My Authors
Read all threads
Ini malam jumat ya?

Kalian pada tau ummu sibiyan gak? Mbak pengen banget buat thread ceritanya, base on true story temen mbak. Tapi ini aja mbak udah merinding sendiri pas ngetik ginian😩
Kalian coba deh googling ummu sibyan buat yang gak tau. Mbak gak perez pas ngetik aja ini merinding. Gak tau mungkin keinget cerita temen mbak dan halusinasi mbak aja
Mbak bikin kata dan konsepnya dulu agar supaya bisa dimengerti dengan jelas alurnya😭
Ummu Sibyan, mungkin sebagian dari kalian sudah ada yang tau dengan makhluk yang tak kasat mata yang satu ini atau bahkan ada yang belum tau ini mbak sertakan penjelasannya

Di kasus kakak sepupunya temen mbak ini dia menggangu kakak sepupunya temen mbak yang sedang hamil
Kisah ini terjadi disebuah desa di provinsi yang terletak ditengah-tengah pulau sumatera

Desa ini terletak disekitar daerah perkebunan. Jarak rumah antara rumah lainnya itu bisa dibilang berjauhan. Banyak pohon bambu dan hawannya sedikit dingin kalau sudah waktu magrib tiba
Mbak masih amatir dalam membuat thread jadi mohon maaf jika nanti tutur kata atau tulisannya agak sedikit acak-acakan.
Di satu rumah tinggalah laki-laki tua, sebut saja namanya pak kirman. Pak kirman sudah bercerai sejak lama dengan istirnya dan anak-anak mereka sudah pada besar lalu merantau keluar daerah. Terisa anak perempuannya yang masih berusia 21 tahun kita sebut saja Ani
yang tinggak berdua bersama sang ayah.
Pak kirman memiliki sedikit kelainan mental, namun tidak gila. Awalnya semua terasa normal, tidak ada gangguan dari makhluk tak kasat mata atau semacamnya dirumah tersebut namun, ada satu pohon bambu kira-kira 15 menter dibelakang rumah pak
Kirman yang konon kata warga setempat ada kuyang yang bersarang disana. Warga sering melihat makhluk yang satu itu.

Ok cerita cukup kompleks, kuyang dan ummu sibyan. Disini mbak lebih fokus ke ummu sibyan terlebih dahulu
Ani anak perempuan satu-satunya pak kirman ini memiliki seorang kekasih bernama Ridwan. Ani dan Ridwan sudah berpacaran sekitar 1 tahun, selama 1 tahun itu setiap malam minggu Ridwan selalu datang ke rumah Ani, katakan lah ngapel sudah menjadi rutinitasnya
Tutur kata dan prilaku Ridwan sangat baik kepada pak Kirman yang mana membuat pak Kirman ya...bisa dibilang percaya kalau Ridwan ini memang anak baik-baik
Pak Kirman ini adalah tipe orang yang suka menghabiskan waktunya diluar rumah, sehabis magrib beliau sudah keluar. Biasanya ia kumpul-kumpul bercengkrama bersama temannya sesama bapak-bapak di desa itu di warung buk surti, kedai kopi malam
Malam itu malam minggu seperti biasa Ridwan datang kerumah Ani, semua terasa biasa saja layaknya dua orang berpacaran, ketawa haha hihi bercanda romantis diteras depan
Tak lama pun pak Kirman keluar rumah.

"Arep nandi pak'e" tanya Ridwan
"Biosolah nggolek cewek, emang koe ae seng iso pacaran" jawab pak Kirman sambil tertawa
"Husss bapak iki, bioso mas amper neng warung buk surti ngopi ngopi nde'e" ucap Ani

Pak Kirman pun meninggalkan rumah
Tinggalah Ani dan Ridwan dirumah itu, sepi hanya berteman jangkrik. tiba-tiba percakapan mereka mengarah ke arah yang intim. Lama kelamaan perasan ingin melakukan hubungan dewasa itu tumbuh, mereka pun masuk kedalam rumah masuk ke kamar Ani. Namun sebelum mau masuk ke kamar Ani
Ridwan sempat ingin masuk ke kamar pak Kirman, tapi Ani melarang. Ani bilang tidak satu orang pun yang diizinkan masuk ke kamar pak Kirman. Ani pun tidak tahu apa sebab dan alasannya
Ani dan Ridwan pun bercumbu kasih melakukan perbuatan terlarang itu tanpa menghiraukan apa yang ada disana, memang tidak ada orang tapi melakukan hal-hal semacam itu terlebih lagi di daerah yang masih terpencil rasanya tidak elok
Singkat cerita tanpa disadari Ani pun mengandung anak Ridwan hasil hubungan terlarang di malam itu. Namun Ani dan Ridwan masih merahasiakan kehamilan tersebut
Ani dengan kondisi hamil mendapat tawaran kerja di perkebunan dekat rumahnya. Dimulai dari jam kerja pagi pukul 07.00 selesai pukul 18.00 dan sampai kerumah pulul 19.00 tentu Ani bermagrib di jalan dengan keadaan kanan kiri perkebunan
Ridwan masih sering rutin kerumah Ani, berkunjung seperti malam-malam minggu biasanya. Tapi belakangan entah mengapa Ridwan merasakan hawa-hawa tidak enak di rumah Ani
Waktu pun berlalu cepat makin lama kelamaan kehamilan Ani pun makin terlihat membesar dan Ridwan sudah tak terlihat mengunjungi rumah Ani lagi
Ani penasaran kenapa Ridwan sudah tak mau mengunjunginya lagi, Ani berfikir oh mungkin ini karena kehamilannya ia takut untuk bertanggung jawab
Tepat di usia kehamilan Ani yang sudah berjalan tiga bulan Ridwan tiba-tiba datang bersama kedua orang tuanya seteleah sekian lama menghilang tak berkunjung ke rumah ani
Tujuan Ridwan ke rumah Ani adalah untuk bertanggung jawab atas perbuatannya itu.

Saat keluarga berunding entah mengapa ayah Ani hanya bisa pasrah dan tidak bisa berkata-berkata selain "yo uwes opo meneh wes kudung terlanjur kok nak"
Banyak yang bertanya, kenapa mereka tinggal di sumatera tapi menggunakan dialek jawa. Keluarga ini adalah keluarga transmigrasi dari jawa ke sumatera.
Lanjut cerita, akhirnya Ani dan Ridwan menikah dengan acara yang bisa dibilang sederhana di desa tersebut. Mengadakan syukuran mengundang tetangga sekitar yang menurut cerita temen mbak itu hanya berjumlah 20 orang saja.
Kehidupan setelah menikah Ani tetap tinggal dirumah Ayah nya dan Ridwan ikut pindah ke rumah Ani.

Kejadian bermula di malam itu, di kehamilan ani yang berusia 3 bulan lebih keanehan-keanehan yang awalnya hanya dirasakan oleh Ridwan, kini giliran Ani yang merasakannya
Malam itu tepat pukul 02.00 malam Ani terbangun dari tidurnya. Dengan keadaan setengah sadar Ani menoleh ke kiri melihat suaminya Ridwan masih tertidur pulas. Ani lalu duduk berniat untuk mengambil minum namun ia terkejud
Melihat wanita berbaju putih lusuh panjang, duduk menyamping ditepi-tepi ujung kasur mereka. Samar-samar terlihat juga matanya yang seram, bibir pucat dengan selendang tembus pandang menutupi kepala memandangi Ani dan Ridwan dengan tatapan yang bisa dibilang tajam
Mbak mau kasih ilustrasi gambarnya asli takut sendiri googlingnya😭
Kata temen mbak saat itu kakak sepupunya, si Ani ini ingin berteriak namun tidak bisa. Serasa ada yang menahan suaranya. Muka Ani hanya pucat dan keringat dingin bercucuran
Awalnya Ani merahasiakan kejadian itu dari siapapun seolah-olah tidak ada terjadi apa-apa.

Di malam-malam berikutnya kejadian aneh itu makin sering terjadi dari yang hanya suara ketukan di jendela, suara wanita memanggil nama Ani di jam 2-3 pagi sampai
Ummu sibyan itu terus datang ke kamar Ani ntah itu duduk di tepi kasur seperti tadi atau bahkan hanya berdiri disamping Ani
Ani pun tak tahan dengan kejadian-kejadian aneh tersebut ia pun lalu akhirnya menceritakannya kepada Ayah dan suaminya, Ridwan.

Respon sang ayah hanya santai, ia bilang kalau itu hanya halusinasi Ani saja. Mungkin hanya bawaan hamil
Tapi lain dengan suaminya. Ridwan juga pernah merasakan kejadian aneh yang mana kakinya terasa seperti ada yang memegang. Ridwan kira itu Ani ternyata bukan tidak ada yang memegang. Semetara Ani tidur di sampingnya
Mbak ngetik ini diluar rumah diteras, dan seketika hawa dingin loh:( demi Tuhan gak sedang perez. Mungkin karena sudah malam saja. Ini masih mau lanjut? Belum sampe ending ini
Diawal tadi mbak bilang ada kuyang yang menghuni pohon bambu kan

Ternyata oh ternyata alasan kenapa kamar ayah nya si Ani ini tidak boleh ditempati atau bahkan dimasuki sekalipun, mungkin kalian bakal ngira kalo ada apa-apa dengan ayah ani tapi bukan. Alasannya karena
Si kuyang ini sering datang ke kamar ayah Ani. Gak tau apa sebab dan alasannya. Tapi kenapa yang mengincar Ani malah ummu sibyan? Mereka ini dua makhluk yang berbeda. Awalnya mbak juga bingung kenapa. Tapi tunggu aja ini mbak lanjut ceritanya
Ani terus merasa diusik dan diganggu, kini perutnya sudah mulao terasa sangat sakit. Padahal kehamilan baru di 4 bulan. Seperti ada yang mencengkam dari belakang menekan perutnya. Ani awalnya berfikiran itu kontraksi. Masa iya diusia kehamilan 4 bulan sudah berkontraksi pikirnya
Ani masih bekerja seperti biasanya di perkebunan itu, pulang pergi sendiri dengan kendaraan motor juga tengah keadaan hamil. Pernah sewaktu-waktu ketika pulang kerja saat itu sudah magrib. Jalanan sepi, Ani bawa motor sendirian pulang ke rumah namun ia merasa dia sedang
Membonceng orang, berat. Dilihatnya kebelakang tidak ada siapa siapa. Tapi ketika Ani melihat dari kaca spion motornya Ani kembali melihat sosok ummu sibyan itu. Ia seolah-olah selalu mengikuti kemanapun Ani pergi
Ani pulang ke rumah, waktu itu Ridwan bilang kalo dia kerja dapet shif malam. Ani ketakutan jika harus tidur sendirian dikamar. Iya meminta kepada Ridwa untuk adiknya Ridwan menemani Ani dirumah. Ayah nya Ani kemana? Ayahnya Kadang pulang sudah larut malam.
Adik si Ridwan pun datang ke rumah Ani, Ani dan Ridwan sepakat untuk tidak menceritakan apapun kepada adiknya Ridwan tentang apa yang sudah mereka alami. Sebut saja nama adik Ridwan ini Devi
Karena malam sudah larut Ani dan Devi memutuskan untuk tidur. Devi untuk pertama kalinya kala itu terkejud ketika mendengar suara klontengan seperti panci jatuh. Devi bertanya kepada Ani mengenai hal itu dan Ani pun menjawab itu hanya suara panci yang mungkin jatuh karena kucing
Ani tidur dikasur atas sementara Devi tidur dibawah. Kasur atas Ani ini sendiri adalah jenis kasur yang bawahnya ada kolongnya.

Ani tidur pulas, sementara Devi masih gelisah kepanasan. Intinya tidak tenang. Padahal saat itu cuaca sedang habis hujan
Devi memutar badanya kekanan dan kekiri, awalnya tidak ada apa apa. Tapi untuk sekali lagi ketika Devi memutar kepalanya ke arah kanan yang mana itu menghadap bawah kolong kasur Ani, Devi melihat ummu sibyan berada dibawah kasur Ani mengahadap devi dengan mata yang melotot
Anehnya disini Devi bisa langsung berteriak dan berhasil membangunkan Ani. Devi menangis sejadi jadinya karena kejadian itu. Ia memilih pulanh. Namun hari sudah larut. Sudah pukul 3 pagi. Rasanya tidak mungkin untuk pulang. Akhirnya Ani menyuruh Devi untuk tidur diatas
Hal paling mengerikan pun jatuh pada malam itu. Ketika Ani dan Devi sudah mulai mau tidur tiba-tiba Ummu sibyan muncul datang merangkak-rangkak di dinding kamar Ani (anggaplah gorden itu adalah dinding polos) melihat ke arah mereka.
Ani dan Devi langsung menangis berteria-teriak ketakutan. Hal apalagi yang bisa mereka lakukan selain itu. Sambil membaca doa doa yang mereka bisa tapi ummu sibyan terus merangkak-rangkak keatas kebawah sekan ingin melompat ke arah Ani dan Devi
Tak lama itu ayah Ani pulang langsung membuka pintu kamar Ani. Seketika itu pula Ummu sibyan itu hilang. Pak kirman menanyakan ada apa, mereka pun menjawab si ummu sibyan datang lagi malah makin tambah berani
Pak Kirman, Ani dan Devi pun memutuskan untuk tidak tidur sambil menunggu pagi tiba. Pulul 07.00 perut Ani mulai sakit lagi dan semakin bertambah sakit. Ketika Ridwan pulang mereka semua langsung membawa Ani ke puskesmas terdekat
Namun pihak puskesmas tidak tahu apa yang terjadi, penyakitnya apa. Setelah di cek semua normal. Namun perut Ani semakin sakit. Ani pun langsung dibawa ke Rumah sakit daerah yang ada disana. Di periksa dengan teknologi bagus ternyata anak yang ada didalam perut Ani sudah tiada
Semua itu berlalu selepas Ani pulih pihak keluarga pun akhirnya membawa Ani kepada Oom nya yang bisa melihat dan membaca hal-hal mistis
Oom Ani, sebutlah om Bara berkata betul anak yang ada didalam perut Ani itu hilang diambil oleh Ummu Sibyan. Ummu Sibyan sudah mengincar dan selalu mengikuti Ani sejak Ani suka pulang kerja magrib-magrib. Tidak tau asalnya dari mana, kemungkinan dari perkebunan tersebut
Om Bara bilang kalau kini anak Ani berada bersama Ummu Sibyan, dan sedang menggendong anak Ani.

Om Bara juga bilang, Ani harus mengikhlaskan anaknya kepada Ummu Sibyan.
Sebagai bentuk pengikhlasan itu, Ani harus menaruh botol susu yang sudah diisi oleh air susu dan meletakannya di sudut kamar Ani. Botol itu harus diganti susunya setiap 2 hari sekali
Percaya atau tidak, setelah Ani melakukan perintah itu si Ummu Sibyan tidak pernah lagi datang ke kehidupan Ani
Sekian cerita ummu sibyan. Semoga dari kisah ini ada yang bisa dipetik dan diambil pesannya. Bahwa jangan suka keluar magrib-magrib sendirian. Terlebih lagi kalau kondisi kamu sedang hamil. Cerita ini REAL dan mbak sudah dapat izin dari temen mbak itu.
Yang mbak rubah hanyalah namanya. Semua kisah terjadi benar seperti itu.

Terima kasih sudah mau membaca. Maaf kalau ceritanya membosankan karena sejujurnya mbak kurang bisa merangkai kata-kata
Lalu bagaimana kisah si kuyang? Mungkin mbak akan lanjutkan ceritanya malam jumat depan
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Enjoying this thread?

Keep Current with AREA JULID

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!