#bacahorror #bacahoror #threadhorror #KISAHNYATA

"Wangsul"

Hampir setiap jam 17:30 suara anak kecil sering terdengar di pintu lemar kamar tidurku dengan berkata "Buk,buk aku pengen wangsul sak niki"

Berdasarkan pengalaman pribadi dan kisah nyata
Namaku Surya,waktu itu umurku 4 tahun setelah masuk Taman Kanak-kanak(TK)di bhayangkara tepatnya di bojonegoro jawa timur,Dan ibuku penjual es keliling di desa sebelah
terkadang sewaktu pulang dari TK aku membantu ibuku berjualan es lilin untuk mengurangi rasa capek ibuku,adikku dulu baru berumur 3 tahun aku dan adikku selisih 1 tahun,
pengalaman pribadiku sejak aku dihantui suara anak kecil dan tangisan seorang wanita yang sering terdengar sekitar jam 17:30 di bilik lemari di kontrakanku,Kontrakanku berada di desa gang buntu disini aku tinggal bersama 4 orang yaitu ibukku,adikku,aku dan nenek dari ayahku.
Sore itu setelah aku pulang dari main bersama teman-teman aku langsung mandi dan bersiap-siap untuk pergi di langgar(Mushola)bersama adikku untuk ngaji sedangkan ibukku masih sibuk masak maklum ibukku setelah pulang dari kerja langsung masak
selesai aku mandi aku langsung bergegas ke kamar untuk ganti baju dan siap-siap untuk berangkat ngaji bersama adikku tak berselang lama setelah aku selesai ganti baju aku mendengar suara rintihan anak kecil sedang menangis dari lemariku aku kira itu rintihan tangisan adikku
yang kamarnya bersebelahan persis denganku aku langsung mendatangi adikku yang ada dikamar setelah aku tiba dikamar adikku ternyata adikku sudah tidak ada dikamar
aku heran dan langsung memanggil ibukku "Buk,Buk ono suarane cah cilik nangis nek kamarku" ibuku langsung menghampiriku dan berkata "Endi ora ono suarane cah cilik nangis wes ah ojo mbijuki ibuk,ibuk arep masak"
setelah ibu meninggalkan kamarku aku tak berani masuk kamar karena takut,aku langsung mengambil sajadah dan kopyah untuk pergi ke langgar dan anehnya setelah aku mau meninggalkan kamarku suara tangisan anak kecil itu semakin terdengar jelas
aku langsung lari dan tak sempat berpamitan dengan ibukku yang sedang memasak,setelah aku pulang dari langgar bersama adikku aku menceritakan hal tadi mendengar suara tangisan anak kecil yang ada di lemariku kepada ibuku
tapi ibukku tidak menghiraukannya malah berkata"Wes ah,ndang salin le terus sarapan sek" seakan-akan ibuku menutupi hal-hal mistis yang tersimpan di rumah kontrakan itu terutama kamarku yang letaknya di belakang sendiri dekat dapur,
dulu pertama pas aku pindahan kontrakan rumah aku ditawari untuk tidur dikamar utama tapi aku menolak dengan alasan aku pengen tidur dikamar belakang untuk fokus belajar aku anaknya tidak suka keramaian.Setelah makan aku langsung pergi ke kamar untuk mengerjakan PR
selama liburan dan ketika aku sedang mengerjakan tugas ku aku mendengar ibu memanggil dari dapur"Mas surya tulung ibuk pundutke piring neng ngarep"aku bergegas bangun dari meja belajar menuju dapur ternyata tidak ada orang sama sekali
dan anehnya suara ibu sedikit pelan dan samar saat memanggilku pada waktu itu aku mencari ibu dibelakang tapi tidak ketemu-ketemu aku melihat kekamar adikku sudah tidur serta nenekku yang sudah tidur habis isya setelah makan malam
aku terus mencari ibu tapi ibu tidak ada dirumah lantas yang memanggilku tadi siapa dengan pikiran yang semakin kemana-mana aku langsung lari menuju kamar untuk memutuskan tidur serta PR ku akan ku kerjakan dirumah temenku besok
aku sulit memejamkan mata karena aku sama sekali belum ngantuk terdengar dari arah pintuku seakan-akan seperti ada yang membuka pelan-pelan dan berjalan kearahku aku semakin ketakutan dengan kejadian tadi yang sempat ku alami aku membaca doa sebisaku untuk mengurangi rasa takutku
tiba-tiba semakin mendekat dan menyentuh tangan ku sontak aku langsung menangis kencang ku lihat siapa yang menyentuh tangan ternyata ibu yang habis membeli bakso dari gang sebelah
aku menangis merangkul ibu dan bercerita tentang suara yang persis ibu saat memanggilku untuk mengambil piring anehnya ibukku selalu menutupi kejanggalan-kejanggalan yang ada dirumah kontrakan itu
selesai memakan bakso aku memutuskan untuk tidur bersama ibu di kamar ibuku,tepat jam 12:30 aku bangun dari tidur dan pergi untuk buang air kecil di kamar mandi selesai buang air kecil aku melewati kamarku,
aku mendengar suara anak kecil dari arah kamarku dengan nada suara yang sedikit agak berbeda aku kira itu suara adikku yang sedang mengigau karena letak kamarnya dengan kamarku bersebelahan aku langsung mengecek kamar adikku terlebih dahulu untuk memastikan semua aman-aman saja
aku melihat adikku tertidur pulas aku beranjak kekamarku untuk mengecek suara anak kecil belum sempat aku mengecek tiba-tiba pintu kamarku terkunci dari dalam seakan-akan seperti ada orang didalam kamarku
setelah aku mengintip dari lubang kunci pintu aku melihat sesosok anak kecil berada diatas kasurku dengan ditemani wanita yang seakan-akan sedang berbicara kepada anak kecil itu tak berselang lama wanita itu menoleh kepintu sontak aku kaget dan langsung lari ketakutan
menuju kamar ibukku dan langsung tidur untuk menceritakan soal wanita serta anak kecil itu ke esokan harinya kepada ibukku,selepas aku bangun pagi dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama ibuku,
aku mulai memberanikan diri untuk menceritakan hal yang semalam ku lihat kepada ibuku dan lagi-lagi ibuku tetap mengalihkan pembicaraanku,siang itu waktu menunjukkan pukul 12 siang biasanya dijam segini aku disuruh ibukku untuk membantu mencuci piring didapur
tak berselang lama suara ibuku yang dari dapur memanggil namaku"Mas surya,tulung ewangi ibuk nyuci piring" aku langsung bergegas ke arah dapur yang letaknya tak jauh dari kamarku untuk membantu ibuku disaat aku sedang mencuci piring terlihat bayangan anak kecil yang sedang lari
lari keluar masuk kamarku pertamanya aku tidak merasa curiga kubiarkan saja bayangan anak kecil itu hingga akhirnya kuberanikan diri untuk menoleh kebelakang ketika aku menoleh kebelakang ternyata tidak ada siapa-siapa
dengan ibuku yang sedang membeli belanja untuk di masak,bayangan itu semakin jelas serta terlihat jelas pada saat aku sudah selesai mencuci piring dan menata piring-piring tersebut dari arah belakang terasa seperti kaya orang meniup leherku secara perlahan aku kira itu cuma angin
tapi lama kelamaan aku sadar bahwa pintu dapur posisi tertutup,lagi-lagi suara anak kecil itu terdengar jelas diruangan dapur seakan akan ada anak kecil yang sedang bermain
ketika aku menoleh kebelakang ternyata ada sesosok anak kecil dengan wajah pucat serta tatapan kosong berdiri disamping pintu lemari kamarku sontak aku tidak langsung lari tetapi aku langsung berdiri kaku seakan-akan tidak bisa lari kemana mana
hendak aku memanggil ibuku rasanya seperti berat sekali mulut untuk berbicara sehingaa aku hanya bisa menutup mata berharap anak kecil itu pergi ketika aku mau membuka mataku aku sempat mendengar anak kecil itu
berkata dengan jelas didepanku "Mas aku pengen wangsul,aku ora ngerti dalan wangsul mas" dengan tekad aku memberanikan diri untuk membuka mataku ternyata di pintu lemari ku tidak ada siapa siapa
singkat cerita aku malamnya tidur sendirian dikamarku dan adikku tidur dikamarnya sendiri sedangkan ibukku tadi pagi pergi keluar kota untuk menjenguk saudaranya,sore itu setelah aku mandi aku melihat wanita yang mirip sekali dengan ibuku yang berada didapur sedang mencuci piring
aku senang dan langsung memanggil ibuku "Buk,sampun wangsul kok cepet ngendikone ibuk bade nginep" ibuku tidak memberi respon sama sekali terlihat ibuku diam saja tidak mengucapkan satu katapun,aku heran dan langsung berjalan mundur untuk lari ke depan
karena takut hendak ku mau lari tiba-tiba ibukku menoleh kehadapanku dengan mata merah serta wajah putih pucat dengan berkata"Mas surya wes rampung sirame" setelah ku tau itu bukan ibuku aku langsung lari menuju depan rumah untuk menghampiri nenek ku yang berada di depan,
kulihat nenekku berada di kursi depan tertidur pulas aku tak berani membangunkannya sehingga aku hanya diam saja dan menyimpan kejadian-kejadian aneh tersebut hingga pada akhirnya sore itu jam 17:30 hendak aku berangkat ke langgar aku melihat dikamarku ada
sesosok wanita seibuku dengan anak kecil seumuranku yang duduk dikasurku,wanita itu mengelus elus kepala anak kecil seakan akan itu seperti anaknya dan benar aku mendengar bisikan anak kecil itu berkata"Buk,Buk aku pengen wangsul sak niki,aku wes gak betah nang kene buk"
wanita itu hanya diam saja dengan posisi masih mengelus elus rambut anak kecil tersebut,tidak lama kemudian anak kecil tersebut masuk kedalam bilik lemariku dan wanita itu menghilang secara tiba-tiba entah kemana seakan akan hilang secepat kilat,
seiring kejadian itu aku tidak menceritakannya kepada ibuku aku hanya diam saja seakan-akan tidak ada apa apa yang aku alami.sore berganti malam tangisan serta suara anak kecil itu tedengar jelas didalam pintu lemariku
malam itu aku memanggil guru ngajiku yang sehari-harinya mengajariku ngaji dan berpuasa aku mengatakan semuanya kepada guru ngajiku yang sudah aku alami selama 2 minggu awalnya ibuku diam-diam saja
ketika ditanya soal wanita dan anak kecil itu oleh guru ngajiku hingga ibuku angkat bicara dan menceritakan semua yang dialaminya dari gangguan anak kecil dan wanita yang sering kerap muncul di dapur rumahku akhirnya guru ngajiku memutuskan untuk berdoa bersama
agar arwah anak kecil dan wanita itu segera kembali ke jalan yang benar aku berkumpul bersama guru ngajiku neneku serta aku dan adikku yang duduk diruang tamu untuk membacakan lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an
tidak berlangsung lama aku melihat anak kecil dan wanita itu keluar dari kamarku dengan berjalan keluar rumah entah itu yang kulihat nyata atau tidak tapi itu nyata dengan senyuman manis yang diarahkan kepadaku
anak kecil itu akhirnya meninggalkan rumah kontrakanku bersama dengan wanita tersebut.sejak saat itu aku tidak lagi dihantui suara suara anak kecil dan penampakan wanita yang mirip dengan ibukku
kisah ini aku tulis berdasarkan pengalaman pribadiku yang sempat membuatku syok dan frustasi karena sering mendapat gangguan gangguan tersebut semoga cerita ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with SatrioPiningit_

SatrioPiningit_ Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @MohammadSurya_

6 Sep
#bacahorror #threadhorror

"8 Hari Diteror Kuku Misterius"
Desa ledok kulon,Bojonegoro 2006.
Kisah ini bermula saat aku sudah tidak tinggal dengan orang tuaku,suamiku adalah seorang wiraswasta.Kerjanya dari kota ke kota lainnya hidup kami cuma pas-pasan
anak saya yang pertama bernama mohammad surya gumelar saputra dan anak saya yang kedua bernama triana rinjani,Anakku yang pertama waktu itu masih berusia 9th,sedangkan anakku yang kedua  berusia 8th
Read 80 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!