Profile picture
, 54 tweets, 12 min read Read on Twitter
TETANUS - Penyebab Kematian paling Menyakitkan

--- A THREAD

tertusuk paku, bukan lg hal biasa. Tanpa pertolongan yg tepat, akan berakhir menyakitkan, sngt mnyakitkan hgg ajal dtng menyapa

Kok bisa? Separah apa sih? Apa yg kudu dilakuin saat trtusuk paku agar tdk tetanus?

RT!
Saya akan mulai dg memberikan beberapa contoh kasus

Yg bisa bahasa inggris mungkin bisa baca ini hehe. Yang kurang paham bisa lgsg skip sajaa
Pernahkah kita tertusuk duri atau paku berkarat saat jalan2 di tanah atau sawah? Atau mungkin secara tdk sengaja saat melakukan sesuatu tergores kawat dan sialnya berkarat? Pernahkah?
Jika pernah, mgkn sbagian bsr dari kita bakal berpikir "ah sial bisa tetanus nih!"

Terus keinget tetangga kmren yg meninggal krn tertusuk paku, keinget bayi baru lahir tibatiba kena tetanus karena ibunya gak mau vaksin TT saat hamil

Haduh kok ngeri ya :(
Apakah benar tergores paku bisa menyebabkan tetanus? Apakah tetanus berbahaya? Kenapa kita bs terserang tetanus?

Dan gimana cara mencegah infeksi tetanus ketika kita terlanjur tergores kawat berkarat?
Well, in a nutshell, you are probably gonna die.

In several days after injuriy occured.

Gejala awal memang demam sbg reaksi biasa karena infeksi akibat luka pada kaki. Tp perlu waspada. Demam setelah luka gores/tusuk, bs jadi infeksi tetanus tuh

Wow seriously? ??
Tetanus merupakan penyakit yg tergolong jarang, serius, dan berprognosis rendah. Prognosis rendah artinya, peluang bagimu utk sembuh jg rendah
Kenapa sih kok bs separah itu?

Kenapa kira2? Ada yang tau?

Jawabannya, karena Clostridium Tetani (si biang kerok) penyebab tetanus, menyerang sistem saraf pusat (SSP) kita. Pusat kendali penuh seluruh kerja tubuh kita!!!
Bisa dibayangkan satu pasukan utuh didalam suatu kerajaan yg dikendalikan oleh pemerintahan yg otoriter.

Basil Tetani ini menyerang pemerintahan tsb, menyebabkan kekacauan regulasi.

Pemberontakan dimana2, sistem menjadi rusak dan amburadul tak karuan.
Kurang lebih, begitulah yg terjadi pada tubuh kita ketika kita diserang bakteri jahat ini.

Well, what happened exactly?

Utk memahami bgmn sistem saraf (SSP) dirusak, kita perlu tau dulu gmn sistem saraf bekerja
Well, kita buka lagi buku anatomi fisiologi kita ttg sistem saraf. 😌😌😌

Saya tdk akan menjelaskan dg bahasa ribet kaku dan formal krn ga semua org bs mencerna itu, maka sy akan gunakan bahasa yg simpel
Saraf kita itu sangatlah unik, ketika seseorang menginjak paku secara tdk sengaja, maka saraf nyeri pada kulit kita akan mengirimkan sinyal kelistrikan ke SSP secara kimiawi dan non kimiawi
Nah bahasa simpelnya tuh, sinyal ini anggap aja berbentuk kotak2 paket berisi neurotransmitter.

Kotak2 ini dibawa di dalam perahu. Perahu2 ini kita analogikan sbg sel syaraf.

Dari syaraf sensoris di kulit hingga ke SSP, butuh banyak perahu.
Nah singkatnya, kotak2 ini dioper2/disalurkan dari perahu awal ke perahu berikutnya, seterusnya perahu demi perahu sampai menuju otak/spinal cord.

Setelah dari SSP, si 'Raja' akan memerintahkan untuk mengembalikan kotak2 ini ke sel saraf motorik otot, melalui perahu2 tadi
Kotak2 yg tadinya berisi sinyal, skrg berganti berisi perintah yg isinya jg sm, yaitu neurotransmitter.

Begitu si kotak ini sampai ke perahu terakhir. Maka saraf motorik akan membacakan isi perintah dari otak tsb, yaitu menyuruh otot kaki utk terangkat.
Shgg ketika kakimu tertusuk paku maka dgn cepat kakimu akan tertarik.

Nah, si Exotoxin (toksin yg berasal dari basil tetani) membuat segalanya menjadi rumit. Exotoxin ini bertindak sebagai bajak laut yang merampok perahu2, menyandera dgn cara memblokade kotak2 neurotransmitter.
Akibatnya sinyal perintah yg seharusnya disalurkan ke saraf motorik, mnjd tdk sampai seluruhnya ke motorik otot

Isi perintah jd gak lengkap, dan membuat bingung otot yg berakhir dgn kejang atau dikenal sbg 'Spasme Tetanus'
Situasi ini berlangsung cepat dan berprogres, menyebabkan gangguan pada sistem saraf otonom.

Wah kalau sdh gini bisa parah karena SSP mengontrol sebagian besar organ2 vital kita, paru, jantung, darah, liver, ginjal, otak, mata, otot dsb.
Lebih lanjut akan berakhir dgn kegagalan nafas atau bahkan cardiac arrest dan berujung kematian

😭😭😭

Bisa kalian bayangin bagaimana rasanya
Oke, setelah kita belajar bagaimana tetanus menyerang, selanjutnya kita memasuki segmen lainnya..

Seperti apasih tanda gejala dari Tetanus?
Tetanus memiliki gambaran klinis dengan ciri khas TRIAS TETANUS

1. rigiditas otot,
2. spasme otot,
dan
3. ketidakstabilan otonom
Gejala awalnya meliputi kekakuan otot, toksin ini menyerang kelompok2 otot dg jalur neuronal pendek terlebih dahulu,

maka dari itu trismus (kaku rahang)/jawlock, kekakuan leher, dan nyeri punggung akan tampak pada lebih dari 90% kasus pasien saat masuk rumah sakit (MRS)
Jawlock tentu saja sangat menyakitkan dan menyiksa

Kaku pada rahang, mencegah mulut bergerak, ROM sendi rahang menurun. Hasilnya, pasien tdk bisa mengunyah, penurunan reflek menelan. Akibatnya pasien tdk bs makan, apalagi berbicara

BB menurun, motivasi rendah
Kekakuan ini akan berlanjut ke bawah menuju leher, yg isinya meliputi keronkongan, faring, laring, dn trakea. Dua saluran pernafasan dan pencernaan

Keterlibatan spasme dari otot-otot wajah dan faringeal menimbulkan ciri
khas “Rhisus Sardonicus”, sakit tenggorokan, dan disfagia.
Kakunya leher, akan mengakibatkan munculnya kaku kuduk

Ketidakmampuan leher untuk menekuk. Pasien dgn tetanus akan kesulitan menundukkan kepalanya shgg dagu dengan bagian tengah collarbone tdk bisa bertemu (seharusnya bisa)

Ruang gerak pasien akan terisolasi, sungguh menyiksa
Serangan si toksin tdk sampai pd itu aja.

Serangan ini jg memicu peningkatan tonus pd otot-otot
trunkal yg mengakibatkan opisthotonus sprti pd gambar

Bayangkan kalian ketika olahraga dan otot2 kalian tertarik. Sakit tdk? Sekarang bayangkan rasa sakit yg dirasain mereka ini
Jangan sampai kalau nemu kasus seperti ini di lapangan, lalu dianggap kerasukan setan, didatangkan lah dukun/orang pintar lalu disembur air jampi2

Sedangkan selama kalian melakukan ritual tsb, toksin2 pada saraf2 pasien semakin menyebar semakin luas

Prognosis semakin menurun
Dan semua itu, bisa terjadi satu persatu, atau bahkan datang secara BERSAMAAN!

Selain itu, spasme yg muncul secara spontan, dpt diprovokasi oleh stimulus fisik, visual, auditori, atau emosional.. Akibatnya luar biasa. Pasien akan hypersensitif thd cahaya, suara, bau, dan emosi
Cahaya ruangan akan terasa menusuk seperti ribuan jarum mencoba menusuk mata mereka. Shgg pasien dg tetanus akan diisolasi di ruangan tertutup, lampu dimatikan, jendela ditutup koran, mata ditutup kasa krn mereka mnjd fobia thd cahaya atau "Photophobia"
Hypersensitifitas terhadap bunyi pun bisa terjadi. Bbrp kasus mereka berperilaku menyeramkan, krn tidak tahan dgn suara2 disekitar mereka

Bunyi bisikan kecil akan terdengar seperti sirine yg diteriakkan tepat di dekat telinga mereka

Gimana kalau suara percakapan normal?
Wah parah banget dong? Banget!
Hal ini diperparah lagi jika sebelumnya tdk pernah imunisasi DPT atau imunisasi tetanus. Beberapa Penelitian mengatakan, efek gejala tetanus pada merka yg tdk melakukan vaksin akan lebih parah dan prognosis semakin buruk
Terus bang klo sdh terlanjur ketusuk paku berkarat krn gak sengaja gimana? Takut banget nih kena tetanus

Well, jika kamu sudah di vaksin, maka kamu akan relatif aman. Namun tetap harus berjaga2. Karena kita tdk tau kapan kita akan apes bukan?
1. Jangan panik!
Sdh jelas ini mah. Krn panik akan memblok proses pikir kita.

Tp siapa sih yg gak panik kalau liat kita ketusuk dan berdarah2? Mana berkarat lagi

Well, duduklah, tarik nafas panjang lewat idung, tahan 2 detik, hembusin lewat mulut sambil sugesti "Im Okay"
2. Cabut paku!

Ya! Paku harus dicabut. Biar gak makin banyak bakteri yg nempel

Well,krn berkarat, mencabutnya harus pelan2. Jgn sampe menambah perlukaan baru. Semakin banyak luka yg terekspos, maka semakin luas pula pintu masuk bakteri ke tubuh kita
3. Hentikan Perdarahan!

Kalian di rumah kudu pnya kotak P3K yg isinya alkohol 70%, normal saline/infus, plester, perban, kasa steril, kasa gulung, dll

Kalo bs, tutup luka dg kain bersih / kasa steril lbh baik

Angkat kaki lbh tinggi dari jantung biar darah g makin bnyk keluar
4. Bersihkan luka!

Segera ke kran air. Setelah yakin perdarahan berhenti, cuci lukamu dg air mengalir. Kamu harus yakin air yg kamu pake itu bersih dan higienis . Jika kg yakin, beli air mineral, guyur pake air mineral

Cuci +- 15 menit!

Jgn cm semenit atau bbrp detik aja-_-
6. Keringkan Luka

Stlh yakin bersih, maka tahap selanjutnya hrs dgn prinsip steril/usahakan seperti itu

Pake kasa steril utk mengeringkan lukamu. Tap tap lembut. Gunakan sisi yg tdk km sentuh utk di tap ke luka. Buang
Jgn sampe sisi yg brsentuhan dg apapun, malah menyentuh luka
7. Beri antiseptik!

Gunakan Alkohol 70%, jangan lagi pake rivanol apalgi betadine. Sudah tdk dianjurkan lagi krn potensi tumbuh jamur lebih tinggi

Guyur saja biar cpt alkohol ke luka, kemudian tap tap dgn kasa steril.

Proses ini akan perih, but its okay
Haha, angkanya ga urut ya wkwk.
Oke abaikan angka

8. Gunakan antibiotik

Pakai salep antibiotik. Jika belum punya, maka skip dulu proses ini dan lanjut proses berikutnya..

Proses ini bisa dilanjutkan nanti
9. Tutup Luka

Seharusnya sebelum luka ditutup, harus dikasih antibiotik salep dulu, tp selagi kamu menyuruh keluarga membelikannya utk mu, tutup dulu lukanya

Gunakan kasa steril yg kering td utk ditutupkan, tumpuk. Seluruh area luka harus tertutup oleh kasa
Jgn sampe melewer2

Prinsipnya menutup luka adalah, jgn sampe ada celah bakteri utk masuk. Shgg kerapian sangat penting disini

Lalu plester kasa tsb, kemudian balut menggunakan kasa gulung

Balutan harus menutupi area kasa yg menutup luka. Jgn sampe ada celah, jadi kudu rapi!
10. Rencanakan ke dokter

Setelah selesai melakukan pertolongan pertama, segera ke dokter agar diberikan antibiotik profilaksis oral utk mencegah tetanus
Oiya ada kasus petani masuk UGD dgn suspect tetanus, riwayat tertusuk paku 8 hari yg lalu. Pertanyaannya, kok baru 8 hari si tetanus nyerang ya?

Jawabannya, si bakteri masuk lewat kaki petani, butuh 2-14 hari utk naik ke SSP. Shgg, pada hari ke-8 pasca cedera, si basil nyerang
Nah, jadi langkah terakhir harus mengawasi luka. Ganti balutan setiap 3x sehari tergantung kondisi

Amati tanda2 infeksi

Rubor : kemerahan
Kalor : panas
Tumor : bengkak
Dolor : nyeri
Func laesa : gangguan fungsi

Klo sdh muncul 5 tanda itu, maka infeksi jelas terjadi
Sekian thread panjang tentang tetanus ini. Semoga thread ini bs membantu banyak orang di kemudian hari!

Jika ada pertanyaan atau tambahan, silakan reply. Jgn quote krn gak bakal keliatan

Bantu sebar agar semua org bisa baca informasi ini dgn RT dan LIKE

Stay safe!
Source:
1. …us-diseases-and-treatment.imedpub.com/case-report-ac…
2. verywellhealth.com/tetanus-overvi…
3. Subagiartha, IM. 2018. Tatalaksana tetanus generalisata ec vulnus ichtum... Univ. Udayana. RSUP Sanglah Denpasar
Clostridium Tetani adalah bakteri anaerob, jd jgn terlalu rapet nutup lukanya biar kena oksigen

Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to rizal do
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!