, 18 tweets, 5 min read Read on Twitter
#Thread ini adl kompilasi interaksi dlm grup WA berisi puluhan simpatisan ISIS. Saya ingin memberi gambaran mengenai alur pemikiran ekstremis shg kita mengerti dn mengambil langkah yg tepat terhadap upaya pemberantasan terorisme. Untuk melawan,kita musti tahu siapa yg kita hadapi
Unggahan pada 1/12/2018; Ekstrimis menolak demokrasi, pemilu. Lihat screenshot (SS). Keinginan melakukan kekerasan dg alasan Jihad sangat besar (poster ajakan perang) buatan Gen 5.4. Proganda bisa berupa foto,video,audio,narasi2 dsb. Melalui medsos,grup wa,telegram dll.
Krn itu generasi ekstrimis saat ini terpencar2 dan tidak terpusat. Mrk bisa mengakses info dn konten radikal dr mana sj. Rekaman2 ceramah ustadz radikal beredar di kalangan mrk. Seorang ekstrimis muda bilang bahwa dia dengar ceramah bkn dr pengajian,tp dr "guru"nya melalui mp3
2/12/2018; Abu Bakar Ba'asyir masih menjadi ulama yg disegani oleh ekstrimis. Cerita dia dipenjara seringkali dieksploitasi utk membangkitkan rasa permusuhan trhdp aparat dn pemerintah. Tidak heran, ABB dianggap salah satu panutan yg paling teguh memegang "Ajarah Tauhid"
Ceramah ABB ketika dia belum dipenjara masih diakses dan dikonsumsi para ekstrimis melalui grup2 tertutup di FB,WA, telegram dll. Secara garis besar ajaran2nya sama seperti Aman Andurrahman. SS adl penyebaran ceramah ABB di grup dan di grup FB.
4/12/2018; ekstrimis tidak sejalan dengan gerakan 212.Jika HTI ingin mendirikan negara islam (kekhalifahan) tanpa kekerasan, teroris punya tujuan yg sama namun dg menghalalkn kekerasan.
Mereka juga akrab dg video2 atau foto yg menunjukkan kekerasan dan berdarah2. Seperti dlm video itu, eksekutor melakukan pemenggalan.ini jg adl proses radikalisasi. Semakin terpepar narasi dn tontonan kekerasan,mk mrk akan menganggp itu biasa.
Ada contoh bagaimana ekstrimis mengeksploitasi "penderitaan" satu kelompoknya namun sy tidak SS di sini. Takutnya kebaca malah membangkitkan ghiroh para pemirsa.intinya, narasi2 itu memancing emosi dan rasa dendam.
Video maupun audio ceramah ABB dn Aman Abdurrahman masih sering disebarkan dn dikonsumai para ekstrimis. Di medsos, di grup WA dll. Di grup dan FB,juga dibagikan audio mp3 ceramah Aman. Orngnya dipenjara tp ajarannya masih beredar diluar.
Para ekstrimis mudah tersulut jika anggota kelompoknya atau orang yang sepandangan mrk menderita, misal diisukan disiksa atau dibunuh aparat keamanan/ asing. Di grup itu ada bbrp pembicaraan soal ini namun sy tidak banyak SS krn pembicaraannya terlalu kejam.
Beberapa kesimpulan; 1)ABB masih disegani dikalangan ekstrimis,tdk terkecuali simpatisan ISIS. 2)ada eksploitasi "pendritaan" anggota kelompok yg tertangkap,dipenjara,atau terbunuh. Perasaan teraniaya itu menimbulkan dendam. Ini termasuk proses radikalisasi.
3) ada keinginan membalas dendam kpd aparat dn pemerintah. Biasanya ada pola. Setiap ada pemicu,maka mereka panas. Bisa dilihat dr bbrp serangan teror belakangan.
Melepaskan ABB,menurut sy,adl upaya soft approach.paling tdk untuk menghindari kemungkinan balasan jikalau ABB meninggal di penjara.dlm jangka panjang,menekan narasi2 dendam dn permusuhan yg selalu dibangun dn dipelihara.
Soft approach itu memang terkesan pemerintah mengalah. itu tdk masuk akal untk sebagian kalangan.namun menangani terorisme dg kekerasan itu jg tdk lbh baik.justru akn menimbulkan rantai kekerasan baru.lihat apa yg dilakukan AS dg agresi militernya,justru menyuburkn terorisme
Memang upaya deradekalisasi itu belum terlalu dikenal di negara2 lain,mrk masih dlm jalur penegakan hukum tegas.namun kita jg musti lihat kondisi sosial indonesia,yg merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. ingat soal rantai kekerasan.
Deradekalisasi itu mengedepankan dialog,kontra narasi,pendekatan humanis,ekonomi,dan hal2 yg sifatnya merangkul.bukan provokasi dn kekerasan.
Tidak seperti kejahatan lainnya yg mana pelaku dihukum ya udah selesai,namun hal2 yg melibatkan agama itu bisa menimbulkn konsekwensi yg beranak-pinak. Saya kira term "dibebaskan karena alasan kemanusiaan" itu cuma soal pemilihan bahasa saja. Sebenarnya ada strategi di baliknya.
Ada bbrp yg tanya kalau ABB gak jadi dibebaskan,apa tanggapan sy? Sy masih berpendapat bahwa pembebasan itu tidak salah ditilik dr perspektif pendekatan lunak. Sy tdk kecewa kalau tdk jadi dibebaskan namun sy berharap dia tidak meninggal di penjara.
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Ainur Rohmah
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls (>4 tweets) are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!