Ibrahim Arief Profile picture
Jan 11 β€’ 10 tweets β€’ 4 min read β€’ Read on X
Teman-teman, saya Bayu, post di sini sebagai kuasa hukum Ibam πŸ™πŸΌ

Kami ingin berbagi apa yang terjadi pada persidangan minggu pertama Ibam. Ketika sidang, banyak fakta yang terungkap, baik dari saksi maupun barang bukti.

1/9🧡 Sidang Perkara Chromebook, Saksi Dinilai Beberkan Fakta Penting terkait Pengadaan  M Sholahadhin Azhar β€’ 9 January 2026 20:14  Tangkapan layar bersumber dari https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-sidang-perkara-chromebook-saksi-dinilai-beberkan-fakta-penting-terkait-pengadaan
Fakta menarik pertama yang terungkap di persidangan: saksi pejabat yang sebelumnya menyatakan Ibrahim Arief mengarahkan review kajian Chromebook, kini menyatakan bahwa tidak pernah melihat atau mengetahui adanya arahan dari yang bersangkutan.

2/9 β€œDalam persidangan, saksi Sutanto menyatakan tidak pernah melihat maupun mengetahui adanya arahan dari Ibrahim Arief terkait review kajian Chromebook," kata kuasa hukum Ibrahim Arief, R. Bayu Perdana, dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Januari 2026.  Tangkapan layar bersumber dari https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-sidang-perkara-chromebook-saksi-dinilai-beberkan-fakta-penting-terkait-pengadaan
Saksi-saksi lain yang seluruhnya merupakan pejabat Kemendikbud juga menegaskan bahwa Ibam tidak pernah terlibat berbagai pertemuan terkait pelaksanaan pengadaan.

Bahkan, ada nota dinas yang menyebutkan bahwa ahli IT yang memberi masukan untuk pengadaan 2021 bukanlah Ibam.

3/9 "Para saksi lain yang hadir juga mengakui bahwa Ibrahim Arief tidak pernah terlibat dalam pertemuan-pertemuan yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan,” ujar Bayu.  Dalam sidang juga terungkap fakta nota dinas yang disampaikan saksi Sutanto bahwa ahli teknologi informasi (IT) untuk pengadaan tahun 2021 bukan Ibrahim Arief. Melainkan sebuah tim dari Bandung.  Tangkapan layar bersumber dari https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-sidang-perkara-chromebook-saksi-dinilai-beberkan-fakta-penting-terkait-pengadaan
Saksi pejabat yang menandatangani SK mengakui tidak pernah mengetahui pengangkatan Ibam menjadi Tim SKM sebagaimana tercantum pada SK, dan tidak pernah meminta persetujuan Ibam untuk masuk ke SK tersebut.

4/9 Menurut Bayu, saksi Susanto juga menyampaikan dirinya tidak pernah mengangkat, mengetahui, ataupun melihat keterlibatan Ibrahim Arief dalam Tim Staf Khusus Menteri (SKM). Dia pun tidak pernah meminta maupun mendapatkan persetujuan dari Ibrahim Arief untuk memasukkan sebagai tim dalam surat keputusan (SK). Padahal, SK yang ditandatanganinya sendiri menuliskan Ibrahim Arief sebagai Tim SKM.  Tangkapan layar bersumber dari https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-sidang-perkara-chromebook-saksi-dinilai-beberkan-fakta-penting-terkait-pengadaan
Bahkan saksi tersebut menyatakan tidak tahu keberadaan SK pertama yang memuat nama Ibam, dan tidak pernah memberitahukan SK tersebut kepada Ibam.

5/9 Menurut Bayu, saksi Susanto juga menyampaikan dirinya tidak pernah mengangkat, mengetahui, ataupun melihat keterlibatan Ibrahim Arief dalam Tim Staf Khusus Menteri (SKM). Dia pun tidak pernah meminta maupun mendapatkan persetujuan dari Ibrahim Arief untuk memasukkan sebagai tim dalam surat keputusan (SK). Padahal, SK yang ditandatanganinya sendiri menuliskan Ibrahim Arief sebagai Tim SKM.  Dalam keterangannya, saksi Sutanto juga mengakui kesalahan administrasi dalam penerbitan SK tersebut. Bahkan, sebagai pihak yang menandatangani, dia menyatakan tidak mengetahui keberadaan SK pertama yang ...
Terungkap pula Ibam tidak pernah menerima honorarium sebagai Tim Teknis berdasarkan SK yang diterbitkan.

Saksi juga menyatakan gaji Ibam bukan bersumber dari anggaran direktorat jenderal yang melakukan pengadaan Chromebook tersebut.

6/9 Dalam persidangan, saksi Susanto menyampaikan dengan terbitnya SK itu, ada hak honorarium yang diberikan kepada nama-nama yang tertulis di SK. Namun, Ibrahim Arief tidak menerima honorarium atau bentuk apapun sehubungan dengan SK Tim Teknis.  Hal itu juga dibuktikan dari pernyataan saksi Susanto di sidang yang mengatakan tidak pernah ada honorarium terkait SK yang diberikan dari kementerian kepada Ibrahim Arief. Hal ini menunjukkan bahwa secara faktual Ibrahim Arief memang bukan merupakan bagian dari Tim SKM dan tidak menerima penugasan sebagai Tim Teknis yang disebut dalam surat dakwaan.  ...
Selain itu, dari barang bukti yang diperlihatkan kepada hakim menunjukkan bahwa lembar pengesahan review kajian yang mengunggulkan Chromebook tidak pernah ditandatangani Ibam.

7/9 Selain itu, terungkap di persidangan bahwa lembar pengesahan pada review kajian teknis yang mengunggulkan Chromebook tidak pernah ditandatangani oleh Ibrahim Arief, sebagaimana ditunjukkan dalam barang bukti yang diperlihatkan oleh Jaksa dan Penasihat Hukum.  Tangkapan layar bersumber dari https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-sidang-perkara-chromebook-saksi-dinilai-beberkan-fakta-penting-terkait-pengadaan
Rangkaian kesaksian ini memperkuat fakta bahwa Ibam tidak membuat review kajian teknis, tidak terlibat dalam pelaksanaan pengadaan Chromebook, apalagi menyusun harga satuan sebagaimana dituduhkan dalam dakwaan.

8/9 β€œRangkaian kesaksian ini memperkuat fakta bahwa Ibrahim Arief tidak membuat review kajian teknis, tidak terlibat dalam pelaksanaan pengadaan Chromebook, apalagi menyusun harga satuan sebagaimana dituduhkan dalam dakwaan,” tutup Bayu.  Tangkapan layar bersumber dari https://www.metrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-sidang-perkara-chromebook-saksi-dinilai-beberkan-fakta-penting-terkait-pengadaan
Ibam berterima kasih atas dukungan & kepedulian yang datang, serta akan terus menghormati proses persidangan & hukum yang berlaku

Untuk beri dukungan & lihat fakta2 yang Ibam saksikan, teman2 bisa kunjungi situs relawan πŸ™πŸΌ

-- Tim Kuasa Hukum Ibam

9/9kawalibam.org
Semua tangkapan layar bersumber dari

Mohon bantuannya untuk berkenan menyuarakan @zakkafm @mohmahfudmd @poempida @ulil @taufikbasari @lwastuargo @PeterGontha πŸ™πŸΌmetrotvnews.com/read/NQAC0Vr3-…

β€’ β€’ β€’

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
γ€€

Keep Current with Ibrahim Arief

Ibrahim Arief Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @ibamarief

Aug 12, 2023
Kejadian awal minggu:

- Proyeksi traffic & load test: 150 req/s
- Kenyataan traffic hari pertama: ~500 req/s 🫠

Bottleneck2 bermunculan, banyak halaman melambat.

That's okay, mari kita kumpul di war room!πŸ”₯Join untuk belajar bagaimana baiknya handle production issues. πŸ‘‡πŸΌ Image
Insting dari kebanyakan engineers tentunya "cari root causenya, fix issuenya!"

Tapi yang lebih penting sebenarnya adalah "cek dulu apakah user merasakan widespread pain, mitigasi pain tersebut dahulu, baru investigasi root cause" πŸ’‘

Bonus: investigasinya jadi tidak diburu-buru.
Dalam kasus di atas, meski sistemnya belum resmi dirilis, sudah ada user yang datang. (via word of mouth) Metrics serta feedback dari ops menunjukkan mereka merasakan pain dalam bentuk login & browsing experience yang lambat.

Widespread pain βœ…

Jadi apa yang perlu kita lakukan?
Read 16 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us!

:(