARUS KAMU LAKUKAN? KAMU TAU JAWABANNYA. RESAPI
Sesi interview harus ngapain? Setelah interview harus ngapain? Pas kerja harus ngapain?

Saya akan lanjutkan minggu siang atau sore karena waktu saya udah habis malam ini, reply twit ini jika ternyata bermanfaat atau ada yang kurang silahkan tanyakan yaa.

Saya lanjut segera.
ada yang sedang menunggu? Atau ada yang baru baca? Saya lanjitkan satu jam lagi.
SESI INTERVIEW:
Adik-adik yang ku sayang, sangat wajar kalo deg2an saat mau interview. Semua pernah mengalaminya, tapi gimana caranya supaya bisa diterima dengan baik? (Diterima kerja? Bukan, setidaknya kehadiranmu di ruang interview diterima)
Langkah pertama pertama langsung mikirin pakaian yang harus dikenakan. Mempersiapkan kemeja, hingga beli sepatu. Betul?

Tidak sepenuhnya betul

kamu harus fokus dgn CV kamu, karena CV adalah nilai jual: Keterampilan hal utama

Test: 30 detik pikirin apa aja keterampilan kamu?
Kalo kamu masih bingung atas keterampilan kamu apa aja saat sesi interview dimulai.

Maka selamat, hampir bisa dibilang kamu menodai CV yang udau kamu bikin.

Pihak calon kantor kamu mengundang interview kamu karena CV kamu. Tapi kenapa kamu binging?
Hasilnya, jawaban kamu saat sesi interview sebatas:

1. "Aku suka bergaul, mudah untuk bekerjasama"
2 "Aku orangnya ga itung2an kalo kerja"
3. "Aku selalu suka tantangan"

Tiga jawaban tersebut tidak salah kok, namun ada indikasi kamu masih belum siap diinterview.
Lalu gimana solusinya? Bagi kamu yang cuma pengen dapet trick harus ngomong apa didepan HRD, stop baca thead ini.

Tapi jika kamu ingin dibantu untuk mengenal diri kamu lebih jauh yang ujung2nya bermanfaat untuk sesi interview bahkan hinhga dapet kerjaan, lanjutkan bacanya.
CARA MENYAMPAIKAN SIAPA KAMU SAAT INTERVIEW:
1. Ceritakan HASIL kamu di kampus
2. Ceritakan HASIL dari kegiatan kamu berorganisasi (perubahan yang telah kamu perbuat)
3. Ceritakan HASIL dari kegiatan kamu ngeband/ olahraga/ berkarya (design, editing video, vloger, selebgram dst)
CERITAKAN HASIL YANG TELAH KAMU PERBUAT UNTUK DUNIA KAMU SELAMA INI.

jangan ceritakan/claim hal-hal yang sulit diukur.

Contoh:
1. Claim tidak itungan kerja: kerjannya apa dulu? Mungkin karena passion jadi ga itungan, kalo yang bukan passion gmn?
2. ...
2. Claim pekerja keras: kamu mau ngerjain hal-hal berat seperti memotong pohon. Faktanya, kamu bisa dianggap pekerja yang tidak mampu bekerja secara efektip dan episien. Kerja keras yang kamu maksud belum tentu sama definisinya dengan yang perusahaan maksud.
Karena "PEKERJA KERAS" bagi perusahaan bisa jadi tentang pekerja yang bisa berinovasi. Namun bisa juga pekerja yang bisa bekerja dengan BENAR.

Camkan ini, "jangan bangga kamu mampu berinovasi & memberikan gagasan disaat bekerja dengan benar aja belum bisa"
Bekerja benar adalah bekerja sesuai dengan porsi atau sesuai perintah atasan. Nah, jika bekerja benar sudah mampu, maka dipersilahkan berinovasi dengan caramu untuk membesarkan perusahaan.
MAKA, SAAT INVERVIEW BERLANGSUNG, jangan coba-coba untuk improve kalimat-kalimat yang justru akan jadi multi persepsi. CUKUP JELASKAN HASIL YANG PERNAH KAMU PERBUAT.
Saya sederhanakan ya dek, ini contoh penjelasan yang mengerucut ke HASIL:
1. Ceritakan hasil saat kamu jadi wakil ketua osis.
2. Ceritakan hasil kamu bisa bikin musik, bisa nyanyi dan ngerap dan jadi artis lokal
3. Ceritakan hasil kamu pernah audisi indonesian idol
4. ..
4. Ceritakan hasil kamu main komputer dirumah setiap pulang kuliah
5. Ceritakan hasil kamu main bola
6. Ceritakan hasil kamu les vocal
7. Ceritakan hasil kamu pernah jadi radio announcer
8. Ceritakan hasil kamu pernah membesarkan komunitas hiphop.

Dst..

CERITAKAN HASIL!
SAAT INTERVIEW, sang penanya (HRD atau calon atasan) akan fokus terhadap potensi kamu. Fokus terhadap apa yang kamu perjuangkan, fokus terhadap kesesuaian visi misi dengan perusahaan.

Jika cocok, kamu akan diterima.
Pengalaman saya pada oktober 2009 menjelaskan delapan poin diatas, saat sesi interview:
1. Saya disuruh nyanyi
2. Saya menawarkan bikin musik langsung di laptop dan terjadi (padahal interview hrd, ga ada korelasi)
3. Saya diajak ke ruang editing video, disuruh cobain ngedit
Biarlah HRD atau calon atasan yang menentukan bahwa kamu pantas dipilih atau tidak.

Jangan gaya-gayaan jelasin sesuatu yang teoritis atau berkata-kata seperti motivator karena bukan saatnya.
Analoginya gini:
Kamu kenalan sama lawan jenis, dia jelasin gini,

1. "Aku bukan tipe yang matrealistis, bukan aku banget"
2. "Aku seneng kalo berbagi dengan orang lain"

Yang seakan-akan kamu harus sepakat dengan ucapan dia.

Kenala aja belum, udah promosi aja. Bete kan? Kesel.
Jadi, memperkenalkan diri kamu ke perusahaan, bukan mempromosikan karena memperkenalkan lebih bisa diterima ketimbang memprompsikan.

BEDAIN ANTARA:
MEMPERKENALKAN DAN MEMPROMOSIKAN

Dengan memperkenalkan, kamu ga mengeluarkan energi untuk memaksakan lawan bicara untuk sepakat
SESI INTERVIEW bukan sesuatu yang horor, jika masih merasa horor, kamu bisa ubah katanya, dari INTERVIEW menjadi KENALAN

saat mama tanya kamu mau kemana, jawab aja, "ada perusahaan mau kenalan sama aku" terasa ringan kan?
Interview itu hal yang menyenangkan, karena ada lawan bicara yang ingin mendengarkan hasil kita selama ini. Jadi ketika kamu mau interview, ulangi baca thread ini

Atau jika orang terdekatmu mau interview, saranku beritau thread ini sekarang juga. Supaya dia lemes, ga gemeteran.
"SESI INTERVIEW HARUS NGAPAIN" udah selesai, yang belum dibahas yaitu

1. Setelah sesi interview ngapain
2. Saat udah kerja harus ngapain

Saat ini saya mau istirahat sembari nunggu feedback dari kamu, apakah thread ini membantu? apa yang masih jadi kendala? Sampaikan ya.
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Ponco Pamungkas
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member and get exclusive features!

Premium member ($3.00/month or $30.00/year)

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!