ARAB PESEK | penjajah baru budaya nusantara.
.
.
Mereka adalah penjajah berkulit sawo matang berhidung pesek yang menciptakan generasi "ARAB PESEK" yg setiap saat bisa bermetamorfosis menjadi manusia intoleran, radikal & menjadi begundal penyebar teror.
.
.
| 1/3
"KELOMPOK ISLAMIS BERBUDAYA ARAB DATANG, BUDAYA TOLERANSI & PLURALISME HILANG"

Kami yang lahir di tanah nusantara ini, berkulit sawo matang ini, bangga menjadi Indonesia dengan IDENTITAS INDONESIA, bukan untuk menjadi bagian dari Jazirah & negara jajahan budaya Arab.
.
.
| 2/3
KAMI TUAH RUMAH, KALIAN TAMU KAMI, JANGAN MENGUBAH TRADISI & BUDAYA LELUHUR KAMI.

Pun, di satu kesempatan seorang Gubernur 212 WNI Keturunan Arab, bagian dari kalian, mencoba mengubah sejarah Indonesia & meludahi makna Sumpah Pemuda.

"KALIAN HANYA TAMU, JANGAN KURANG AJAR"

|3

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with A K ™ |

A K ™ | Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @__AnakKolong

17 Nov
POLI-INTRIK & RADIKALISASI MUI

Transformasi MUI dari Instrumen negara di era ORBA yg pasca tumbangnya SOEHARTO dimanfaatkan kelompok Radikal Konservatif dlm menginstitusionalisasi nilai² keagamaan sbg agenda politik KELOMPOK TERTENTU utk ISLAMISASI INDONESIA.

- Sebuah utas -
PENGANTAR |

1. MUI didirikan di Jakarta tgl 26 Juli 1975 pd Munas ke - 1 Majelis Ulama se - Indonesia ( 21 - 27 Juli 1975 ) di Balai Sidang Senayan Jakarta.
.
.
.
2. Ada dua alasan yg disampaikan Soeharto saat itu;

Pertama, keinginan Pemerintah umat Islam bersatu

Kedua, menyadari banyak problem yg dihadapi bangsa tidak dapat diatasi tanpa partisipasi ulama.
.
.
Read 36 tweets
15 Nov
Raja hutan yg tamak itu bernama :

SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
.
.
Dibantu menhut - nya @MSKaban3 (2004-2009) yg dulu TERBUKTI terima suap Anggoro & pak Zulkifli Hasan (2009-2014) yg pernah "dijewer" Harrison Ford terkait penebangan & pembakaran hutan di Indonesia.
.
.
| 1/4
MALEM SAMBAT KABAN | @MSKaban3 sang penerima suap dalam kasus pengajuan anggaran 69 program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan 2007 dengan terdakwa Anggoro Widjojo.
.
.
Kini, dia masih bebas gentayangan.
.
.
| 2/4
nasional.kompas.com/read/2014/07/0…
SUNGGUH MEMALUKAN !! ketika menhut RI "dijewer" & tampak gagap di depan seorang Harrison Ford.

Belum termasuk soal lainnya, ketika Kepala Negara RI di era itu, melempari wajah negara ini dgn kotorannya sendiri & "diludahi" Corby tepat di wajahnya.

3/4
Read 5 tweets
28 Oct
FRONT ISLAMIQUE DU SALUT “ALA” FPI BUKAN ‘SPIRIT SUMPAH PEMUDA”- ORANG INDONESIA |

1. Hari- hari ini begundal² balai kota 212 gencar ingin mengubah wajah gotbener 212 jadi sosok yg seolah tak lahir dari rahim politik identitas agama di pilkada paling brutal di era reformasi.
2. Gotbener 212 memakai strategi FIS (Front Islamique du Salut) Aljazair-strategi politisasi masjid dlm Pilkada DKI 2017 & Front Pembela Islam yg kini“ganti kulit”jadi Front Persaudaraan Islam adlh versi Indonesia dari FIS.

Dan Eep Saefulloh Fatah adalah konsultan politiknya.
3. Di Mata Najwa Gotbener 212 tampak tak berani menyangkal bahwa dia berada dalam “satu shaf” dengan sikap politik ‘Porn Fugitive Rizieq Shihab bhw Gubernur harus orang Islam, walau dia sembunyi dibalik surat Al Maidah 51.
.
.
.
Read 6 tweets
1 Oct
KEBO IJO SI RAJA TEGA |
Kisah tragis dibalik kasus Antasari hingga Susno Duadji.

1/12. Diawali kehadiran Antasari di Bareskrim Polri, Selasa (14/2/2017) yg mendesak SBY mengungkapkan kriminalisasi yg telah menjeratnya.
.
.
2/12. Antasari menuding SBY sebagai aktor intelektual di balik kasus Nasruddin. Ia merasa dikriminalisasi karena enggan menuruti keinginanan SBY agar besannya, Aulia Pohan tidak ditahan KPK.
.
.
.
3/12. Tudingan ini menjadi kilas balik terhadap ungkapan Prof. Yusril di balik Kasus Antasari hingga Susno Duadji yg pernah ditulis Tribunnews.com 04 Oktober 2010 silam.

Berikut tulisan Yusri Ihza Mahendra :
.
.
.
“PEMILU YG BURUK TAHUN 2009”
Read 12 tweets
28 Sep
GATOT "JENDERAL BODOH, BIANG GADUH" |
.
.
1. Akrobatik politik Gatot tentang impor 5000 pucuk senjata api (yg ternyata hoaks}, yang disemburkan congornya memicu ketegangan antara TNI & Polri.
.
.
2. INSINUASI DLM NARASI GATOT MIRIP DGN ISU SIPIL/ ANGKATAN KE LIMA DIPERSENJATAI" 1965 | spt dimuat harian sore Warta Bhakti (14/1/1965) pd artikel berjudul "PKI usulkan 15 djuta massa tani dan buruh dipersendjatai".

"Telunjuk Gatot mengarah ke Polri.

nasional.kompas.com/read/2017/10/0…
3. BOLA PANAS YANG DILEMPAR GATOT, "DIGORENG" @fadlizon & @MSKaban3 ( di akunnya terdahulu @hmskaban ) DENGAN "ISU ANGKATAN KE LIMA"
.
.
.
.
detik.id/NwKHdg
Read 9 tweets
28 Sep
TANGGAPAN CERDAS PANGLIMA TNI MARSEKAL @TjahjantoHadi |

1/4. "Saya tidak mau berpolemik terkait hal yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Tidak bisa suatu pernyataan didasarkan hanya kepada keberadaan patung di suatu tempat"
.
.
2/4. "Masalah ini sebenarnya sudah dikalrifikasi oleh intitusi terkait".
.
.
.
.
.
news.detik.com/berita/d-57428…
3/4."Saya lebih menganggap statement (Gatot) tersebut sebagai suatu nasehat senior kepada kami sebagai prajurit aktif TNI untuk senantiasa waspada agar lembaran yg hitam tidak terjadi lagi, prajurit TNI selalu mempedomani bahwa faktor MENTAL IDEOLOGI merupakan hal yg vital"
Read 5 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(