Subjected to Be Beating

Creepypasta Indonesia

@bacahorror #bacahorror Image
Dia telah terkunci di dalam lemariku sejak 5 hari yang lalu. Aku takut terakhir kali aku kelaparan, aku tidak bisa menjelaskan bagaimana perut-ku dengan jelas, jadi kali ini aku ingin meyakinkan bahwa aku pasti bisa. Aku juga ingin menyimpan dia dengan cara yang paling sederhana.
tidak dengan cara yang paling tidak masuk akal seperti yang pernah kulakukan kepada yang lain sebelumnya.

Kadang-kadang aku mendapat komplain karena aku sedikit tidak realistis dengan beberapa dari mereka, yang kadang-kadang hal itu dapat menghilangkan moodku. Oh baik-lah.
Aku menemukan gadis ini dijalanan yang berlawanan dengan pengintaian yang biasanya kulakukan di hutan yang terdekat. Waktu itu, Dia sedang berjalan sendirian, kesalahan bodoh yang telah dia per-buat.
Dia gadis yang manis, itulah kenapa akhirnya aku memilihnya. Pengalaman sebelumnya telah menunjukkanku bahwa ketika kamu merasa sangat menyesal, saat itulah kamu akan mendapatkan reaksi yang jauh lebih baik.
Aku berjalan di belakangnya waktu tidak ada orang yang di sana, aku membungkamnya dengan cepat hingga dia pingsan sebelum menyeret-tubuhnya ke dalam rumahku.
Selama beberapa hari pertama kunjungannya, aku mendengar dia merintih sedih, tetapi setelah cukup lama dia di sini, akhirnya dia bisa diam. Mungkin dia sadar bahwa hal itu sia-sia, atau mungkin dia mencoba untuk berpura-pura mati.
Atau mungkin dia sudah muak dengan pemandangan dan bau dari tubuh-tubuh kecil yang sudah lama membusuk, yang juga saat ini berbagi tempat dengan diri-nya jauh di dalam lemariku, selama beberapa hari pertama-nya di tempat ini.
Aku menyimpan binatang kecil di dalam lemariku untuk sementara, sekarang, atau lebih tepatnya untuk 2 bulan kedepan.
Sudah lama sejak binatang-binatang sebelumnya itu membusuk, tidak ada yang tersisa dari makhluk malang itu kecuali tulang belulang dan beberapa potongan daging yang masih tersisa
Itu adalah korban pertamaku, satu yang kumulai dengan perasaan yang bangga. Kamu tahu apa yang mereka katakan, kita selalu mulai dengan binatang yang kecil, bukankah begitu? Terakhir kali aku memeriksanya, bangkainya sudah menghilang tanpa jejak. Sayangnya, Aku tidak peduli.
Aku biasanya melihat ke luar jendela ketika aku baru bangun, melihat seseorang yang sedang berayun di pohon yang ada di halaman belakang rumahku. Di tepi jendela terlgeletak sebuah foto-foto keluarga – tidak ada satupun anggota keluargaku yang ada di sana.
– dan tak ada satupun dari keluarga-keluarga yang ada di-situ pernah mengenaliku. Satu-satu nya bagian yang selalu membuatku tertawa geli setiap waktu, bahkan sampai hari ini adalah sebuah benda yang berada di belakang foto-foto tersebut.
Sebuah benda yang berada tepat di dibelakang foto, kau pasti bertanya kepadaku benda apa sebenarnya itu?

Itu adalah sebuah bola salju yang terbuat dari kaca, sayangnya, benda itu tidak memiliki ‘’salju’’ di dalamnya. Sehingga hal ini cukup menggelitiki-ku.
Ku rasa cukup dengan wisata yang remeh ini, disana masih ada seorang gadis yang terjebak di dalam lemari-ku.
Aku menarik paksa gadis itu ke luar dari dalam lemari, melihatnya menggeliat sia-sia dengan tangan dan kaki yang terikat. Ku ambil tongkat golf yang ada didekatku, lalu perlahan-lahan mendekati dirinya, ku lihat matanya yang melebar ketakutan. Dia mencoba untuk memohon kepadaku.
dalam kondisi mulut terbungkam, kunimati semua ketersia-sia'an yang ada di dalam dirinya. Tak lama kemudian, mulai-Ku ayunkan tongkat itu kearahnya, ku beri tanda yang jelas pada memar di pipinya yang kini dibasahi oleh air mata. Aku juga menaruh jari-jari tangan-ku di lehernya.
aku ingin mengetahui seberapa cepat saat ini jantungnya berdetak. Ku ayunkan tongkat itu kembali. Dan lagi. Pada ayunan keempat mengeluarkan darah. Aku lalu mendorong punggungnya dengan kaki-ku, lalu kuayunkan lagi tongkat tersebut tepat ke hidungnya.
di sini, aku mulai mendengar sentakan yang menyakitkan, ayunan tersebut benar-benar menyentak hingga merasuk ke otaknya.
Aku bernafas terengah – engah, melihat terbentuknya genangan kolam darah di sekitar kepalanya ketika dia akhirnya tergeletak dalam kondisi yang tak bernyawa.
Ku tulis bagaimana kondisi tongkat golf tersebut, lalu semua hal yang kupelajari hari ini di buku catatanku sebelum membersihkan dan menaruh tongkat tersebut pada tempatnya. Aku tidak menyukai aroma besi di dalam ruang pribadi-ku, ironisnya, ku seret mayat itu ke ruangan lain.
memikirkan dimana aku bisa meninggalkannya setelah aku benar-benar selesai dengan diri-nya.

Aku lalu duduk di kursi favoritku yang ada di dalam kamar hanya untuk berfikir, sebelum, mengambil laptop ke pangkuanku.
Kubuka tab yang kubiarkan terbuka dan disambut sebuah undangan selamat datang di website yang ada pada frontpage. Yup, namaku masih tertera disana, meskipun aku yakin saat ini kau belum akan membaca tentang ini, tapi aku yakin nanti kau akan menemukannya.
entah kapan ketika kau akhirnya menemukan tulisan ini dan mulai membacanya.

Sejenak, Aku tersenyum, lalu membuka menu login, di sana aku mengetik FlakyPorcupine sebagai username.
Sekarang, Ku pikir aku punya Creepypasta lain yang sedang dalam proses pembuatan....
Source : Creepypasta.wikia
Translator : Chaos

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with CreepypastaIndonesia

CreepypastaIndonesia Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @CreepypastaInd1

11 Jun
Hachisakusama

Creepypasta indonesia

@bacahorror #bacahorror @SimpleM81378523 Image
Kakek nenekku tinggal di Jepang. Setiap musim panas, orangtuaku akan membawaku kesana pada hari libur untuk mengunjungi mereka. Mereka tinggal di sebuah pedesaan kecil dan mereka memiliki halaman belakang yang cukup luas.

Aku suka bermain di sana selama musim panas.
Setiap kali kami tiba, kakek nenekku selalu menyambutku dengan tangan terbuka. Aku adalah satu-satunya cucu mereka, jadi mereka begitu memanjakanku.
Terakhir kali aku melihat mereka adalah ketika saat musim panas sewaktu aku masih berusia 8 tahun.
Read 73 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(