Kalian pada tau ummu sibiyan gak? Mbak pengen banget buat thread ceritanya, base on true story temen mbak. Tapi ini aja mbak udah merinding sendiri pas ngetik ginian😩
Desa ini terletak disekitar daerah perkebunan. Jarak rumah antara rumah lainnya itu bisa dibilang berjauhan. Banyak pohon bambu dan hawannya sedikit dingin kalau sudah waktu magrib tiba
Pak kirman memiliki sedikit kelainan mental, namun tidak gila. Awalnya semua terasa normal, tidak ada gangguan dari makhluk tak kasat mata atau semacamnya dirumah tersebut namun, ada satu pohon bambu kira-kira 15 menter dibelakang rumah pak
Ok cerita cukup kompleks, kuyang dan ummu sibyan. Disini mbak lebih fokus ke ummu sibyan terlebih dahulu
"Arep nandi pak'e" tanya Ridwan
"Biosolah nggolek cewek, emang koe ae seng iso pacaran" jawab pak Kirman sambil tertawa
"Husss bapak iki, bioso mas amper neng warung buk surti ngopi ngopi nde'e" ucap Ani
Pak Kirman pun meninggalkan rumah
Saat keluarga berunding entah mengapa ayah Ani hanya bisa pasrah dan tidak bisa berkata-berkata selain "yo uwes opo meneh wes kudung terlanjur kok nak"
Kejadian bermula di malam itu, di kehamilan ani yang berusia 3 bulan lebih keanehan-keanehan yang awalnya hanya dirasakan oleh Ridwan, kini giliran Ani yang merasakannya
Di malam-malam berikutnya kejadian aneh itu makin sering terjadi dari yang hanya suara ketukan di jendela, suara wanita memanggil nama Ani di jam 2-3 pagi sampai
Respon sang ayah hanya santai, ia bilang kalau itu hanya halusinasi Ani saja. Mungkin hanya bawaan hamil
Ternyata oh ternyata alasan kenapa kamar ayah nya si Ani ini tidak boleh ditempati atau bahkan dimasuki sekalipun, mungkin kalian bakal ngira kalo ada apa-apa dengan ayah ani tapi bukan. Alasannya karena
Ani tidur pulas, sementara Devi masih gelisah kepanasan. Intinya tidak tenang. Padahal saat itu cuaca sedang habis hujan
Om Bara juga bilang, Ani harus mengikhlaskan anaknya kepada Ummu Sibyan.
Terima kasih sudah mau membaca. Maaf kalau ceritanya membosankan karena sejujurnya mbak kurang bisa merangkai kata-kata



