SEJARAH TARI BAMBANGAN CAKIL/PERANG KEMBANG.

Tari ini merupakan salah satu adegan yang ada dala pementasan wayang kulit, yaitu adegan Perang Kembang. Seni ini menceritakan tentang perang antara ksatria melawan raksasa.

#PuspitaNagari
Ksatria digambarkan memiliki sifat baik yang terlihat dari gerakan tariannya yang lembut dan lemah gemulai. Sedangkan raksasa Cakil memiliki sifat kasar dan beringas yang terlihat dari gerakan tariannya yang sangat luwes dan lincah.

#PuspitaNagari
Kesenian ini merupakan petikan dari drama wayang orang dari Jawa Tengah yang diambil dari Epos Mahabarata. Bentuk tariannya juga disebut sebagai Wireng. Karena diperagakan tanpa menggunakan antawacana (percakapan).

#PuspitaNagari
Seni ini menggambarkan adegan peperangan antara seorang ksatria Pandawa melawan Cakil (seorang tokoh raksasa).

Istilah bambangan digunakan untuk menyebut para ksatria keluarga Pandawa yang dalam tariannya menggunakan ragam tari halus-

#PuspitaNagari
untuk dipakai oleh tokoh ksatria seperti Abimayu, Sumitra dan sebagainya.

Peperangan diakhiri dengan tewasnya Cakil akibat tertusuk oleh kerisnya sendiri. Kalau bambangan menggunakan tari ragam alusan, maka Cakil dibawakan dengan tari bapang.

#PuspitaNagari
Makna & Fungsi
Makna yang menyelubungi Tari Bambangan Cakil hanya bisa dicari dengan tidak melepaskan kisah awal yang dijadikan sumber acuan seni tersebut, yaitu perang kembangan.

Oleh karena itu, makna Tarian ini secara jelas menggambarkan bahwa kejahatan, -

#PuspitaNagari
kesombongan, kecongkakan & sebagainya ternyata tidak ada artinya, karena akan tertumpas habis oleh kebaikan.

Pada bentuk ketiga dengan pola gerak perang hingga Cakil mati. Tarian itu terkandung makna filosofis bahwa yang benar pasti menang.

#PuspitaNagari
seni itu memiliki makna yang dalam, yaitu kebenaran akan selalu menang.

Gerakan Tari
Cara menilai karakter dari Ksatria dan Cakil ini dapat dilihat dari gestur tubuh penari, aribut yang mereka gunakan, serta gerakan Tari Bambangan Cakil.

#PuspitaNagari
Pemilihan peran dalam Tari ini juga harus melalui berbagai syarat yang meliputi fisik, sifat, serta gerakan dari penari itu sendiri.

Untuk pemeran ksatria, pemain harus memiliki wajah rupawan dan gerakan yang lembut dan luwes.

#PuspitaNagari
Sedangkan pemeran Cakil harus memiliki perawakan lincah karena ia akan menampilkan kesan kasar serta beringas. Pemeran Cakil juga cenderung atraktif dalam memainka perannya.

#PuspitaNagari
Pertunjukkan Tari Bambangan Cakil tidak hanya dimainkan oleh 2 orang saja melainkan ada beberapa peran pendukung yang berperan sebagai pasukan raksasa, serta penari wanita sebagai pasangan dari ksatria.
Para pemain pendukung ini muncul pada saat awal pertunjukkan.
#PuspitaNagari
Musik Pengiring
Agar pertunjukkan lebih menarik dan tidak kaku,tarian ini diiringi dengan musik gending srempengan,ladrang cluntang sampak laras slendro.Tidak lupa juga bhw gerakan harus selaras dengan musik pengiringnya, sama seperti tarian khas Jawa pada ummnya.
#PuspitaNagari
Busana dan Properti Tari Bambangan Cakil

Busana dan properti yang digunakan dalam tarian antara lain adalah:

1. Busana
Kathok – celana kain dengan panjang selutut.
Jarik – kain motif batik sepanjang lutut.
Stagen – kain panjang (lebar 15 cm, panjang 5-10 meter).
#PuspitaNagari
Dililitkan di pinggang untuk mengencangkan perut dan penahan kain.
Sampur – selempang berupak selendang sempit dan panjang. Biasanya berwarna kuning dan merah. Kuning untuk ksatria karena menggambarkan makna kejayaan, -

#PuspitaNagari
dan merah digunakan oleh antagonis yang melambangkan kebringasan.
2. Aksesoris
Sumping – aksesoris yang digunakan di telinga dan mempunyai bentuk seperti sulur helai daun atau sayap burung.
Gumbala – kumis palsu untuk memberikan kesan gagah dan berwibawa.

#PuspitaNagari
Gimbalan – rambut tebal dan panjang yang menjuntai kebelakang punggung. Untuk memberikan kesan perkasa dan beringas pada raksasa. Tokoh yang menggunakan aksesori ini adalah Dasamuka, Abilawa, Burisrawa, Niwatakawaca, Jagal dan tokoh lainnya.

#PuspitaNagari
Kuku Pancanaka – kuku panjang runcing yang berada di ibu jari kedua tangan den berbentuk seperti pisau.
Praba – lengkungan segitiga yang mengarah kebelakang. Digunakan di punggung seperti milik Raden Gatotkaca.

#PuspitaNagari
Endhong – senajta berupa panah
Kalung ulur – kalung yang terbuat dari untaian manik-manik. Ditengahnya terdapat hiasan motif dari batu permata.
Kalung penanggalan – terbuat dari bahan logam atau kulit hewan yang diberi variasi motif ukiran.

#PuspitaNagari
Uncal dan badhong – aksesoris berupa tali yang menjuntai kebawah yang ujungnya berupa rumbai. Berfungsi sebagai senjata dan digunakan oleh laki-laki.
Kalung robyong – kalung tiga susun yang digunakan oleh Puntadewa.

#PuspitaNagari
Kelat bahu – aksesoris berupa gelang yang digunakan di lengan.
Simbar dada – aksesoris Tari Bambangan Cakil ini berupa bulu dada palsu untuk menampilkan kesan gagah.
Garuda mungkur – rambu atau sanggul (konde) yang digunakan di atas kepala.

#PuspitaNagari
Biasa juga disebut dengan gelung wayang.
3. Properti Tari
Keris – senjata untuk mengalahkan tokoh raksasa.

Pesona-Indonesia
Salam Nusantara Indah🙏🙏
#PuspitaNagari

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with #BukanWiroSableng

#BukanWiroSableng Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @WiroSablengKW

14 Jan
Gerak Dasar Tari Daerah Jawa

Gerak dasar tarian daerah Jawa memiliki keragaman yang berbeda-beda. Keragaman gerak tari daerah Jawa adalah sebagai berikut:

#PuspitaNagari Image
a. Gerak tari daerah Surakarta bersifat dinamis dan komunikatif.
b. Gerak tari daerah Yogyakarta bersifat kaku dan berwibawa.
c. Gerak tari daerah Jawa Timur bersifat lincah dan keras.

#PuspitaNagari ImageImageImage
Berikut ini gerak-gerak dasar tari daerah Jawa.
a. Ngiting dan Ukel
Ngiting dan ukel adalah gerakan tangan dalam tarian Jawa. Gerakan tangan tersebut berupa putaran tangan pada pergelangan tangan.

#PuspitaNagari Image
Read 9 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!