2. Sikap IMF ini mengingatkan saya pada tulisan Kausar (2007), bahwa globalisasi bisa menjelma menjadi bentuk penjajahan jenis baru oleh negara-negara maju kepada negara berkembang dan miskin menggunakan kekuatan finansialnya melalui organisasi-organisasi global.
3. Kita wajib mendukung Pak Jokowi dengan kebijakan hilirisasi nikelnya, yang akan disusul dengan hilirisasi bauksit dan tembaga.
4. Mengutip ucapan Presiden @jokowi, Indonesia juga berhak maju!
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
Dgn jumlah siswa SD cuma ±664ribu pd 2020 (Kemendikbud, 2022) & dgn anggaran fantastis hampir Rp80Triliun di tahun yg sama, ternyata DKI adalah Provinsi dgn angka putus sekolah siswa SD tertinggi di Indonesia. Gubernurku @aniesbaswedan, sekali lagi terbukti kerjamu cuma kosmetik.
Entah memang tidak tahu atau mencoba mengaburkan definisi operasional "Angka Putus Sekolah". Yang jelas aku luruskan.
Indonesia di era rezim SBY adalah negara dengan laju deforestasi tercepat di dunia. Indonesia masuk dalam daftar Guinness Book of World Records sebagai negara dengan tingkat deforestasi tercepat di dunia pada 2008.
Juara lepas izin hutan jadi perkebunan kepada korporasi² JUGA paling tinggi di era pak SBY, yakni 2,2 juta hektar atau 36 kali luas DKI Jakarta. Rezim babat hutan pantas aja meradang ada yang ajak tanam pohon.
KPK pernah melakukan kajian mendalam soal korupsi hutan tahun 2003-2014, ditaksir kerugian negara mencapai 799 triliun Rupiah.
Kritik paling mudah tentang SBY adalah ketimpangan. Ketimpangan (rasio gini) di Indonesia tercatat paling meroket di era SBY, yaitu 0,32 pada 2004 menjadi 0,414 pada 2014. Pertumbuhan yang sebabkan ketimpangan adalah pertumbuhan yang tidak berkualitas, jauh dari prinsip inklusif.
Kemudian adalah soal kenaikan harga terhadap nilai mata uang (inflasi) yang cenderung tinggi & tidak stabil.
Tercatat inflasi pada saat SBY dilantik adalah 6,5% (2004) dan 8,3% pada akhir masa jabatan (2014). Terendah pada 2009 (2,78%), tertinggi pada 2005 (17,11%).
Sumber: BPS
Ketimpangan dan inflasi. Tidak terlalu dirasakan oleh kalangan atas, tapi membuat kalangan bawah menjerit. Dua hal yang sering dilupakan elit politik.
Erdogan adalah Presiden sebuah negara sekuler dimana 4% rakyatnya adalah Syiah, 14% Muslim non Sunni maupun Syiah, 2% Kristen, 6% ateis, 2% agama lain. Sunni hanya 65%, jauh di bawah Indonesia. Sunni disana Hambali, orang² Muslim terbiasa pelihara anjing di dlm rumah. #justSaying
Note: foto hanya pemanis
Ralat: mazhab di Turki adalah Hanafi, bukan Hambali.