Profile picture
, 17 tweets, 6 min read Read on Twitter
Berbahagialah orang yang selalu ditakdirkan Allah bangun jelang Subuh kemudian berjamaah ke masjid. Karena kasih sayang Allah itulah, kita bisa bangun dan jamaah ke masjid. Setiap langkah kaki menuju masjid, malaikat mencatat setapak demi setapak aliran dzikir yang kita lafalkan.
Para sahabat, jika sudah ditakdirkan Allah bangun pagi dan jamaah ke masjid, harus dikerjakan tidak sekadar taat kepada Allah tapi harus ada kegembiraan untuk bertemu Allah dan Baginda Nabi. Ini yang namanya dinaikkan level sholat kita. Sholat seperti ini akan terasa nikmat.
Kenapa harus ada kegembiraan dalam sholat? Logikanya, jika kita akan bertemu dengan sang kekasih, bisa dipastikan ada kegembiraan. Maka jika kita anggap Allah sebagai kekasih, harusnya kita bahagia jika mengerjakan sholat. Kita ingin berlama-lama dengan Sang Kekasih.
Jika kita ingin dianggap kekasih Allah, kita dulu harus menganggap Allah sebagai kekasih. Jika kita ingin dicintai, disayang, dimuliakan Allah, kita terlebih dahulu mencintai, menyayangi dan memuliakan Allah. Ini yang oleh Mulla Sadra disebut "as-safar min al-khalq ila al-haqq".
Perjalanan dari makhluk menuju Tuhan (as-safar min al-khalq ila al-haqq), ini fase pertama dari empat perjalanan, al-asfar al-arba'ah. Pada fase ini, perjalanan rohani baru dimulai. Seorang hamba melepaskan diri dari eksistensinya dan bergabung dengan eksistensi Tuhan.
Sebelum masuk ke perjalanan pertama, safar min al-Khalq ila al-Haq, ada pra kondisi yang harus dipersiapkan; sholat di awal waktu dan berjamaah ke masjid, naikkan level sholatnya, perbanyak dzikir, wirid dan sholawat. Laku lampahnya harus selalu berprasangka baik ke Allah.
Dalam pra kondisi menjelang perjalanan pertama, benahi bacaan alfatihah kita, tahu dan pahami arti yang kita baca dalam sholat. Beberapa netizen yang sering menulis soal Islam dan bahkan sok-sok nyufi dengan melansir puisi-puisi Rumi, pas saya minta rekaman bacaan alfatihahnya,
Pas saya minta rekaman bacaan alfatihahnya, banyak sekali salah. Panjang pendeknya, makharijul huruf, tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyyah, banyak yang salah. Padahal makharijul huruf elemen dasar dalam membaca Alquran dan alfatihah itu bacaan wajib dalam sholat.
Pra kondisi ini tuk menyelaraskan lidah dan hati juga akal. Apa yang diucapkan dipahami, kemudian diresapi dalam hati. Ketika antara lidah dan hati terkoneksi, akal berperan sebagai komando. Pak @jokowi harus paham soal ini. Lidah dan hati harus ada komando dari akal. #Kendari.
@jokowi Maka berbahagialah orang-orang yang bisa bangun jelang Subuh dan jamaah ke masjid. Karena ini takdir Allah dan kasih sayang-Nya.

Banyak orang kaya, ganteng, cantik, berpendidikan tinggi tapi dicuekin Allah. Gak dibangunkan tuk sholat Subuh dan jamaah ke masjid. #Istidraj
@jokowi Istidraj ini gampangnya begini. Ada orang diberi harta jadi kaya, diberi rupa ganteng dan cantik tapi tidak menjadikan pemberian ini sebagai nikmat Allah. Makin menjauh dari Allah. Tak ada kesadaran diri. Tak paham #WhoAmI.
@jokowi Justru ujian Allah itu di sini. Apakah ketika ada kenikmatan yang diberi Allah, kita makin menjauh atau mendekat? Apakah ketika diberi ujian Allah berupa kemiskinan, sakit, datangnya fitnah, kita makin menjauh atau makin mendekat?
@jokowi Kenapa sebagai penulis esai sastra dan puisi di Kompas dan berbagai media, masuk ke area ini? Karena perjalanan dari satu shelter ke shelter, itu harus berhenti pada satu terminal. Hidup di dunia itu harus membawa bekal akhirat bukan bekal dunia. Akhirat itu secara maknawi, akhir
@jokowi Keluhan dari berbagai netizen melalui DM ke saya terkait masalah rumah tangga, utang, terjerat riba, seks bebas dan berbagai persoalan lainnya, itu karena tak ada kesadaran dalam melakukan perjalanan dari shelter ke shelter. Opsinya; sholat di awal waktu dan berjamaah ke masjid.
@jokowi Keluhan begitu banyak dari netizen melalui DM ke saya, apakah saya tak punya masalah? Jelas punya. Masalah terbesar saya dengan istri, perbedaan dalam konsep bertasawuf. Saya menjadikan posisi mursyid ada di bawah level keluarga. Allah, Muhammad SAW, Ibu, Istri, Anak, Mursyid.
@jokowi Penutup, ada pesan dari Ustaz Ammar Fauzi, PhD ketika ngaji Ihya malam Jumat. Sederhana tapi penting. Di rumah kita harus ada ruang khusus untuk sholat. Harus benar-benar jadi aktivitas sholat, khususnya malam hari. Berdzikir, bertafakur, dan bisa meninggal di ruang khusus itu.
@jokowi Hiiiii @threadreaderapp unroll please.......
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Peziarah
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!