Petugas medis. Petugas forensik. Petugas pemulasan jenazas pasien Covid19. Mereka bekerja dengan resiko.

Di Sumatera Utara mereka dikriminalisasi. Hanya karena memandikan jenazah pasien Covid19 perempuan.

Mestinya kita berterimakasih pd mereka. Bukan malah dikriminalisasi.
Penanganan jenazah pasien Covid19 harus melewati protokol kesehatan yang ketat. Agar keluarga korban tidak tertular.

Para petugas pemulasan jenazah, bekerja sesuai dgn tata cara pengurusan jenazah. Sekaligus menjaga protokol kesehatan.

Mrk bukan kriminal. Mrka justru pahlawan
Jika dengan alasan konyol mereka dikriminalisasi dgn pasal penistaan agama. Ini akan sangat berbahaya.

Kasus ini bisa membuat ratusan tenaga kesehatan ketakutan.

Mrk berusaha mengagungkan kemanusiaan. Tp pikiran konyol hendak memenjarakan mereka.
Jk kasus ini diteruskan akan membuka gerbang kekacauans angat besar. Bagaimana dengan dokter, perawat, tenaga medis lainnya. Yang menangani pasien non muhrim?

Akankah mereka bisa masuk penjara jika keluarga pasien menuntutnya dengan pasal penistaan agama?
Jika hukum sudah terlanjur berjalan. Mestinya Dept. Kesehatan, Menhumkam, BPNPB menyiapkan lawyer terbaik utk membela mereka.

Keluarga pasien yg tdk tahu berterimakasih itu harus dilawan. Jika tdk. Akan ada ribuan tenaga kesehatan lain yg dikriminalisasi atas alasan konyol!
Kejahatan empat petugas di Sumut itu hanya satu. Mereka bekerja serius utk menangani jenazah pasien Covid19. Sesuai dgn protokol kesehatan.

Sebab kita tahu. Agama juga tetap memberi ruang 'darurat' utk penegakkan syariat nya. Gak bisa semuanya digebyah uyah.
Dalam suasana normal, pasien meninggal di RS, pengurusan jenazahnya diserahkan pada keluarga. Dalam suasana Covid19, gak bisa itu dilakukan. Akan sangat bahaya.

Tp kalau 4 petugas medis itu dikriminalisasi, apalagi dgn pasal penistaan agama, itu kekonyolan yang nyata.
Pak polisi. Jaksa dan hakim. Tolonglah. Jangan beri ruang pada oknum minim akal. Agama jangan dibenturkan dgn akal sehat.

Tokoh2 agama bersuaralah. Jangan jadikan dalil agama utk mengkriminalisasi para pahlawan medis.

Ajarilah kami cara beragama yg bijak dan berakal.
BPNB, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Menhumkam bertindaklah. Hentikan kasus ini.

Jika sudah terlanjur. Tolong siapkan lawyer terbaik buat petugas medis yang dikriminalisasi.

Kita semua berutang pada mereka. Jangan balas jasa mereka dengan memenjarakannya!
Janganlah kita menjadi bangsa biadab. Membalas jasa para petugas medis dengan memenjarakannya!

Apalagi dengan dalil penistaan agama. Sesuatu yang sama sekali tidak mereka lakukan.

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Eko Kuntadhi

Eko Kuntadhi Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @eko_kuntadhi

22 Feb
HENTIKAN KRIMINALISASI NAKES RSUD PEMATANG SIANTAR MENGGUNAKAN PASAL PENISTAAN AGAMA!

Tanggal 20 Sept 2020, seorang pasien bernama Zakiyah meninggal di RSUS Djasemen Saragih, Pematang Siantar. Pasien menderita beberapa penyakit dalam dan dinyatakan suspect Covid19.
Spt layaknya pasien Covid19 yg meninggal, jenazah harus diurus dengan protokol kesehatan. RSUD hanya punya 4 nakes bagian forensik. Semuanya lelaki.

Suami korban, Fauzi mulanya menolak jenazah istrinya dimandikan nakes lelaki. Pihak nakes meminta Fauzi mencari orang lain.
Karena harus cepat diurus, pihak nakes memberi waktu satu-dua jam kepada Fauzi untuk mencari tenaga yang bisa memandikan jenazah. Tapi Fauzi tidak bisa menghadirkan orang tersebut.

Kemudian Fauzi menandatangani surat persetujuan, memberi izin jenazah istrinya dimandikan nakes.
Read 16 tweets
14 Feb
Valentine tahun ini sepi-sepi aja. Kenapa? Selain krn Covid19. Tahun ini juga sepi hujatan. Sepi kopar kapir.

Sebetulnya gk banyak orang yg ngeh sama Valentine. Wong emang bukan kebiasaan kita.

Tahun2 lalu ramai, ya karena dihujat-hujat itu. Jd mrklah justru yg mempromosikan.
Sifat umum manusia emang bgitu. Kalau dibiarkan, ya, paling segitu-segitu aja. Gak akan marak.

Tapi ketika dihujat2, di kopar kapir, justru ada perlawanan.

Hal yg sama jg pada ucapan selamat natal. Selama ini biasa aja. Ketika dihujat2, orang sebel. Dan melawan.
Kalau agama makin ditunjukan dgn sikap yang keras. Orang akan makin sebel. Orang mau hidup normal dan biasa saja. Semua orang butuh kedamaian.

Coba lihat di Timur Tengah. Semakin keras sikap beragama. Semakin berbondong2 orang meninggalkannya. Orang muak dgn kekerasan.
Read 11 tweets
18 Dec 20
Tahun 2011. Di masjid Azzikro, Polres Cirebon. Jemaah yang terdiri dari anggota polisi dan masyarakat hendak mengagungkan Tuhannya. Mereka memadati masjid. Mendengar kotbah untuk dahaga rohaninya.

Nama Allah dan Rasulnya diagungkan saat itu.
Di shaf kedua ada seorang pemuda. Namanya Syarif, seorang anggota FPI dan pemgikut setia Rizieq.

Seminggu sebelumnya Syarif diperiksa polisi bersama 11 orang lainnya. Ia merusak sebuah minimarket dalam aksi sweeping. Bagi Syairf merusak adalah bagian dari ibadah.
Rupanya ia tidak suka diperiksa polisi. Sebagai anggota FPI, Syarif berfikir semua bisa dirusak semaunya. Semua bisa dihancurkan.

Itulah yang mendorongnya Jumat hari itu ikut shilat jemaah masjid Polres Cirebon.

Sesuatu sudah dipersiapkan dalam tas oinganggnya.
Read 10 tweets
2 Dec 20
Ini toh, yang diributin? Gue dapat bocoran rencana anggaran utk setiap anggota DPRD DKI ada 2021

A. Pendapatan langsung:
1. Uang representasi: Rp 2.250.000/ bulan
2. Uang paket: Rp 225.000/bulan
3. Tunjangan keluarga: Rp 315.000 per bulan
4. Tunjangan jabatan: RP 3.262.500 per bulan
5. Tunjangan beras: Rp 240.000 per bulan
6. Tunjangan komisi: Rp 326.250 per bulan
7. Tunjangan badan: Rp 130.500 per bulan
8. Tunjangan perumahan: Rp 110.000.000 per bulan
9. Tunjangan komunikasi: Rp 21.500.000 per bulan
10. Tunjangan transportasi: Rp 35.000.000 per bulan

Pendapatan tidak langsung (1):
1. Kunjungan dalam provinsi: Rp 14.000.000 per bulan
2. Kunjungan luar provinsi: Rp 80.000.000 per bulan
Read 7 tweets
6 Oct 20
Nih, gue fotoin aja pasal2 yang jadi krusial. Setiap pekerja asing yg dipekerjakan wajib mendapat pendampingan (asisten) pekerja Indonesia agar terjadi transfer pengetahuan.
Perjanjian kerja utk waktu tertentu (kontrak) dan tdk waktu tertentu (karyawan tetap). Pekerjaan yg tdk dibatasi waktu penyelesaian dannrutin, ya harus karyawan tetap.
Karyawan kontrak gak perlu ada masa percobaan
Read 12 tweets
6 Oct 19
Untuk mamancing kerusuhan di Papua, ada orang2 yang teroganisir memprovokasi lewat medsos.

FB membongkar. Biaya iklannya saja utk menyebarkan opini sesat sampai Rp4,2 milyar.

Tapi @tempodotco sibuk teriak bozar-bazer istana. Tanpa bukti.

Marah krn rating dan sahamnya anjlok?
Mereka menuding bozar-bazer istana modalnya cuma cuitan ambulan. Padahal tersangkanya ada. Batu dan molotov ada di dalam ambulans. Hoaxnya dimana?

Sementara Veronika Koman dianggap pejuang HAM.

Padahal di Papua, ribuan orang mengungsi. 30 orang mati.

Sebagian mati terbakar!
Ada lagi media yng sibuk plintir berita. Modalnya riset Oxford. Katanya pemerintah biayai bazer.

Jelas diriset itu yg manipulasi informasi adalah politisi dan parpol. Juga kontraktor private. Bukan pemerintah.

Riset dilakukan 2018-2019. Saat Indonesia sdg Pilpres.
Read 12 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!