jadi ceritanya para petinggi kantor/orang manajemen/Yang Mulia CEO suka ngeluh kenapa anak muda suka resign, atau kenapa perempuan resign habis ambil cuti hamil & melahirkan.

tapi ya berhenti di ngeluh aja. w pikir kalo titel u udah sepanjang jalan kenangan bakal pinter dikit.
cerita lucu: beberapa bulan lalu gue wawancara kerja, terus di situ ditanyain HR-nya kenapa gue tiap tahun ganti kerjaan. faktanya, gue pernah selama 3 tahun kerja di kantor yg sama tp punya 3 titel berbeda karena naik titel terus, literally karena menurut kantor gue layak???
terus di kantor terakhir gue mau cabut soalnya project gue udah mau kelar dan kontrak gue selesai bulan mei. wajar dong udah mulai nyari kerjaan baru dari jauh-jauh hari.

tp kayanya stigma "milenial kutu loncat" tuh kenceng banget sampe punya negative impression ke applicants ya
beberapa alasan kenapa anak muda kepikiran resign, yg gue juga kepikiran tp males apply kerjaan unlike my friends: kerjaan bullshit gak meaningful, gak ada career prospect atau skill development yg jelas, atasan gak bisa mentoring, budaya kerja buruk (bullying, harassment),...
...gaji gak memadai (sandwich generation, anyone?), PKWT (kurang stabil), apalagi ya?

gak ngerti ya Yang Mulia CEO ini berteori dengan sampel siapa, karena anak-anak muda overachiever oportunis ala Machiavelli itu jarang banget. kebanyakan orang medioker yg cuma berusaha survive
terus y kalo gue di posisi punya power gitu dan banyak talent keluar dari kantor gue, gue bakal investigasi sih. mungkin emang mereka oportunis, tapi gimana kalo itu salah gue gak bisa menyiapkan suasana kantor yg manusiawi?

tp ya mereka memilih buta soal hal ini, lol.
first and foremost ya, karyawan lu itu manusia. mau lu cekokin kaya gimana soal loyalty juga kalo cuma digaji 500ribu sebulan ya loyalty cuma dijadiin tisu buat buang ingus bagi mereka mah. perut gak bisa bohong.
begitu juga dengan pekerja perempuan. mau ngomel kaya gimana soal cuti haid atau keribetan menyediakan ruang laktasi ya itu rahim sama kelenjar susu bodo amat bg gak ngerti yg namanya "profit", mereka bakal ngeluarin apa yg harus dikeluarin. gila apa lu.
jadi ya kalo emang lo merasa turnover rate di kantor lo tinggi coba introspeksi diri dulu lah daripada bikin post curhat di linkedin panjang lebar non-ilmiah dan banyak typo yg cuma bikin lo dirujak sama 99% orang yg hanyalah pekerja biasa bukan CEO.

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Anastasia

Anastasia Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!