1/ Propaganda yang edukatif
Dalam perang, kedua pihak yang berperang, pasti melakukan propaganda. Tapi, ada yang berbasis kebohingan (ala Trump atau Netanyahu), ada yang jujur & bertujuan membangkitkan semangat para pendukung sekaligus menciutkan nyali lawan.
Propaganda yang dilakukan Iran ada di jenis kedua ini: tidak berbohong, bahkan juga sekaligus edukasi publik. Misalnya, kartun-kartun ini, menjelaskan apa yg sebenarnya terjadi, bagaimana cara kerja rudal2 Iran, dll.
---
🇮🇷 KENALI RUDAL SEJJIL IRAN
Mereka menyebutnya Rudal Menari.
Rudal ini mencapai Israel dalam 7 menit. Tapi inilah mengapa tidak ada yang bisa menghentikannya: Sejjil mengubah arah di tengah penurunan. Pencegat tiba di ruang kosong, dan rudal mengenai sasarannya.
Rudal tersebut disimpan dalam keadaan terisi penuh bahan bakar, siap diluncurkan dalam hitungan menit. Satelit tidak dapat mendeteksi persiapannya. Tanpa peringatan. Tanpa waktu yang tepat.
Pada 15 Maret, rudal ini memasuki perang ini untuk pertama kalinya.
2/ Iron Dome berbiaya amat sangat mahal, sementara drone & rudal Iran amat murah. Artinya, AS-Isr benar2 terkuras duitnya dalam perang ini.
4/ Kalau ini, kartun yang nge-troll (mengejek), pasalnya F35 yang digadang2 jet tempur tercanggih di dunia dan tdk bisa dideteksi radar, ternyata bisa ditembak Iran.
5/ Rudal Khurramshar, rudal balistik canggih dengan hulu ledak berat 1,5 ton, jangkauan 2000 km, bisa memecah diri menjadi beberapa sub-amunisi (MIRV) memungkinkannya menghancurkan beberapa target sekaligus dengan kecepatan tingg
6/ Kalau ini film ala lego, menunjukkan duka cita rakyat Iran atas syahidnya Pemimpin Tertinggi mereka, Ayatullah Khamenei, lalu berdoa di malam2 Ramadhan, lalu bangkit melawan AS-Israel.
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
#FaktaSuriah (1)
Karena beberapa "ustadz" dan influencer Wahaboy mengangkat kembali isu Suriah untuk memfitnah Iran...[kata mereka, "Saya senang Iran ngebom Israel, tapi jgn lupakan bhw Iran membunuh jutaan Sunni di Suriah"].. saya akan nulis fakta soal Suriah ini, biar pada paham seperti apa jahatnya Al Qaida dan para "ustadz" pembuat hoaks soal Suriah tsb.
Tulisan dibuat dicicil, jadi stay tune ajalah ya.
---
Video: seorang perempuan Kristen Suriah di gereja Mar Elias Greek Orthodox pasca dibom jihadis (22/6), berkata:
"Mereka [jihadis] berkata padaku: Bawa anak-anakmu dan pergilah ke Eropa. ...Tidak mungkin! Aku tidak akan meninggalkan imanku, negaraku, dan rakyatku. Aku dibesarkan di sini — dan di sini aku akan mati! ...Suriah tidak pantas menerima ini!”
#SayNotoISISAlQaida
#FaktaSuriah (2)
Pemerintah de facto Suriah dipimpin oleh pria eks-ISIS Irak, yang kemudian "pindah" ke Al Qaida Suriah (Hay'at Tahrir Al Syam -HTS). Namanya, Ahmed al Sharaa. Semasa belum jadi "presiden", ia pake nama jihad "Abu Mohammed al Jolani."
Kalian ga usah bingung, mau ISIS, mau Al Qaida, mau HTS, atau nama2 jihadis lain di Suriah, mereka itu akar ideologinya sama, beda nama karena beda kekuasaan& pendapatan.
Rezim Jolani mengatakan bahwa pelaku pengeboman gereja Mar Elias adalah IS (Islamic State). Sejak Jolani berkuasa banyak terjadi pembantaian massal, penculikan, pemerkosaan pada kaum agama minoritas. Pelakunya, ya siapa lagi kalo bukan jihadis-jihadis itu.
Tapi rezim Jolani selalu berkelit, "Bukan orang kami pelakunya, tapi oknum."
Foto: laporan Amnesty Internasional, "milisi yang berafiliasi dengan pemerintah, menewaskan lebih dari 100 orang di kota Banias pada 8-9 Maret 2025"
Angka 100 ini masih kecil krn laporan dari pihak minoritas, jumlah korban pembantaian mencapai ribuan, dan tdk terbatas tgl 8-9 Maret saja.
#FaktaSuriah (3)
Pemerintahan Suriah sebelumnya adalah sekuler, nasionalis, sosialis. "Kebetulan" Hafez Assad dan Bashar Assad (ayah-anak, 1971-2024) yang jadi presiden [dipilih lewat pilpres] adalah penganut sekte Alawite [oleh jihadis disebut Syiah - Nusayriah]. Sehingga, kaum oposan Islamist menggunakan isu identitas dalam upaya menggulingkan rezim.
Kita juga 'biasa' kan di Indonesia, saat pemilu banyak yang pake isu identitas saat menolak kandidat tertentu. "Jangan pilih si X, dia kan orang kafir!"
Nah sejak 2011, kelompok2 Islamis ini angkat senjata melawan rezim, merekrut jihadis dari 100 negara sedunia (ayo bantai rezim Syiah, kita bikin khilafah!)
Desember 2024, akhirnya Assad terguling. Bos HTS, Jolani, menunjuk diri jadi presiden (padahal tadinya mau khilafah). Penampilan Jolani berubah, sekarang pake jas dan dasi.
Menteri2nya Jolani siapa? Sebagian besar, para jihadis HTS.
Ini saya copas dari Al Jazeera ya:
---Reporter Al Jazeera Resul Serdar, melaporkan dari Damaskus, mengatakan Abu Qasra [Menhan] dan al-Shaibani [Menlu] "sangat dekat" dengan pemimpin HTS Ahmed al-Sharaa [Jolani].
"Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah HTS membentuk pemerintahannya sendiri atau pemerintahan Suriah," katanya.
“Sejauh ini, 14 menteri telah ditunjuk, dan semuanya merupakan sekutu dekat atau teman al-Sharaa.”--
Mau tau, kayak apa sih jihadis kalo diangkat jadi menteri?
Video: di tengah adalah "menteri pertahanan" Abu Qasra (eks komandan HTS alias Al Qaida).
Pria di sebelahnya berkata: "wahai Syiah nusairiyah, kami datang pada kalian dengan pedang dan kematian merah (berdarah)."
Lalu mereka berseru, "Takbir!"
Video ini SETELAH Abu Qusra jadi Menhan ya. Jadi ga usah heran kalau Alawite & Kristen dibantai di Suriah. Sekali lagi, versi rezim HTS, "Pelakunya oknum, bukan kami."
Ada Apa di Aleppo? (utas) 1/ Silakan simak dulu video ini, kilas balik periode 2012-2016
2/ Pada Rabu 27 November, gencatan senjata Lebanon-Israel dimulai. Lalu tiba-tiba saja, para "jihadis" di Idlib (Suriah) merangsek masuk ke Aleppo dan dalam sekejap netizen Wahaboy dan takfiri membanjri dunia maya, mendukung "jihad" Suriah dan menyebarluaskan lagi caci-maki & kebencian antar-mazhab.
Apa yang sebenarnya terjadi? Simak di video ini.
3/ Ada Apa di Aleppo? (3)
Mengapa setelah gencatan senjata (sementara) di Lebanon, milisi-milisi teroris di Suriah (mengaku "jihadis") diaktifkan kembali? Kemana saja mereka selama setahun lebih genosida Gaza? Mengapa tidak jihad saja ke Gaza? Mengapa sekarang malah mengaku mau "jihad" melawan pemerintah Suriah?
#menolaklupa: tahun 2019, militer Zion (IDF) akhirnya mengaku bahwa mereka menyuplai senjata ke "pemberontak" (alias teroris) di Suriah.
Analisis:
Aktifnya lagi kelompok proksi terorisnya di Suriah, bersamaan dengan perjanjian gencatan senjata di Lebanon bukan kebetulan. Periode gencatan senjata memungkinkan Hizbullah untuk berkumpul kembali, membangun kembali, memperbaiki infrastruktur dan memperkuat sistem persenjataannya melalui pengiriman dari Iran lewat Suriah. Inilah yang ingin "mereka" (AS & Israel, dengan dibantu genk teroris + Turki + Teluk) HALANGI.
Merespon serangan lebih dari 20.000 "jihadis" Al Qaida ke Aleppo, SAA (tentara Arab Suriah) dibantu Rusia juga melakukan serangan, termasuk dengan mengerahkan jet-jet tempur untuk menggempur para teroris itu.
Dunia seolah kembali "sibuk" dengan Suriah. "Mereka" berusaha mengalihkan opini publik dari Gaza. Apakah "mereka" akan berhasil? Jawabannya ada di tangan kita masyarakat sipil: mau ditipu lagi oleh propaganda Wahaboy & takfiri soal Suriah, atau mau belajar memahami geopolitik agar tahu siapa itu "Poros Resistensi" dan berdiri di pihak yang benar-benar bersama Palestina.
1/ Hari Sabtu (27/7), terjadi serangan roket ke stadion olahraga di kota "Majdal Shams", dataran tinggi Golan. Ada 12 anak yang gugur; 44 orang terluka. Golan adalah wilayah Suriah tapi diduduki Israel sejak tahun 1967. Militer Israel segera mengklaim bahwa mereka yang gugur adalah warga Israel; menuduh itu adalah serangan dari Hizbullah, dan bersumpah bahwa Hizbullah akan "membayar harganya." Artinya, kasus ini akan dijadikan alasan bagi Israel untuk menyerang Lebanon.
Hizbullah segera membantah dan kemudian satu demi satu bukti bermunculan, bahwa memang bukan Hez pelakunya, melainkan iron dome Israel yang gagal tembak dan jatuh ke wilayah sipil di Majdal Shams. Selain itu ada beberapa fakta penting: YANG GUGUR dalam serangan ini adalah ORANG SURIAH, bukan Israel. Lagi-lagi, Israel terbukti berbohong.
Di utas berikut ada beberapa info tentang Majdal Shams.
2/ Buzzer2 Zionis segera meluncurkan tagar "kami semua Druze" dan mengecam "pembunuhan pada anak-anak Majdal Shams" (mereka diam & membela saat Israel membantai lebih dairi 15 ribu anak-anak Gaza. Padahal, anak2 yang gugur di Majdal Shams adalah anak-anak Arab-Syria. Ini nama2nya, nama Arab semua:
Millar Maadad al-Shaar (usia 10 th)
Alma Ayman Fakhr al-Din, 11
Naji Taher Halabi, 11
Yazan Naif Abu Salah, 12
Izil Nashat Ayoub, 12
Finis Adham Safadi, 12
John Wadie Ibrahim, 13
Hazem Akram Abu Salah, 15
Fajr Laith Abu Salah, 16
Amir Rabi Abu Salah, 16
Nazem Fakher Saeb (sumber:@Partisangirl)
3/ Jadi apa yang sebenarnya terjadi? 1. Tragedi ini tidak terjadi di Israel, Dataran Tinggi Golan, secara internasional diakui sebagai bagian dari Suriah (disebut "kawasan pendudukan", artinya kawasan Suriah yang sedang diduduki oleh Israel). 2. Komunitas Druze di Dataran Tinggi Golan sebagian besar menolak kewarganegaraan Israel dan menganggap diri mereka sebagai warga Suriah. 3. Majdal Shams memiliki sejarah perlawanan dan pemberontakan terhadap pendudukan Israel. 4. Hez tidak mungkin menargetkan Majdal Shams (karena 3 alasan di atas). Yang terjadi: iron dome Israel (misil yang ditembakkan Israel untuk menghalau serangan rudal dari Hez) gagal, jatuh dan meledak di Majdal Shams. Ini terkonfirmasi dari saksi mata (cek tweet selanjutnya).
--
Foto: warga Majdal Shams mengibarkan bendera Suriah dan memasang foto Bashar Assad
Yang masih rajin mengulang2 komen: "Iran cuma balas dendam atas pengeboman di Damaskus.. ga ada kaitan dg Gaza.." atau "Iran udah ngasih tau duluan.." >>> ini jawaban lengkapnya : suaranegeri.com/2024/04/apa-ar…
Yaman
1/Sjk 2015 dbom Saudi&UAE, mgunakan bom &jet tempur buatanAS&Inggris krn bangsa Yaman mhendaki pmerintahn yg BUKAN boneka AS&Israel&Teluk.
Scr resmi, PBB msh m'akui rezim yg lama (kabur ke Saudi), tp de facto, yg bkuasa di Yaman adlh kubu Muqawamah, yg trdiri dr bbrp faksi
2/ Maap lama baru lanjut; ngopi dulu tadi, biar setrong.
Faksi terkuat adlh Houthi, ini nama klan. "Kebetulan", klan Houthi bermazhab Syiah Zaidiyah, shg titik ini yg dieksploitasi: diframing bhw gerakan revolusioner Yaman adlh gerakan Syiah. Pdhl, presiden Yaman yg terguling...
3/Ali Abdullah Saleh, adlh seorang Syiah Zaidiyah jg. Ali ini sekutu dekat AS, dpt duit banyak dr AS dlm proyek "melawan terorisme". Memang, ada Al Qaida di Yaman. Saleh presiden korup,despotik,militeristik; digulingkan oleh demonstrasi besar2an rakyat Yaman, dr berbagai mazhab.