Buzzerp yg berhati binatang...!

*Tulisan Makjleb Warga Batak Kristen Buat Denny Siregar, "Kau Bodat Iblis!!!"*

Entah harus mulai dari mana aku tulis pengakuan dosa ini. Mungkin karena terlalu banyak dosaku pada saudara-saudaraku. Terutama umat muslim.
Semua berawal saat aku terhipnotis tulisan-tulisan Denny Siregar. Karena aku seorang pendukung pak Jokowi.

Tulisannya kuanggap logis, masuk akal untuk melawan narasi dari pihak oposisi.
Namun semua kekagumanku pd Denny Siregar runtuh seketika. Saat dia habis-habisan *memfitnah pengacara Kamaruddin Simanjuntak yang sedang berjibaku menegakkan kebenaran dan keadilan.*
Wajah asli Denny terkuak! Apalagi saat dia mencoba memecah fokus warganet yang bersatu menginginkan kasus Ferdy Sambo agar segera dituntaskan.

Denny malah *kembali memfitnah* kadrun. Sebutan yang selama ini dia alamatkan buat oposisi. Padahal di kasus Sambo, tidak ada oposisi.
*Yang ada hanya warga yang menginginkan keadilan melawan warga penjilat seperti Denny.*

Sama seperti kami, orang Batak yang menginginkan keadilan atas kasus saudara kami Brigadir J.

Aku lalu melihat berbagai komentar yang menyayangkan sikap Denny. Banyak yang menyertakan tagar
#KM50

Aku pun mulai melacak kasus ini. Karena saat kasus ini terjadi, aku masih _follower_ Denny yang percaya begitu saja.

Namun yang kudapatkan bikin aku merasa sangat bersalah. Terutama kepada saudara-saudaraku, umat muslim di Indonesia.
*Korban KM 50 yang semuanya laskar FPI*, dulunya kuanggap teroris. Bahkan aku ikut tertawa saat Denny mengirimkan karangan bunga selamat atas kematian 6 pemuda itu.

*Ya Tuhan... Manusia macam apa aku ini?.*
*Banyak kejanggalan di kasus KM 50 yang sama persis dengan pembunuhan Brigadir J. CCTV yang rusak*. TKP yang dihancurkan. Luka-luka mengerikan disekujur tubuh korban. Tragedi *mengerikan yang pasti didalangi orang kuat. Seperti juga para jenderal di balik terbunuhnya Brigadir J.*
Saat itu, Denny Siregar berhasil memecah suara warganet. Sehingga kasus ini tidak maksimal diungkap.

Tapi sekarang, *persatuan Suku Batak tak akan goyah oleh narasi pemecah belah yang dilancarkan _Buzzer_.* Kami ingin semua orang kuat yang berkonspirasi membunuh saudara kami,
agar segera diproses hukum.

Seperti isi sebuah kalimat perjuangan : musuh kita bukan suku, agama dan golongan yang berbeda. Melainkan kekuasaan yang menindas!

Dan doaku, semoga orang-orang kayak Denny Siregar ini *segera musnah* dari jagat maya. Harus ada yg menghentikannya 👊
Karena *dia sebenarnya adalah Bodat iblis! Yang kerjanya menyebar fitnah, adu domba memecah kesatuan NKRI.* Dengan cara menyamar sebagai pendukung pemerintahan Jokowi.

Salam Sada roha...
Dari warga Batak Kristen yang sangat mencintai NKRI.
_Tulisan ini khusus dikirimkan ke redaksi Warta-Berita.com. Bagi yang ingin mencopy paste, silahkan muat link web kami_. [•]

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with 𝕻𝖗𝖔𝖋. 𝕶𝖚𝖕𝖆𝖙 𝕿𝖆𝖍𝖚 𝕮𝖍𝖆𝖓𝖎𝖆𝖌𝖔

𝕻𝖗𝖔𝖋. 𝕶𝖚𝖕𝖆𝖙 𝕿𝖆𝖍𝖚 𝕮𝖍𝖆𝖓𝖎𝖆𝖌𝖔 Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(