Angga PF Profile picture
13 Sep, 30 tweets, 7 min read
Dari sejak semalam, ada yang mempermasalahkan berita ini. Kira2 narasinya begini, “kok gak jadinya gak ngelarang, tapi pembatasan. Dasar tata kata”. Bapak ibu yang budiman, Tidak ada yang pernah bilang mau melakukan pelarangan (lockdown).
Pelarangan kegiatan kalau dari UU karantina kesehatan itu adalah Lockdown. Pilihan strategi itu tidak dipilih oleh otoritas negara kita sejak awal. Rezim yang diambil adalah PSBB, Pembatasan Sosial Berskala Besar. Pembatasan kegiatan lewat pengetatan protokol.
Protokol dasarnya diatur oleh Permenkes dan diturunkan jadi Peraturan Kepala Daerah masing2. PSBB DKI itu diatur oleh Pergub 33 tahub 2020. Dan emergency Break adalah kembali ke Pergub 33 tahun 2020 atau revisinya.
Sebenarnya gak ada yang bingung sih, karena pelarangan itu lockdown, pengetatan itu PSBB.
Itu tadi 9 contoh, dari mereka yang interpretasi sendiri, bingung sendiri, pusing sendiri. Supaya apa? Supaya masyarakat ya bingung. Hahaha
Sederhananya gini, PSBB awal itu melarang pasar non sembako buka, tapi dari lesson learned sampai september ini, pasar adalah salah satu tempat yang paling taat protokol, kenapa? Karena mereka sadar kalau ngelanggar, mereka bisa ditutup. 3 hari ditutup itu tidak enak
Jadi dalam pengaturannya, pasar non sembako bisa jadi tetap dibuka. Contoh lainnya, di mall, pelanggaran yang sering terjadi itu ada di cafe. Orang makan dan nongkrong. Di toko sepatu, mereka tertib.
Nah yang paling susah diatur dan rumit pengaturannya adalah kantor. Kasus paling banyak ada disitu. Nah di aturan awal, kalau ada kantor buka dan positif maka kantornya ditutup. Pas revisi, bisa jadi satu gedungnya ditutup (ambil contoh pasar tadi)
Pengaturan PSBB Ttansisi ada di Pergub 51/2020. Sudah ada revisi tapi pokoknya tetep dari sini..
Dalam rangka menarik rem darurat diatur di pasal 27 ayat 4. Kembali ke PSBB, yang mana adalah Pergub 33/2020 atau revisinya..
Dan PSBLokal, Mikro dll sudah ada pengaturannya di Pasal 28 di Pergub Transisi Tersebut..
Kalau masih ada yang bingung tentang apa saja dan bagaimana. Ini diambil dari Paparan Gub ya. Ini yang dibawa dan didorong terus..
Kenapa waktu ada Transisi, karena di awal juni, setelah pemberlakuan SIKM untuk antisipasi lebaran. Jakarta udah turun dari puncak, sehingga ekonomi dibuka agar bergerak. Lengkapnya bisa didengerin di
Transisi itu ada klausulnya kalau naik signifikan tandanya harus diketatkan lagi. Hal kayak gitu gak cuma di Indonesia, di belahan dunia lain juga sama. Kurva turun, buka ekonomi, ketika kasus naik rem darurat, turun lagi ya buka lagi..
Kalau ada warga yang melanggar pemakaian masker maka sejak pergubnya dilaksanakan maka dendanya 250 ribu. Progresif. Gimana caranya? Pol PP sudah punya pendataan JAK APD. NIK tercatat.
Kemarin masih ujicoba, sekarang efektif dilakukan kumparan.com/kumparannews/j…
Kalau ada swasta yang melanggar protokol. Misal 25% kapasitas. Maka akan ditutup dan progresif karena NPWP tercatat. Kalau sekali dilakukan random testing dan ada yang positif, maka langsung tutup satu gedung.
Penegakan kali ini tidak hanya satpol pp sendirian, tapi juga bersama Polisi dan TNI. Orangnya lebih banyak.

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Angga PF

Angga PF Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @AnggaPutraF

27 Apr
Jadi tentang GOR untuk tempat tuna wisma. Diributin karena pas didatengin GORnya Kosong. Kenapa kosong? Karena mereka yang dibawa ke sana, kebanyakan adalah pemulung bukan tunawisma yang kehilangan pekerjaan.
Sebelum gw terusin. Gw akan posting 3 berita yang ngejelasin tentang ini.
1.
megapolitan.kompas.com/read/2020/04/2…
Read 15 tweets
17 Mar
Utas ini dibuat untuk menjelaskan video sebenarnya dari potongan video yang dicuri oleh salah satu Gugus Tugas Corona. Sehingga kehilangan konteksnya dan diposting oleh dua akun di bawah ini.
Video lengkap dari rapat tersebut bisa dicek di link video di bawah ini. Buat yang jarang2 nonton boleh biar paham maksud dari briefingnya apa. tapi klo tdk sempat akan tuliskan isi videonya. Cttn : saya tidak memasukan opini, hanya penjelasan isi video.
Dalam video tersebut di jelaskan bahwa 2 minggu yang lalu, 2 maret 2020, Presiden baru mengumumkan 2 pasien positif Covid. 2 minggu setelahnya korbannya sudah berkali lipat lebih banyak.
Read 23 tweets
11 Mar
Satu protokol yang belum ada. Jika ada pekerja yang harus karantina 14 hari, ia tetap digaji, unpaid leave atau PHK ?
Kalau gw pekerja dan terancam kehilangan pekerjaan, maka akan tetap berangkat kerja daripada karantina..
Hal seperti ini harus jadi protokol, karena gak semua kantor punya sistem bagus yang bisa antisipasi kayak multinational. Secara keuangan juga belum tentu sanggup. Insentif harusnya bisa masuk di sini.
Read 5 tweets
14 Jan
Bismillahirohmanirohim, saya mau ngebajerin dokter @dayatia. Berdasarkan pengalaman istri yang periksa di RS. UI. Berawal dari ketemuan sama mbak @dinadimu yang cerita mertuanya dateng ke dokter Alvina di RS UI dan membaik. Akhirnya saya sarankan istri untuk kesana
Istri saya pernah coba beberapa kali ke dokter di RS. PI namun pengobatannya gak selesai. Lalu akhirnya coba ke sana.
Katanya rumah sakitnya baru dan bagus. Awalnya dikira rumah sakit universitas gitu. Ternyata jauh lebih bagus dan lebih keren..
Read 7 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!