Profile picture
Agama Imaji @Agamajinasi
, 29 tweets, 7 min read Read on Twitter
Mau cerita dikit soal int'l event. Yg jadi isu (pengalihan) dari kasus RS. Ini yg sebatas gue tau aja ya. Cmiiw.
World bank - IMF meeting itu annual meeting. Prosedur pelaksanaannya tiap tahun di washington, DC. Lalu pada tahun ke 3 di negara lain.
Sama kaya int'l event lainnya, penunjukan venue berikutnya selalu dilakukan di event yang terakhir kali. Inget Asian Games, di mana di hari terakhir China ditunjuk jadi pelaksana AG berikutnya?
Nah IMF meeting juga sama. Indonesia bidding sama beberapa negara lain di saat meeting terakhir itu ada di Peru. Yang "menang" akhirnya Indonesia. Itu terjadi taun 2014. Jamannya SBY. Sebenarnya gak perlu dikonfirm Chatib Basri. Tinggal gugel dapet kok.
Kenapa tiap 3 taun sekali di adain di luar negeri? Alasan normatifnya ada. Bisa dibaca di website IMF (kl ga salah soal kasih kesempatan buat negara2 anggota utk showcase mereka punya ekonomi, culture, dll).

Tapi itu normatif. Alias bullshit. Alasan sebenarnya utk hindari demo.
Akhirnya di pilih negara2 yang "jauh" secara lokasi -jauh dari amrik-. Biasanya emerging countries/negara berkembang. Kenapa? Biar yg demo mesti keluar ongkos banyak.

Meeting2 kaya IMF atau G-20 itu selalu jadi pusat demo dari LSM atau NGO amrik. Jadi simbol perlawanan.
Makanya sebelumnya gue bilang gue gak setuju sama IMF. Tapi memakai meeting IMF jadi senjata buat nyerang rejim jokowi akhirnya menggelikan buat gue.
Kenapa? Karena yg SELALU protes meeting2 spt IMF atau G-20 itu selalu orang2 yg sama: KAUM KIRI. Yaitu grup2 anti imperalisme, grup2 pembela lingkungan/tree huggers, grup2 anti developmentalism/pro local tribes & natives.

Gue respect sama grup2 ini. Karena mereka KONSISTEN.
Sebaliknya, koalisi prabowo sandi uno jelas jauh dari kiri. Bahkan emoh dianggap kiri. Bisa kejang2 mereka kalo dilabel kiri.

Kemana mereka ketika SBY ikut G20? Ketika ada APEC di Indonesia? Mingkem cocote.

Jadi ini bukan soal bela prinsip. Ini sekedar politik praktis.
Dari yang tadinya anti soal penyelenggaraan IMF, narasinya belok jadi "bukan anti IMF, tapi besaran dananya itu sangat besar."

Iya. Memang besar. Acara2 spt ini memang rawan korupsi. Gak terkecuali acara APEC yg pernah diadain di jaman SBY. Ehemm 😉
Jaman SBY, acara APEC itu initial budgetnya sekitar 364 milyar. Itu skala Asia Pasifik loh. Jadi gue pikir "wajar" kalo meeting IMF biayanya bengkak jadi lebih dari 2 kali lipat. Tanpa gugel pun, gue duga jumlah pesertanya kemungkinan 2 kali lipat.
Kenapa gue pake tanda kutip ketika ketik kata wajar? Karena gue belum liat detail budgetnya. Gue termasuk orang konservatif dan stingy kalo udah urusan budget. Semua yg gak perlu bisa gue coret2in

Tapi yg gue baca terakhir, itu pun udah mereka lakuin.
nasional.kompas.com/read/2018/10/0…
Dana resmi IMF meeting itu gue baca sekitar 800an milyar. Bahkan dari yg gue baca di circle grup2 prabowo-sandi, dananya mereka gedein lagi jadi 6 trilyun. Hahaha. Mereka ini maksud gue orang2nya kubu prabowo. Entah mereka dapet info dari mana. Mungkin bikin hoax lagi.
Dananya memang gede. Apalagi kalo dibeliin kuaci (joke jadul. Duit seberapa pun buat beli kuaci bisa dapet kuaci banyak).

Tapi ini ngomongin budget nasional. Kalo mau bandingin, bandingin proporsinya. Gak bisa bandingin isi dompet gue sama loe, kalo income dan expense kita beda.
Misalnya begini: Total APBN kita berapa? Terakhir gue baca sekitar 2 ribu trilyun. Jangankan APBN, APBD DKI aja udah 70 trilyun lebih.

Membandingkan hampir 1 trilyun dana IMF dgn 70 trilyun apbd dki, itu aja cuma kurang dari 5% dari abpd dki.
Atau mau bandingin dana meeting IMF dengan dana bencana? Cari info: Dana yg dikeluarin menkeu untuk lombok berapa. Untuk palu berapa. Dan alokasi dana cadangan apbn untuk bencana berapa. Dananya itu sekitar 600 milyar sampe 2,5 trilyun
Jadi secara kasar, dana IMF meeting itu gak jauh lebih banyak daripada dana bencana. Masih sama2 kisaran 500 milyar sampe 1 trilyun. Keduanya ini adalah dana yang SUDAH dialokasikan.
Kenapa gue bilang SUDAH dialokasikan? Karena mekanismenya jelas. Dana2 inilah yg SUDAH disetujui oleh DPR. Inget Trias Politica? Presiden gak bisa colong dana begitu aja. Udah ada aturannya. Siapa yg bisa naik turunin dana? Si pembuat anggaran. Alias pihak legislatif.
Jadi kalo ente beneran PEDULI sama korban2 bencana alam, coba tolong desak DPR untuk menaikkan alokasi anggaran bencana untuk tahun depan, jangan cuma nol koma sekian persen dari total dana APBN.
Kalo soal dana bencana & IMF yg anda sasar malah presiden, artinya anda berpolitik praktis. Tujuannya ke pilpres. Isu ini anda pake buat sekedar menang2an aja.

Lain kalo beneran peduli korban bencana, coba desak perwakilan daerah anda di DPR/DPD. Minta naikin alokasinya di APBN.
Bahkan buat gue, mau dibatalin itu meeting IMF lalu dananya dialihin buat dana bencana, itu sebenarnya juga gak cukup. Jadi itu cuma akal2an kubu oposisi aja biar terkesan membela rakyat.

Yang udah paling pas: naikan alokasi apbn taun depan utk bencana. Dan kuncinya ada di DPR.
Gue lanjut lagi ya sedikit. Ini karena gue terganggu sama twit ini. Ini seorang petinggi partai loh.
Melonjak? Apanya yg melonjak? Dari sejak taun lalu kalo anda pemerhati/event organizer, anda tau kok besaran dananya kurang lebih sekitar itu. Apalagi kalo anda orang parpol. Gak mungkin gak ada akses ke laporan keuangan.

Ini dari koran lokal di bali. 15 juni 2017. TAHUN LALU.
Ini juga dari koran taun lalu. Dana anggaran pertemuan IMF itu diambil dari dana kemenkeu + BI. Masuk ke pos anggaran RAPBN 2018. Artinya sudah disetujui. Besarannya kurang lebih sama. Tidak ada lonjakan.
Suka denger kan berita2 soal raker (raker)? Itu rapat kerja antara DPR dengan pemerintah.

DPR itu ada komisi2nya. Yg kerja bareng dengan kemenkeu atau BI itu komisi XI. Mereka tau detail anggaran tiap pos kementerian. Pembahasannya berhari2.
Anda bisa cek daftar lengkap anggota komisi di DPR. Misalnya komisi XI. Ini saya kasih linknya. Coba buka linknya dan baca. Itu wakil ketuanya juga dari PAN, DEMOKRAT, GERINDRA.

dpr.go.id/akd/index/id/D…
Jadi kalo orang partai2 oposisi TIBA2 ngomongin dana pertemuan IMF, padahal dari taun lalu tidak mereka angkat atau kritisi, itu tanda tanya:

1. Mereka bener gak tau. Berarti emang gak tau kerja anggota2 partainya apa aja.

2. Mereka tau, tp pake isu ini utk politik praktis.
Kedua pilihan tsb sama2 gak enak. Implikasinya: Ignorant or sneaky. Loe bodoh atau culas.

Yg kasian rakyat/awam. Yg gak diedukasi soal beginian. Tapi diombang ambingkan sama isu2 yg sebenarnya dr awal gak apa2, tapi sengaja diangkat untuk memancing emosi mereka.
Silakan tanya ke petinggi2 partai oposisi, seperti @AndiArief__ atau @monethamrin atau @fadlizon kenapa mereka angkat isu2 spt ini. Orang2 mereka ada di komisi XI.

APBN termasuk pos kemenkeu di dalamnya sudah mereka setujui dari tahun lalu. Kenapa mendadak komplen?
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Agama Imaji
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member and get exclusive features!

Premium member ($30.00/year)

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!