Dalam Sidang HBS terungkap..

Alm. Andi Oktiawan dan Alm. Faiz Ahmad Syukur, masih hidup ketika ditangkap.

#1KomandoIBHRS
#1KomandoIBHRS
#1KomandoIBHRS
1. 7/12/2020, Briptu Fikri membuat laporan dengan Nomor LP/1340/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ :

- Pada hari Minggu 06 Desember 2020 sekitar pukul 23.45 Wib saat petugas sedang melaksanakan tugas, tiba-tiba di TKP dipepet oleh 2 mobil dengan cara menabrakan diri.

#1KomandoIBHRS
- Atas dasar tersebut 1 (satu) Team Opsnal Unit 5 Subdit 3 Resmob dibawah pimpinan AKP RULIAN SYAURI, S.H., S.I.K, selanjutnya mengamankan pelaku dan membawa barang bukti ke Polda Metro Jaya guna penyidikan lebih lanjut.

#1KomandoIBHRS
2. BERBEDA dalam Laporan Nomor LP/A/0132/II/2021/BARESKRIM disebutkan :

-Persitiwa berawal dari terjadi kejar mengejar antara mobil Pengawal IB-HRS dengan mobil petugas kepolisian yang mengakibatkan aksi saling serempet dan seruduk.

#1KomandoIBHRS
- Terjadi aksi saling tembak antara petugas kepolisian dan Pengawal IB-HRS yang mengakibatkan 2 (dua) orang Pengawal IB-HRS ditemukan dalam kondisi meninggal, sedangkan 4 (empat) lainnya masih hidup dan dibawa dalam keadaan hidup oleh petugas kepolisian

#1KomandoIBHRS
3. CATAT "2 orang Pengawal IB-HRS ditemukan dalam kondisi meninggal"

2 orang tersebut adalah :

- Alm. Faiz Ahmad Syukur
- Alm. Andi Oktiawan

Namun ada kejanggalan dalam pernyataan Polisi tersebut.

Mari kita fokus pada Alm. Andi Oktiawan

#1KomandoIBHRS
4. Laporan Nomor LP/A/0132/II/2021/BARESKRIM Ada 4 Dokter yang menangani perkara Pembantaian KM50 :

dr. Arif Wahyono, Sp.F.
dr. Asri Megaratri Pralebda, Sp.F
dr. FARAH P. KAUROW. Sp.F
dr. Nova Theodora Sitorus

#1KomandoIBHRS
5. Alm. Andi Oktiawan mengalami luka tembak di mata tembus ke kepala, dan luka tembak di dada.

Polisi mengakui, menemukan Alm. Andi dalam keadaan meninggal

Artinya luka yg ada pada Alm. Andi HARUSNYA HANYA luka tembak di mata dan dada yang menyebabkan kematian

#1KomandoIBHRS
6. Namun anehnya ada luka memar di pipi kanan, dan KULIT DUBUR YANG MELEPUH.

Jika Alm. Andi ditemukan tewas, seharusnya tidak ada luka tersebut.

Faktanya luka itu ada, dan diduga ada Polisi SINTING yang menyiksa mayat Alm. Andi.

Atau ada peristiwa lain ??

#1KomandoIBHRS
7. Dan jika memang tidak ada Polisi SINTING yang menyiksa mayat, ARTINYA :

Saat ditemukan Polisi, Alm. Andi masih dalam keadaan hidup.

Maka LUKA MEMAR DI PIPI, dan KULIT YANG MELEPUH adalah hasil dari siksaan ketika Alm. Andi Oktiawan MASIH HIDUP.

#1KomandoIBHRS
8. Dalam sidang, HBS menunjukkan foto yg DIKATAKAN SEBAGAI LUKA JATUH DARI MOTOR.

dr. Arif tak bisa menjelaskan hanya menyatakan bahwa itu BUKAN LECET

HBS memastikan kepada dr. Arif, apakah itu luka lebam mayat ?

Dia menyatakan foto tersebut adalah LUKA BAKAR.

#1KomandoIBHRS
9. Ternyata FOTO yg di tunjukkan HBS, BUKAN LUKA JATUH DARI MOTOR

Melainkan FOTO LUKA MELEPUH Korban Pembantaian KM50.

dr. Arif menyatakan luka tersebut adalah LUKA BAKAR, dia TERJEBAK pernyataannya sendiri.

Dan jadi bukti adanya PENYIKSAAN yg dilakukan Polisi

#1KomandoIBHRS
10. Kemudian terkait 2 Korban yang dikatakan meninggal pada saat baku tembak (KATANYA).

Ada yang janggal terkait luka pada Alm. Faiz Ahmad Syukur.

Hal ini muncul ketika Pengacara dan HBS bertanya kepada dr. Arif, terkait Alm. Faiz Ahmad Syukur.

#1KomandoIBHRS
11. Berikut foto Alm. Faiz

- Luka tembak lengan kiri
- Luka tembak dada
- Luka tembak paha kanan
- Luka memar di wajah

dr. Arif menegaskan, bahwa dia dan Tim nya hanya memeriksa luka penyebab kematian, adapun "LUKA LAINYA" dia tidak memperhatikan dengan detail.

#1KomandoIBHRS
12. Sebelumnya dr. Arif menyatakan terdapat 2 luka di dada, 1 di lengan kanan dan 1 luka di paha kanan.

Namun ketika Aziz Yanuar mengkonfirmasi dgn fakta yg ada, dr.Arif menyatakan luka tembaknya ada di lengan kiri

Dia koreksi pernyataannya karena alasan "lupa"

#1KomandoIBHRS
13. Dia juga menyatakan ada luka tembak lengan kiri, PELURU BERSEMAYAM di lengan nya, dan tembakan itu dari depan BUKAN dari belakang.

Pernyataan Arif sangat LUCU, ditembak di lengan kiri yg jelas tidak setebal dada, namun PELURU BISA BERSEMAYAM di lengannya.

#1KomandoIBHRS
14. Semua ini Rekayasa Polisi, dimana sebenarnya korban ditembak dari JARAK DEKAT & DARI DEPAN.

KARENA SEMUA TEMBAKAN DI DADA TEMBUS HINGGA KE PUNGGUNG

Dimana sebelumnya korban disiksa, dipukuli & ditembaki dengan keji serta dibakar & dikuliti bahkan diseret.

#1KomandoIBHRS
15. dr. Farah Primadani Kaurow dan dr. Asri Megaratri Pralebda (forensik lain), menyatakan hanya membongkar bagian yg diduga ada luka, mereka tidak melakukan otopsi atau membongkar beberapa Kepala Syuhada.

Hal tersebut berbeda dengan apa yang dilakukan dr. Arif

#1KomandoIBHRS
16. dr. arif menyatakan dalam SOP nya harus membongkar Kepala Korban.

Aziz menanyakan, kenapa dari 6 Korban ada yg tidak dibongkar kepalanya ?

Dia menjawab : "IYA PAK KAMI TIDAK SESUAI SOP"

Patut diduga kepala dibongkar UNTUK MENUTUPI LUKA LAIN AKIBAT SIKSAAN.

#1KomandoIBHRS
17. Aziz juga menanyakan kejanggalan luka tembak di paha kanan Faiz.

Sementara saat kejadian dan sesuai pengakuan Polisi, posisi Faiz ditemukan dalam kondisi tewas berada di sebelah kiri.

Darimana luka tembak di paha kanan itu berasal ?

#1KomandoIBHRS
18. dr. Arif menyatakan Tulang Iga Faiz, patah hingga ke tengah, karena tembakan dari dada.

HBS dan Aziz menanyakan bagaimana mungkin tembakan di dada atas bisa merusak dan mematahkan Tulang Iga No. 5 dan 6 yg ada dibawah ??

dr. Arif TIDAK BISA MENJELASKAN

#1KomandoIBHRS
19. Jika pengakuan Polisi menemukan Faiz dalam keadaan tewas, seharusnya hanya ada 2 luka tembakan di dada dan 1 tembakan di lengan kiri.

Namun silahkan foto dibawah ini, wajah Faiz penuh luka luka memar bekas penyiksaan. Apakah Polisi menyiksa mayat Faiz ?

#1KomandoIBHRS
20. Jika memang Faiz ditemukan tewas, seharusnya TIDAK ADA :

- luka tembak di paha
- Tulang Iga patah
- Wajah luka memar

Namun kenyataannya luka tersebut ada di tubuh Faiz.
Jika memang Faiz ditemukan tewas, maka hanya Polisi GILA yg menyiksa mayat seperti itu.

#1KomandoIBHRS
21. Dan jika memang tidak ada Polisi GILA yang menyiksa mayat, ARTINYA :

Saat ditemukan Polisi, Faiz masih dalam keadaan hidup. Dan luka tembak di paha kanan, Tulang Iga yang patah serta Luka memar pada wajah, adalah hasil dari siksaan ketika Faiz MASIH HIDUP.

#1KomandoIBHRS
22. Sidang ini menjadi Tantangan besar untuk Hakim memutuskan Perkara secara Adil.

Karena jika Pengadilan memutuskan bahwa Penyiksaan terhadap Pengawal IB HRS terbukti, maka seluruh Rangkaian Sidang KM50 sebelumnya adalah Rekayasa.

Wallahul Musta'an

#1KomandoIBHRS

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Opposite6890™️

Opposite6890™️ Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(