Dalam peta kolonial terbitan 1900 kompleks masjid yang kini masuk dalam wilayah desa Adikarso Kec. Kebumen ini sudah bisa kita ketahui dimana pada saat itu sudah dilengkapi bangunan pendukung lain yang terletak di sebelah barat. Adapun pintu masuk menuju masjid dari arah timur.
Pada masa lalu, Gesingkeputihan adalah desa tersendiri, yang hingga masa selanjutnya digabung dengan desa Adikarso. Jika dirunut, wilayah ini ternyata memiliki peran sejarah yang penting dimasa lalu, salah satunya sebagai pusat penyebaran agama Islam. #kebumen#adikarso
Hal ini dikuatkan dengan adanya temuan berupa fragmen batu (andesit) yang diduga merupakan sisa – sisa percandian di sekitar masjid. Terdapat juga beberapa sumur kuno disekitarnya. Kompleks masjid juga dikelilingi sungai kecil yang kini masih berfungsi sebagai saluran irigasi.
Pada masa perang Mangkubumen, tempat ini juga pernah digunakan untuk singgah Pangeran Mangkubumi ketika berada di tanah Panjer menjelang peristiwa Perjanjian Giyanti. #kebumen#adikarso @Gherucokro1@kiwalipitu
Pada waktu itu Beliau dikenal dengan nama lain Sunan Kebanaran sehingga tidak jauh dari kompleks ini ada wilayah dengan nama Kebanaran.
Tradisi masa klasik yang masih lestari di wilayah ini antara lain Krapyak (mengganti pagar situs makam) dan ingkungan. Dari dugaan adanya temuan fragmen candi dan tradisi yang masih lestari bisa disimpulkan bahwa Islam masuk ke wilayah ini sudah sejak lama secara halus.
Saat ini, arsitektur bangunan inti masjid terlihat mewakili masa kolonial, terdapat pula candrasengkalan di ujung atap dan di atas mimbar. Perubahan tipe masjid dari tipe sederhana menjadi bangunan masjid permanen diperkirakan sekitar tahun 1850 an.
Meski ada penambahan di beberapa bagian dan rehab namun bangunan inti masih dipertahankan. Masjid Darussalam Gesingkeputihan Adikarso semakin menambah lengkap aset cagar budaya di Kab. Kebumen.
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
@as_siglie @teguhbiyanto Ada beberapa alasan kenapa perbandingan biaya proyek kereta cepat Arab Saudi dan Indonesia tidak bisa langsung disamakan:
Topografi & geoteknik berbeda.
Jalur Jakarta–Bandung melewati pegunungan, tanah labil, banyak terowongan dan jembatan.
@as_siglie @teguhbiyanto Sedangkan jalur Jeddah–Riyadh cenderung datar dan gurun terbuka biaya konstruksi jauh lebih murah.
Komponen biaya proyek.
Biaya Rp113 T di Indonesia termasuk pembebasan lahan, teknologi, material impor, bunga pinjaman, hingga eskalasi proyek bertahun-tahun.
@as_siglie @teguhbiyanto Saudi bisa lebih murah karena lahan negara, tenaga kerja murah dari luar, dan efisiensi logistik.
Skala & efisiensi pembangunan.
Saudi memiliki pengalaman besar dlm proyek infrastruktur masif dan sistem logistik terpusat. Indonesia baru proyek pertama, banyak biaya pembelajaran
Prabowo Subianto merupakan anak ketiga dari pasangan Soemitro Djojohadikoesoemo dan Dora Marie Sigar.
Masa kecil Prabowo banyak dihabiskan di luar negeri, terutama usai papanya terlibat dianggap menentang pemerintah Presiden Soekarno dalam Pemerintahan Revolusioner RI di Sumatra Barat.
Tak menetap di satu negara saja, ia kerap berpindah-pindah negara mengikuti tugas orangtuanya. Prabowo menempuh pendidikan sekolah dasar di Hongkong, kemudian pindah ke Malaysia, Swiss, dan menamatkan sekolah menengah atas di American School di Inggris.
dikenal sebagai tempat yang angker dan penuh misteri. Hutan ini diyakini sebagai tempat bersemayamnya Bathari Kalayuwati, Dewi Durga dalam kepercayaan Hindu.
Karena kesakralan dan keangkerannya, Alas Krendowahono telah menjadi tempat yang disucikan oleh Keraton Solo. Hutan ini sering digunakan untuk menggelar ritual-ritual sakral, salah satunya upacara Sesaji Mahesa Lawung.
Pada sudut lain, terdapat sekolah di mana terlihat anak-anak tanpa seragam sedang belajar bersama. Di depan sekolah juga ada ibu-ibu jualan jajanan untuk anak-anak.
Di tembok tertulis 'Sekolah Pondok Domba Kolong'.
Ini ada sekolah, ini ada ibu-ibu jualan juga," ungkap perempuan tersebut.
Siapa sebenarnya “Orang Jawa” di Padang Pasir Itu?
#4
Artikel ini adalah tentang situs proto-urban Zaman Perunggu Dini di gurun basal Yordania. Jawa adalah situs pengembangan proto-kota tertua di Yordania, berasal dari akhir milenium ke-4 SM (Zaman Perunggu Dini).
Terletak di salah satu daerah terkering di gurun hitam (basal) Yordania Timur
Kota Jawa dibangun oleh sekelompok mungkin 2.000 migran yang datang dari Utara atau Timur.
Mereka memiliki beberapa pemahaman tentang kehidupan perkotaan, serta hidrologi. Ini membentang lebih dari 100.000 m2 dan terdiri dari kota berdinding dan pekerjaan tanah yang luas untuk mengalihkan banjir musim dingin dari Wadi menjadi serangkaian reservoir.