Daftar raja-raja Jawa kuno menjadi bagian dari sejarah Indonesia dalam memimpin bangsa dari dulu hingga sekarang. Berdasarkan catatan sejarah, Indonesia dulunya memiliki kerajaan-kerajaan kuno yang dipimpin oleh penguasa-penguasa besar.
Sebagian besar kerajaan kuno di Indonesia dulunya memiliki sistem monarki, khususnya di Pulau Jawa yang mirip dengan beberapa penguasa besar kerajaan Majapahit. Berdasarkan beberapa prasasti kuno, tertulis bahwa ada begitu banyak daftar raja kuno Jawa yang memimpin kerajaan.
Beberapa kerajaan terbesar di Indonesia, seperti Majapahit, Mataram, Kediri, dan Bali, memiliki sistem monarki. Sebagian besar raja mereka menjadi raja atau ratu paling populer yang terkenal sampai sekarang.
1. Ratu Shima
Ratu Shima salah satu dari daftar raja Jawa kuno yg memiliki kepemimpinan kharismatik. Dia ratu pertama yg dg berani buat undang2 melawan pencurian. Tidak hanya itu, dia juga dorong semua orang di kerajaan untuk berani, jujur, dan selalu mengatakan yg sebenarnya.
Ratu Shima memerintah di kerajaan Kalingga sekitar abad ke-7 sbg salah satu wanita paling berpengaruh di kerajaan kuno di Indonesia. Kerajaan ini terletak di sekitar pantai utara Jawa Tengah. Dia adalah raja Jawa yang membawa kesan besar untuk melawan pencuri yang terkenal abadi.
2. Sanjaya
Sanjaya adalah salah satu dari daftar raja-raja kuno Jawa yang memimpin tahta kerajaan Mataram. Ia populer sebagai pendiri kerajaan Mataram dan membawa agama Hindu ke masyarakat di bawah kerajaan Mataram
Saat itu, agama Hindu masih kecil tetapi menyebar begitu cepat di masyarakat di bawah tahta raja Sanjaya. Raja memiliki begitu banyak pengikut sehingga dinasti Sanjaya mudah diikuti oleh rakyatnya. Berdasarkan beberapa prasasti kuno disebutkan bahwa
Sanjaya adalah satu-satunya raja yang membangun dinasti Sanjaya. Dinasti yang bertahan selama ratusan tahun itu memuja Siwa sebagai dewa yang maha kuasa. Mereka bahkan memiliki festival paling religius di Indonesia yang dirayakan setiap tahun hingga sekarang
3. Rakai Panangkaraan
Rakai Panangkaran adalah salah satu dari daftar raja-raja kuno Jawa yg memerintah sebagai raja kedua Mataram setelah Sanjaya jatuh. Berdasarkan prasasti Kalasan, ia adalah penerus raja Sanjaya.
Ia menyadari konflik kerajaan antara dua dinasti Sanjaya dan Syailendra yang berpengaruh terhadap agama-agama berikutnya di Indonesia. Rakai Panangkaran dibuat untuk mengubah persaingan antara dua dinasti untuk hidup damai bersama seperti yang tertulis pada prasasti Kalasan.
Ia juga membangun candi Ratu Boko untuk memuja Dewi Tara sebagai agama Buddha.
Rakai Panangkaran memerintah di atas takhta kerajaan Mataram di antara tahun 746-784.
4. Samaratungga
Samaratungga adalah salah satu dari daftar raja-raja Jawa kuno yang memerintah Jawa Tengah dan kerajaan Sriwijaya. Di kerajaan Jawa Tengah, ia adalah raja kerajaan Medang, yg ia pegang tahta pada sekitar tahun 812 M sebagai salah satu kerajaan Buddha di Indonesia.
Samaratungga populer sebagai kepala dinasti Syailendra yang ada sebelum dinasti Sanjaya oleh Raja Sanjaya dari kerajaan Mataram. Ketika dinasti Sanjaya membawa agama Hindu, dinasti Syailendra membawa agama Buddha ke dalam masyarakat.
Samaratungga adalah raja dari Dinasti Syailendra yang memiliki ide untuk membangun candi Borobudur yang masif. Kuil ini dibangun untuk memuja dewa agama Buddha.
5. Rakai Piikatan
Rakai Pikatan adalah salah satu dari daftar raja kuno Jawa yang memimpin dinasti Sanjaya dari kerajaan Medang. Rajalah yang memiliki ide untuk membangun candi Prambanan untuk memuja Siwa sebagai dewa yang maha kuasa dalam agama Hindu.
Rakai Pikatan adalah salah satu dari daftar raja kuno Jawa yang memimpin dinasti Sanjaya dari kerajaan Medang. Rajalah yang memiliki ide untuk membangun candi Prambanan untuk memuja Siwa sebagai dewa yang maha kuasa dalam agama Hindu.
Berdasarkan prasasti Wantil, Rakai Pikatan menikah dengan putri Samaratungga dari dinasti Syailendra membuat hubungan politik antara kedua dinasti tersebut mengurangi konflik.
6. Mpu Sindok
Mpu Sindok adalah salah satu dari daftar raja kuno Jawa yang memimpin tahta kerajaan Mataram di Jawa Tengah. Ia menjadi raja terakhir yang memerintah dalam dinasti Sanjaya antara tahun 928 – 929 M.
Ketika Mpu Sindok menjadi raja kerajaan Mataram, ia memindahkan kerajaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Ia membangun dinasti baru yang disebut dinasti Isyana, yang membawa nuansa Hindu di kerajaan Mataram di Jawa Timur.
7. Dharmawangsa
Dharmawangsa adalah salah satu raja Jawa Kuno yg memerintah dinasti Isyana dari kerajaan Medang di Jawa Timur. Dia menikahi putri Mpu Sindok yg membawanya sbg raja dinasti Isyana
Dharmawangsa terkenal sebagai raja yang sakti menaklukan banyak kerajaan seperti Bali dan Kalimantan Barat. Pemerintahannya berakhir setelah Sriwijaya menyerang kerajaan Medang dan membuat kerajaan itu jatuh sekitar tahun 1016 M
8. Airlangga
Airlangga adalah salah satu dari daftar raja-raja Jawa kuno yang memerintah di kerajaan Kahuripan. Ia adalah penerus raja Dharmawangsa yang memimpin dinasti Isyana dari kerajaan Medang.
Setelah kematian Dharmawangsa dan kerajaan Medang jatuh, Airlangga bertahan untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya di kerajaan baru Kahuripan yang didirikan. Kemudian ia memperluas pemerintahannya dari Jawa Timur ke Bali dan menghindari aturan dinasti.
Kerajaan Kalingga disebut juga sbg kerajaan Keling. Kerajaan di Jawa bagian tengah yg sempat dipimpin wanita, bernama Ratu Sima digambarkan sbg pemimpin wanita yang tegas dan taat thd peraturan yg berlaku di kerajaan tsb.
Selain Kalingga dan Keling, kerajaan ini juga terkadang disebut sebagai kerajaan Holing.
Sumber sejarah utama dari kerajaan Kalingga adalah dari berita Cina Dinasti Tang. Sumber lainnya meliputi Prasasti Tuk Mas di lereng Gunung Merbabu.
Melalui berbagai peninggalan sejarahnya, banyak informasi yang dapat kita ketahui mengenai Kerajaan ini, mulai dari lokasi kerajaannya terlebih dahulu di bawah ini.
Upaya2 Devide et Impera Modern terhadap kesatuan bangsa adalah dengan memasukkan virus untuk merusak seluruh program DNA manusia Indonesia.
Hard disk di DNA kita disusupi virus2 dan semua data2 penting tentang kemampuan membangun peradaban yang adiluhung seperti yang terjadi di masa silam “terancam hilang” karena terkorup virus ketidakhormatan terhadap Budaya dan Jatidiri Bangsa.
Dengan menjunjung budaya asing sebenarnya kita bangsa kita telah mulai terjajah. Demikian awal sebuah bangsa terjajah.
Sir Thomas Babington Macaulay (1800-1859), anggota dewan pemerintahan dari Perusahaan India Timur pada tahun 1834-1838,
Siapakah presiden Indonesia yang terlupakan? 1. Syafruddin Prawiranegara
Berbeda dengan presiden yang lain, tokoh satu ini tidak banyak diketahui masyarakat Indonesia. Padahal, jasanya mendirikan Indonesia sebagai negara berdaulat sungguh besar.
Syafruddin adalah salah satu pejuang kemerdekaan yang pernah ditugaskan oleh Soekarno dan Hatta untuk membentuk Pemerintahan Darurat RI (PDRI),
Saat itu, Belanda melakukan agresi militer kedua pada 1948. Tentara Belanda membombardir Yogyakarta dan Bukit tinggi, mereka menangkap
Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditangkap pada Agresi Militer II, kemudian diasingkan oleh Belanda ke Pulau Bangka, 1948.
Hatta yang telah menduga sebelumnya, jika Soekarno dan dirinya bakal ditahan Belanda segera memberi mandat kepada
Zaman Hindu-Buddha, pakaian orang Jawa dan Sunda — terutama para bangsawan, laki-laki bertelanjang dada, sedangkan perempuan memakai kemben seperti yang digambarkan dalam film maupun pertunjukan kethoprak?
Pakaian di nusantara, tidak hanya orang Jawa/Sunda,
namun Melayu mengalami perkembangan yang signifikan. Pada pertunjukan film kolosal maupun ketokprak seringkali perempuan digambarkan memakai kemben dan hal itu tidak sepenuhnya salah. Relief dari Candi Gambar Wetan di Blitar yang berasal dari masa Majapahit menggambarkan
bahwa perempuan pada masa lalu sudah ada yang mengenakan kemben, selain bertelanjang dada atau menutupi bagi payudara dengan kain.
Pada masa Medang/Mataram Kuno dan juga Sriwijaya yang diperintah oleh Dinasti Syailendra, berdasarkan data relief di Candi seperti Borobudur
Apakah Tugu Monas menggambarkan Lingga dan Yoni ??
Ya Betul!
Sukarno sendirilah yang mendapat inspirasi tersebut dari artefak yang ada di Candi Sukuh di Karanganyar, Jawa Tengah. Dia menyebut Candi Sukuh merupakan salah satu monumen yang dibangun pada zaman Hindu.
Lingga menyerupai alat kelamin laki2, krn bentuknya seperti Phallus lambang kesuburan.
Yoni menyerupai vagina alat kelamin dari wanita, mrp lambang kesuburan pada masa prasejarah. Pada masa Hindu Yoni merupakan simbol dari Dewi Parvati. Yoni adalah tumpuan bagi lingga atau arca
Dalam "Tugu Nasional-Laporan Pembangunan" yang diterbitkan tahun 1978, disebutkan, selain lambang kesuburan pria dan perempuan, bentuk tugu itu melambangkan alu dan cawan, alat penting yang dimiliki rakyat Indonesia.
Candi Borobudur dan Nabi Sulaeman
(Opini Danendra Pramadhita
PH.d in Sarcasmology)
Klaim bahwa candi Borobudur ini ada hubungannya dengan Sulaiman bekembang belum lama berselang seiring dengan munculnya semangat keagamaan yg kebablasan
sehingga mengesampingkan akal sehat sama sekali. Teori ini muncul by design, bukan karena adanya diskursus para sejarawan apalagi bukti-bukti ilmiah yang mendukung. Yang mengemukakan jelas orang mengetahui sejarah sekelumit saja
lalu membuat teori super ngawur plus utak-atik gatuk (bahasa Jawa yang artinya cocokologi). Apapun akan nampak benar bila dicocok-cocokkan namun terbatas bagi kalangan sendiri.
Nabi Sulaiman hidup ribuan tahun (circa 900SM) sebelum Borobudur dibangun pada abad 9.