AHOK DATANG CALO BUBAR!
.
.
.
No Wonder
.
.
.

Entahlah ...,sepertinya kita selalu diajarkan mencapai hal tinggi dan hebat. Apa itu hebat selalu terkait dengan hal-hal besar.

Kenapa bukan jujur kita ajarkan?

@Andita_4
Berapa diantara kita yang hanya lulus SMA dan kita dipinggirkan?

Padahal, mereka yang sarjana tak bekerja pada bidangnya, jauh lebih banyak, ya kan?
Kita takjub mendengar seorang anak melantunkan ayat-ayat suci dengan khusuk dan suara merdu tapi lupa diluar sana banyak yang jauh lebih pantas diberi penghargaan karena disela sibuk belajarnya dia membantu orang tua berjualan di pasar misalnya.

📷 Ina Dee
Ya ...,mata dan telinga kita sudah bukan seperti seharusnya. Budaya artifisial lebih greng dibanding apa adanya.

Bukankah seorang Anis lebih hebat & maka lebih mudah diterima karena santun?

Mata dan telinga kita lebih mudah menerima Anis dibanding Ahok yang apa adanya. Kasar!
"Munafik dong kalian?"

Pasti kita tolak. Mana ada cerita julukan seperti itu jadi bagian kita?

Maka, ketika seorang ulama ditusuk, sepontan si santun suci pekaes berteriak, buat undang-undang perlindungan pemuka agama!"
Sekilas, frekwensi itu match dengan kuping kita & spontan mulut pingin langung berteriak sepakat.

Apakah pilihan menjadi satpam, tentara, dokter, adalah tentang kehormatan? Apakah terjebak menjadi tukang sampah, tukang sapu jalan & pembersih got hanya tentang kelompok marjinal?
Terus ketika menjadi pemuka agama, hormat puji, cium tangan, elit, terhormat hingga suci langsung tersematkan dalam gelar itu?

Ahok lebih apa adanya dan namun lingkar semanggi dibangun tanpa sepeserpun ambil uang pajak rakyat to?

KEREEENNNN .....
Anis satu pot bunga saja seluruh warga DKI harus urunan.

Trus dengan bodohnya kita masih bilang hebat Anis karena lebih santun ? Speechless...

Si dongok minta Ahok dipecat karena brisik sementara maha karyanya cuma sekitar jebak menjebak WTS to?
Bergerilya bak oportunis si sok santun wakil MPR dari pekaes itu minta dibuatkan undang-undang perlindungan bagi pemuka agama.

Demikianlah si pekaes, selalu berpikir tentang apa yang menguntungkan baginya. Bencana dan kesulitan orang lain adalah berkah baginya.
Lalu seolah pahlawan, dia tampil. Tarikan muka dipaksakan demi drama terlihat jujur dan santun.

Namun apa isi kepalanya, oportunis adalah tentang untung baginya.

"Buat undang-undang perlindungan bagi pemuka agama!" Keren teriakannya?
Saya, lebih senang negara membuat undang undang yang mengharuskan pejabat berkeliling dor to dor ke rumah warganya.

Tinggal dan bicara dengan mereka layaknya seorang teman, disana masalah warga pasti ditemukan.

📷 Rarindra Prakarsa
Jangan justru menjebak perempuan yang sedang terpaksa demi segelas susu bayi di rumah malah dipenjarakan apalagi memakai cara licik. Kampungan bin norak.

Lama sudah kita lupa apa itu teman. Apa itu saudara, apa itu baik, apa itu jujur, apa itu apa adanya.
Lama kita tak lagi berjumpa dengan bagaimana itu jujur, bagaimana itu sederhana, dan bagaimana menjadi apa adanya.

Pada akhirnya, kitapun lupa menjadi apa dan bagaimana seharusnya orang Indonesia.

📷 via Karkenaris.blogspot
Dan lantas ketika datang seorang Indonesia bernama Ahok kita lupa. Kita pikir dia orang asing.

Dia marah dan ngamuk ketika para santun ngembat duit negara. Dia menangis ketika si buruk muka dan bau, tertindas dan lapar.
Dia pakai seluruh kemampuannya demi tanggung jawab melekat di pundaknya.

Bukankah sudah seharusnya salah adalah salah? Bukankah sudah seharusnya maling berbaju pejabat harus dimaki dan dibuang?

📷 Fulan
Itu yang sedang Ahok lakukan di Pertamina demi membuat perusahaan itu bermanfaat bagi orang banyak.

Lalu kenapa kalau yang berlaku seperti itu Ahok, kita lantas marah? Karena dia China? Karena dia Kristen?
Sungguh, kita memang masih sakit bila kejujuran berbungkus kasar tak mampu kita lihat dan namun ketamakan berbaju santun membuat kita kagum dan tunduk.

Kita tak lebih dari manusia yang senang bohong dan dibohongi. Itulah makna munafik. Dan bukan itu seharusnya kita hari ini.
Meski Ahok China dan Kristen, saya lebih salut dan bangga bila dia yang harus jadi pemimpin dibanding Anis, Hidayat apalagi Andree.

Kenapa? Emang ada konsep China, Arab, Jawa, Islam, Buddha ketika jadi pemimpin? Setau saya, harus WNI to?
.
.
.
@Andita_4

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with NitNot ❘

NitNot ❘ Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @__MV_llestari__

20 Sep
AHOK IS BACK
.
.
.
.

Bukankah dulu, dia dianggap jagonya jagoan tukang bikin ribut seantero negeri?

Terbakar seluruh emosinya dengan kemarahan, para suci bin khusuk harus kasak kusuk di banyak lorong kemunafikan.

📷Juan Carlos Rodri. @Andita_4 Image
Ikrar penjarakan si tukang gaduh mendapatkan panen 7 juta manusia memenuhi Monas.

Agama dan Tuhan pun harus ditarik hanya demi jatuh seorang dobel kafir itu ....
Epik sebagai sebuah pertunjukan, tak diragukan mengapa score "A+" bila sebaran dari gaung itu adalah tentang apa yang menjadi ukuran.

Drama itu berhasil menuai decak "KAGUM" penghuni semesta.

📷via Artsy Net Image
Read 30 tweets
19 Sep
PARTISIPASI SURVEY DARI KEMENKES YUK
(Bantu RT Plisss)
.
.
.

Kutipan :

Selamat pagi, siang, malam Saudara - saudara.

Semoga selalu sehat, bersemangat dan tetap berpikiran positif dalam memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Image
Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan WHO dan Unicef sedang melakukan survei untuk mengetahui persepsi dan pandangan masyarakat terhadap rencana “Pemberian Imunisasi Covid-19” sebagai upaya untuk menanggulangi Pandemi Covid-19
Survei ini akan dilaksanakan secara online pada tanggal 19 - 30 September 2020, dan juga dilakukan melalui SMS Blast BNBP

Untuk itu kami mengajak Saudara untuk memberikan pendapat melalui survei ini, dengan mengisi dan menyebarluaskan link bit.ly/covid_vaksin
Read 4 tweets
17 Sep
BEDA AHOK BEDA JOKOWI
.
.
.
.
.

Keseruan geliat politik sepertinya akan kembali bangun.

Riuh suara Ahok mengingatkan kita saat dia menjadi Gubernur menggantikan Jokowi.

Dia telah kembali sembuh namun dari kejauhan, Jokowi menunggu dengan was-was.

@andita
"Koq sembuh? Emang kena...?"

Ahok yang ga nyablak, kaya kurang gimana gitu! Ahok yang bersuara lantang apa adanya harusnya bukan sisi gelap yang harus jadi keberatan siapapun.

Kalau toh dia katain jamban tuh maling, emang kurang pantasnya dimana?
Bandingin maling ayam yang digebukin terus ditelanjangi, sudah gitu masih difoto pulak!

Bandingin tuh sama kelakuan mereka yang mengarak perempuan setengah telanjang keliling kampung hanya karena indikasi selingkuh.
Read 43 tweets
16 Sep
GEOPOLITIK INDONESIA
.
.
.
.
.
.

Tak ada seorangpun mau disaingi, apalagi si pesaing naik gegara mengambil sesuatu yg sangat berharga yg kemarin adalah milik & kelebihan mereka yg akan disusul.

📷 Fstoppers @Andita_4
Mungkinkah karena pandemi ini kita berjalan dengan cara lebih benar sehingga tiba-tiba prediksi yang tadinya adalah di tahun 2030 kita baru akan masuk 5 besar, justru pada 2024 kita sudah akan mencapainya?
.
.
.
.
World Bank dan IMF telah mengeluarkan hasil prediksinya itu, dan kita, Indonesia akan menggeser banyak negara maju seperti Jerman, Perancis, Italia hingga Inggris dalam hal PDB,

📷Loganzillmer
Read 70 tweets
15 Sep
PENDULUM KEBANGSAAN
.
.
.
Tuhan Beserta Bangsa Indonesia
.
.
.

Dulu, mudah sekali kita jumpai literatur tentang betapa hebatnya Jokowi sebagai pemain catur.

📷 Sergio Ingravalle

@sherpa701
@Andita_4
Dengan mudah kita membaca bagaimana smart seorang Jokowi dipersepsikan sedang memainkan bidak dengan langkah-langkah brilian seorang master.

Disisi lain, tak ada cerita tentang gubernur santun dgn anekdot ayat dan mayat ini sebagai pemain catur. Sangat mungkin dia hanya bidak.
Jauh dari sebutan menggerakkan atau bahkan hanya sekedar bergerak, sangat mungkin, dia digerakkan.

Diluar sana, ada kekuatan yang jauh lebih besar dari dirinya. Mereka menggerakkan sesuai irama yang mereka mau.

📷 Reframingphotography
Read 45 tweets
14 Sep
INDONESIA TERBAIK NO-6 DUNIA DALAM PENANGANAN COVID-19
.
.
.
Lawan Pandemic Bersama
.
.
.
#IndonesiaBukanKalengKaleng

Katanya, mensugesti diri dengan sesuatu yang positif akan membuat kita lebih tangguh menghadapi tantangan.
Menghadirkan suasana gembira pada diri sendiri, membuat tubuh kita lebih siap menghadapi penularan Covid-19 yang tak tahu kapan akan berakhir.

Demikian pula seharusnya bila kehidupan berbangsa adalah ibarat badan kita.
Sebagai bagian dari bangsa ini, saya, anda dan kita semua, seharusnya selalu berpikir positif.

Disana, segala perbedaan berbaur, bercanda dalam satu bingkai yang sama, yakni NKRI.

📷 National Geographic
Read 26 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!