Profile picture
, 56 tweets, 10 min read Read on Twitter
THE THEORY OF EVERYTHING (Sebuah Teori Pamungkas yg Mengungkap Segalanya)

--- A THREAD

Thread ini akan fokus menjelaskan apa sih Theory of Everything itu sebenarnya, dampaknya serta kebenaran keberadaan dimensi lain, ekstra dimensi, multiverse serta teori string.

RT&LIKE
Sebelum mulai membaca thread ini, boleh dimulai membaca series dimensi di thread yg saya cantumkan disini

Karena memberikan selayang pandang ttg kemana arah thread ini bercerita. Itung2 sambil nunggu thread ini selesai

Oke. Bayangkan pada suatu pagi di hari Minggu, kalian berniat ingin membuat kue. Tapi masalahnya, kalian tdk tau cara membuatnya

Maka org yg pintar tdk akan kehabisan akal. Mereka akan membuka ponselnya dan mulai searching "Resep Kue Enak"

Brilian!

Sebuah Resep
Resep itu akan menuntun kalian tentang bahan dan alat apa saja yg diperlukan utk membuat kue. Bagaimana cara membuatnya, mengolahnya dan bagaimana cara menyajikannya

Semua ditulis lengkap dan jelas dgn harapan kue yg diidam2kan bisa dibuat oleh siapa saja
Well, mari kita balik kronologinya

Bagaimana jika kalian ingin membuat kue tapi tidak menemukan resepnya

Kalian hanya tau rasa kue itu, penampakan kue itu dan bagaimana teksturnya

Karena tdk ada resep, maka kalian ambil secuil potongan kue lalu mempelajarinya
Meremas2 kue tsb, mengunyah2nya, utk menebak2 atau bahasa kerennya memprediksi tentang kandungan apa saja yg mungkin menyusun kue tersebut.

Nah! Inilah yg manusia lakukan ketika mempelajari Alam Semesta (kita ganti objek kue dg Alam Semesta dari sekarang)
Kita tdk punya resep Alam Semesta

Tp kita merasakannya, masuk di dalamnya, mengalaminya, berinteraksi dengannya, dan kita berusaha utk memahami Alam Semesta dgn cara yg sama ketika kita memahami sepotong kue

"A Prediction"

Sains ya seperti itu. Semuanya hanyalah prediksi
Skrg bayangin nih. Bgmn jika suatu saat, manusia diberi kesempatan utk menemukan sebuah resep yg menjelaskan bagaimana Alam Semesta tercipta

Sebuah resep utk menjelaskan gmn Alam Semesta bekerja

Sama halnya dg sebuah resep bagaimana membuat kue yg enak

Apa yg akan terjadi?
Maka yg terjadi, kita akan menguasai banyak hal. Segala aspek dlm alam semesta beserta pertanyaan2 yg blm terjawab selama ratusan bahkan ribuan tahun lalu, akan terjawab!

Kehidupan manusia akan berubah, cara pandang manusia dalam memahami Alam Semesta berganti. And thats Amazing
Itulah Theory of Everything

Sebuah teori tunggal yg akan menjelaskan segalanya

Oke, terdengar wow tp inilah yg sedang diteliti oleh mayoritas ilmuwan saat ini

Tp pertanyaannya, apa sebenarnya Theory of Everything itu?
Pada tahun 1919, matematikawan Theodor Kaluza membuat gagasan bahwa alam semesta yg kita tinggali ini, punya lebih dari 3 dimensi!

Gila.

Pada zaman itu, gagasan ini terdengar sangat gila dan radikal. How it can be?

Tp gagasan itu nyatanya memberi dampak besar pada Ilmu Fisika
Segala hal yg kita tau, dari atas bawah kanan kiri depan belakang samping miring (yg semua itu merupakan produk 3 Dimensi), ternyata masih punya satu lagi dimensi tambahan

Tp tdk ada yg mampu menebaknya

Kalian pikir ada arah apa lagi selain arah2 yg sudah saya sebut diatas td?
Nah, gak ada yg bs menebaknya. Sumbu koordinat yg kita tahu hanya mempunyai x y z, panjang lebar dan tinggi (kedalaman). Tidak ada lagi sumbu keempat. Apa?

Tidak ada

Lalu darimana gagasan dimensi keempat muncul dari pikiran Kaluza?
Ini dimulai pada tahun 1907 ketika Einstein ingin menjelaskan Gravitasi. Tentu saja bnyk yg menertawakan. Gravitasi sdh dijelaskan pnjg lebar oleh Newton kala itu. Persamaan matematika Gravitasi yg dibuat Newton, mampu menjelaskan perilaku planet, apel yg jatuh, pasang surut dsb
Tapi, Newton tdk menjelaskan gmn Gravitasi bs membuat benda2 berperilaku demikian. Bgmn Gravitasi Matahari mampu mempengaruhi gerak Bumi pdhl jarak keduanya jutaan km, tanpa perantara / medium

Newton tdk mampu menjelaskannya

Disinilah Einstein berusaha utk menjelaskan hal tsb
Bahwa menurut Einstein, Gravitasi bukanlah gaya! Melainkan sebuah konsekuensi dari melengkungnya Ruang akibat massa suatu benda

Ruang inilah medium gravitasi

Sy SDH banyak dan panjang lebar menjelaskan dasar2 gravitasi di thread2 sebelumnya jd Gaperlu saya jelaskan disini
Nah, Kaluza berpikir, bgmn jika seandainya Gaya lain yg bekerja di Alam Semesta selain gravitasi, memainkan permainan yg sama seperti permainan yg Einstein buat?

Fundamental Force lain yg ditemukan selain Gravitasi pada kala itu adalah Elektromagnetik
Kaluza berpikir bagaimana jika Elektromagnetik juga merupakan konsekuensi melengkungnya 'sesuatu'?

Kaluza menggunakan kata "sesuatu" Krn tdk mungkin dia menggunakan Ruang krn Ruang-Waktu sdh dimiliki oleh Gravitasi

Lalu pertanyaan berlanjut, Elektromagnetik melengkungkan apaan?
Dari sinilah Kaluza berpikir bahwa dia perlu dimensi lain utk membuat Elektromagnetik bs memainkan permainan yg sm seperti Gravitasi

So Electromagnetic warp "something" in additional Dimension

Pertanyaan lain muncul dong. Kalau emg ada dimensi lain, knp kita tdk bs melihatnya?
Lalu karena elektromagnetik ditemukan di dimensi kita which is dimensi tiga, apakah dimensi lain tersebut aplikatif dan ada dampaknya dg dimensi kita?
Pertanyaan pertama bs dijawab dg mengadopsi jawaban kenapa kita tdk bs melihat bumi atau melihat bakteri padahal mereka berdua itu nyata

1. Terlalu kecil
2. Terlalu besar
Bayangkan org yg sedang berjalan di seutas tali. Org tsb hanya bs berjalan 2 arah saja. Depan belakang, atau satu dimensi

Saat tali tsb kota zoom in, ternyata ada semut yg bisa berjalan depan belakang kanan kiri (2 dimensi)
Ketika kita melihat org yg berjalan. Yg kita tau hanyalah dunia 1 dimensi. Pdhl lebih jauh lagi saat kita zoom, ada dimensi lain yg eksis dsna.

Lalu ketika kita zoom tali tsb sampe ke serat2nya, kita bs bayangin jika kutu bisa berjalan depan belakang kanan kiri atas bawah (3D)
Terus zoom dan terus zoom sampe kita menemukan dimensi2 lain

Nah seperti itulah analogi kenapa kita tdk bs merasakan dimensi lain, karena terlalu kecil atau terlalu besar

Pertanyaannya, apakah terbukti?
Sayangnya tidak

Maka dari itu Superstring Theory pun muncul

Ambil benda apapun disekitarmu. Atau biar mudah, ponselmu saja

Mari kita zoom ponsel kita hingga ke tingkat terkecil penyusunnya
Jadi, apa tingkatan terkecil penyusun benda2?

Betul jawabannya Atom!

Dari SD kita diajarin kalau zat terkecil adalah atom

Tp sayangnya tidak lagi

Di dalam atom, ada
Elektron dan Nukleus (Proton+Neutron)
Ketika kedua atom ditubrukkan dg keras, ternyata masih terpecah2 lagi loh guys

Namanya, The Elementary Particle (partikel dasar) ambil salah satu contohnya, Quark

Perhatikan gambar
Sayangnya, partikel dasar ini terlalu kecil utk bisa diamati. Saking kecilnya, cahaya tampak tidak bisa menyentuh partikel tersebut.

Tanpa adanya pantulan cahaya dari partikel yg diterima mata kita, kita tdk bs melihatnya
Jika kita mau melihatnya, maka kita perlu memendekkan gelombang cahaya. Harapannya dg gelombang yg lebih pendek, maka partikel bisa disentuh dan bisa diamati

Sayangnya, memendekkan gelombang cahaya menghasilkan sangat banyak energi. Banyak energi justru merubah sifat partikel
Dgn melihat partikel, justru kita malah mengubah sifat2 dasarnya

Tentu bukan itu yg kita harapkan

Inilah The Heisenberg Uncertainty Principle (Prinsip Ketidakpastian Heisenberg), prinsip ini merupakan dasar dari Mekanika Kuantum

Wilayah fisika yg mempelajari dunia mikro
Lalu apa yg harus kita lakukan selanjutnya?

Pada akhirnya ilmuwan menganalogikan partikel2 tersebut sbg sebuah titik di alam semesta

Dg cara ini, ilmuwan sudah cukup terbantu utk "memprediksi" banyak hal

Yap memprediksi. Mekanika kuantum adalah segala hal ttg prediksi
Tapi ada satu masalah yg cukup besar, Gravitasi

Di dalam mekanika kuantum, semua Fundamental Force seperti Elektromagnetik, Strong Nuclear Force, dan Weak Nuclear Force dibawa oleh partikel2 tertentu yg mana ada kaitan dg materi

Tapi Gravitasi, tdk ada hubungannya dg materi
Jika Alam Semesta adalah permainan dramanya, materi dan energi adalah pemainnya, fundamental force adalah skenarionya, maka Gravitasi adalah panggungnya
Bingung? Oke, simpelnya Gravitasi tuh teori ttg Geometri, ttg Ruang-Waktu, ttg posisi, ttg jarak

Yg mn ketika membicarakan posisi maka hrs presisi

Sdngkn dlm mekanika kuantum, sdh dijelaskan sblmnya klo mereka berbicara ttg prediksi

Yg satu bahas prediksi yg satu bahas presisi
Sehingga antara Gravitasi dgn Fundamental Forces lainnya tdk bisa menyatu

Dunia Makro (Gravitasi) dg Dunia Mikro (Mekanika Kuantum) menjadi dua dunia dg hukum fisika yg berbeda
Jika keempat2nya (Gravitasi, Elektromagnetik, Strong dan Weak Force) merupakan aturan yg berlaku di alam semesta, maka mengawinkan Gravitasi dg Mekanika Kuantum akan mampu menjelaskan keseluruhan cara kerja Alam Semesta
Kawin mengawinkan beberapa teori sudah terjadi pada zaman dahulu. Ketika ilmuwan berhasil mengawinkan astronomi dgn fisika misalnya, ketika Newton pertama kali memperkenalkan The Universal Gravitational Force dg mengawinkan hukum Newton dgn Kepler ttg orbit
Efeknya luar biasa
Atau Maxwell yg mengawinkan Electricity dgn Magnetism, menjadi Elektromagnetisme, dan dampaknya seperti laser, sinar, Rontgen dsb

Lalu apa yg terjadi ketika Gravitasi, Elektromagnetisme strong dan weak Nuclear Force digabung? Kita akan mendapatkan The Theory of Everything!
Jadi daripada menganggap partikel sebagai sebuah titik

Ilmuwan mulai memikirkan solusi lain, yaitu sebuah dawai

Partikel tersusun dari dawai2 di dalamnya

Bayangin dawai/senar gitar, perbedaan getaran akan menghasilkan note yg berbeda pula

Begitu juga dgn dawai/string
String bergetar menghasilkan partikel2 yg berbeda pula. ilmuwan menyebutnya sebagai The Dancing Filament of Energy

Daripada sebuah titik, string bisa menjelaskan Gravitasi loh guys!
Seluruh partikel materi dan partikel energi dihasilkan oleh getaran2 yg berbeda dari tiap2 string, termasuk gravitasi!

Inilah alasan mengapa eksistensi materi2 langit begitu beragam padahal material penyusunnya sama

Inilah String Theory
Jika String Theory menjanjikan Gravitasi bisa dikawinkan dg ketiga Fundamental Force lainnya, maka String Theory bisa menjadi satu kandidat kuat utk Theory of Everything!

Namun.. ketika ilmuwan mencoba mempelajari persamaan matematikanya, terlalu bnyk hal yg susah utk diterapkan
Singkatnya, agar persamaan matematika String Theory bisa applicable, maka perlu setidaknya dimensi lain utk menyokong string2 tersebut

Seperti sebuah dawai pada umumnya, utk bergetar memerlukan medium
Krn terlalu banyak dawai yg menempel, matematikanya tdk bisa diterapkan hanya pada dunia 3 dimensi ruang dan 1 dimensi waktu saja

Setidaknya butuh 10 dimensi ruang dan 1 dimensi waktu utk membuat String Theory bisa applicable

Angka 11 dimensi didapatkan dari hitungan matematika
Jgn minta saya menunjukkan hitung2annya ^^
Sayangnya, CERN dgn Teknologi Penumbuh Hadron Raksasanya, tdk mampu membuktikan keberadaan dimensi lain dalam 20 tahun terakhir ini, sehingga String Theory menjadi dipertanyakan kembali
Lalu pertanyaannya, apa yg membuat Theory of Everything sangat istimewa Sampai2 ilmuwan bersusah payah utk berusaha menemukannya?

Singkatnya, penemuan keempat Fundamental Forces saja, mengubah hidup manusia secara drastis dan signifikan gaes
Dgn ditemukannya General Theory of Relativity Einstein yg menjelaskan Gravitasi, kita bisa menikmati gedung2 tinggi pencakar langit, wahana2 Dufan, pesawat, roket, mendapatkan citra Blackhole pertama kali, dsb

Ini baru Gravitasi
Gravitasi Newton juga yg menginisiasi ditemukannya mekanik, revolusi industri, lokomotif kereta api, dsb

Hanya dg menguasai Gravitasi, perubahan besar sejarah manusia terjadi
Lalu ditemukannya Elektromagnetik, sbg Fundamental Forces kedua, membawa kita pada kejayaan pencahayaan kota, lampu2, sinar, komputer, perangkat elektronik

Bayangin yg semula industri fisik berubah menjadi industri elektronik. Internet dsb.
Kejayaan era informasi jg dimulai dari ditemukannya Elektromagnetik

Lalu Fundamental Forces ketiga dan keempat, Strong and Weak Nuclear Forces, membuat manusia mampu membuat pembangkit listrik tenaga nuklir, Bom Nuklir, tenaga Matahari, bintang dan sebagainya
Penemuan ttg Fundamental Force diikuti dg perubahan signifikan peradaban manusia

Dan apa yg terjadi ketika keempat Fundamental Forces ini digabung menjadi Theory of Everything? Maka kita akan menguasai Ruang-Waktu
Selesai ^^
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to rizal do
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!