Profile picture
SteveL1m @oneaperture
, 17 tweets, 2 min read Read on Twitter
Fenomena Anon di media sosial dalam hubungannya dengan politik di Indonesia.
Sejak berdirinya twitter (jgn tanya kpn duduknya!), media sosial yang satu ini cukup populer di dunia sosial, entertainment dan news network.
Sampai akhirnya dipakai politisi untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung.
Dengan berkembangnya twitter juga ikut berkembang yang namanya selebtwit baik yang real maupun anonymous atau anon.
Saya akan membahas khusus anon yang mengklaim mereka pendukung Jokowi. Seperti apa mereka?
Seberapa besar pengaruh mereka?
Modus operandi mereka?
Dan apa yang melatarbelakangi tindakan-tindakan mereka di twitter.

Mari kita mulai.
Dulu ada beberapa akun besar (mempunyai basis follower besar).
Mereka menapak menjadi akun yang nyata dengan menunjukkan jati dirinya di dunia nyata.
Perlu keberanian besar untuk ini tanpa menghilangkan integritas dan sikap selalu kritis.
Akun-akun lain yang beredar di dunia maya bertebaran dimana-mana.
Tidak ada permasalahan dan aturan di sosmed bahwa seseorang tidak boleh anonim. Justru adding fun to the social media kan? Ngaku deh! 😃
Ada berbagai alasan mengapa sebagian orang memilih menjadi anonim:
1. Tidak ingin dikenal atau diketahui orang dekatnya.

2. Tidak ingin terganggu dengan orang-orang yang dikenal di dunia maya.
3. Ingin menyuarakan pendapat, opini yang melawan arus orang banyak atau aturan/hukum satu pemerintahan yang mungkin bisa membahayakan jiwanya atau posisinya.
4. Provokasi, framing, fitnah, menghasut, persekusi orang atau organisasi atau pemerintah atau lawan politik.
5. Dsb.
Dsb itu jg termasuk yg pengen curhat, curcol, curpet (cur kepepet),bashing, trolling, dan termasuk yg baper dan hal2 sensitif lainnya.
Sebenarnya akun anonim tidak menjadi masalah sosial politik untuk alasan nomor 1 & 2.
Untuk point ke 3 sangat tergantung situasi dan kondisi saat itu termasuk pula politik.
Yang menjadi masalah adalah bila alasan orang atau sekelompok orang untuk menjadi anonim adalah point ke 4.
Sebagai akun anonim, framing, fitnah dan provokasi dapat lakukan oleh akun itu sendiri dengan membangun narasi sesuai yang ia inginkan.
Dari kenyataan yang banyak terjadi, terutama twitter dan facebook, banyak sekali akun anonim yang dipakai untuk alasan ini.
Sebagai penguat narasi fitnahnya, ia sering memanfaatkan akun anonim lainnya maupun “followers” nya untuk beramai-ramai mengiyakan narasinya.
Selanjutnya adalah proses persekusi akan terjadi kepada orang atau organisasi yang diincarnya.
Karena memang tidak didukung oleh bukti maupun argumentasi yang kuat, banyak framing tidak berhasil dilakukan juga.
Akun anon ini akan diam untuk beberapa saat (berhibernasi) untuk selanjutnya mengangkat isu lain yang dianggap menguntungkan.
Karena anonimitasnya, mereka tidak merasa mempunyai kewajiban meminta maaf, merevisi maupun bertanggung jawab atas efek buruk yang sudah terjadi sampai ke dunia nyata.
Itulah sebabnya, sangat disayangkan orang-orang yang lebih percaya akun anon daripada akun yang nyata ada orangnya dan berkompeten di dunia nyata.
Akun anon tidak dapat menunjukkan kredibilitas, kredensial dan legitimasinya di dunia nyata sehingga mereka pun TIDAK pantas dan TIDAK layak sama sekali menuntut akun nyata untuk menjawab atau mengklarifikasi isu apapun.
Akun Anon memang akan sangat sulit mempertahankan Legitimasinya krn memang akan sgt mudah terbawa arus anonimitasnya sendiri. Akun Anon baru bisa punya legitimasi bila mampu mempertahankan integritas dan kredibilitasnya scr konsisten dgn basis pemikiran yg baik.
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to SteveL1m
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member and get exclusive features!

Premium member ($30.00/year)

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!