My Authors
Read all threads
THREAD KISAH MISTERI
#kismis
Hantu Kum-kum
sumber: Urbanlejen
Versi podcast:
KumKum adalah sebutan untuk hantu dari cerita rakyat Malaysia. Hantu itu di gambarkan bersosok wanita tua yang pergi dari suatu rumah ke rumah yang lainnya, mencari gadis-gadis muda. Dengan meminum darah mereka, hantu itu berharap bisa memulihkan kecantikannya dan awet muda.
Hantu KumKum telah meneror orang-orang di Malaysia selama beberapa dekade dengan rasa laparnya yang tak terpuaskan terhadap darah gadis-gadis muda. Hantu ini adalah wanita tua yang buruk rupa yang mengenakan kerudung atau Jilbab panjang dan menjuntai
untuk menutupi wajahnya yang menyeramkan. Dia sering berjalan dari rumah ke rumah, mengetuk pintu dalam mencari korbannya. Karena wajahnya yang sangat jelek dengan bentuk yang aneh, dia tidak bisa mengucapkan salam tradisional umat Muslim “As-salam-alaykum” dengan baik.
Jadi yang terdengarnya hanyalah “KumKum”.

Konon hantu KumKum semasa hidupnya merupakan wanita yang sangat cantik, tapi tidak pernah puas dengan penampilannya. Ketika dia bertambah tua dan kecantikannya mulai memudar, dia berusaha mencari jalan untuk mengembalikan kecantikannya.
Dia kemudian berkonsultasi dengan Bomoh – Dukun dalam istilah orang Malaysia, yang mengatakan padanya untuk melakukan ritual ilmu hitam. Dengan itu, memungkinkan dia untuk tampil cantik selamanya.
Dukun itu kemudian memberinya sebuah ramuan untuk diminum dan menyuruhnya untuk tidak melihat bayangannya sendiri di dalam cermin selama 30 hari lamanya.
Namun, wanita itu merasa tersiksa dengan keingintahuannya. Tiap kali dia menyentuh wajahnya, kulitnya terasa semakin halus dan keriput-keriput mulai menghilang. Tiap orang yang bertemu dengannya, selalu mengatakan bagaimana rupawan penampilannya.
Ketika tiba hari ke 29, puja-puji itu tampaknya terlalu banyak sehingga wanita ini melanggar janjinya. Sedikit-sedikit, dia mengintip bayangan dirinya di dalam cermin. Cermin itu kemudian pecah begitu juga wanita malang itu.
Kulitnya melepuh dan wajahnya mulai berubah. Dia kemudian menjadi sosok yang menyeramkan dan buruk rupa.
Dalam keputusasaannya, wanita buruk rupa ini kembali ke dukun itu dan memohon kepadanya untuk melakukan sesuatu.
Dukun itu lalu mengatakan tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuknya. Satu-satunya cara untuk mengembalikan hal itu apabila dia bersedia meminum darah dari gadis yang masih muda.

Sejak itu dimulailah legenda menyeramkan hantu KumKum.
Tidak seorang pun bahkan hantu KumKum itu sendiri, yang tahu sebanyak apa darah yang dibutuhkan untuk mengembalikan kecantikannya. Konon hantu KumKum masih bergentayangan di bumi hingga hari ini, melanjutkan terornya untuk menyerang para gadis demi meraih kecantikannya kembali.
Beberapa tahun yang lalu, penampakan demi penampakan dari hantu KumKum diceritakan di Malaysia bahkan Singapura. Hal itu menyebabkan ketakutan di masyarakat dan artikel-artikel suratkabar tentang hantu itu juga dipajang di papan pengumuman di sekolah-sekolah.
Beberapa orangtua murid khawatir dan lalu menjemput anak gadisnya pulang ke rumah, takut mereka menjadi korban dari hantu penghisap darah itu.
Seorang gadis Malaysia menceritakan kisahnya bertemu dengan hantu KumKum semasa dia kecil.
“Saya masih mengingat ketika hantu KumKum bergentayangan di seluruh Malaysia. Katanya dia mencari gadis-gadis muda. Saat itu saya masih berusia 7 atau 8 tahun. Katanya dia tidak memiliki bulu mata dan juga hidung, kecuali dua buah lubang kecil di mana hidungnya pernah berada.
Kulitnya dipenuhi koreng dan bekas-bekas lepuhan, giginya juga kuning dan tajam-tajam.
Suatu sore, saya tengah dalam perjalanan pulang ke rumahku ketika tiba-tiba saya merasakan perasaan yang tidak enak seperti seseorang sedang membuntutiku.
Saya dengar seseorang menyelinap di selokan depan rumah tetanggaku. Ketika saya membalikkan badan, saya melihat sesosok wanita mengendap-endap dalam selokan itu.
Dia membungkukkan badannya dan saya tidak bisa melihat wajahnya karena tertutup kain penutup kepalanya yang panjang ke bawah.
Tak lama kemudian, dia menarik ke belakang kainnya. Saya terhenyak dan tidak bisa bergerak.
Kulitnya merah dan penuh koreng, kedua matanya kuning dan tatapannya seolah menembus jiwaku. Saya tahu dia bukan manusia. Selama itu, saya kemudian mendengar kakakku memanggil dari dalam rumah.
Pengaruhnya terpatahkan dan saya lari secepat saya bisa, hingga akhirnya tiba di depan rumahku.
Malam itu sangat gelap, sebuah benturan keras dan gesekan-gesekan terdengar dari balik pintu rumah kami. Kami merasakan getaran pintu itu sangat kuat.
Kami kemudian memanjatkan doa-doa keluar dari mulut kami. Suara gesekan di pintu itu lalu berhenti, tapi tak lama kemudian, benturan dan gesekan terdengar dari pintu belakang kami. Kami semua ketakutan oleh sosok itu. Ini terus berlanjut selama sejam lebih.
Esok paginya, ketika rasanya sudah aman untuk keluar, kami menemukan bekas cakaran penuh darah yang dalam di balik kedua pintu rumah kami di luar.”
Untuk lebih menikmati versi horornya, silahkan tonton podcast di bawah ini:
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Enjoying this thread?

Keep Current with melodius_aksara

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!