Kronologi: Pada Oktober 2025, korban tidak sengaja mengintip dengan sekilas ke handphone milik anak pimpinan sekolah saat kegiatan field trip. Pada saat itu yang korban liat adalah adanya grup dengan nama "(nama korban) + OnlyFans"
Korban juga melihat sekilas anggota dari grup chat tersebut. Diketahui bahwa hal ini terjadi saat mereka duduk di kelas 12 akhir.
FYI: disini karena pelaku dinamai kontaknya sehingga agar mudah dimengerti akan seperti ini:
Foto dua: Fathurrahman memvideokan korban dan membuat chat mendesah (ahhh)
Foto ketiga: Anza membuat chat menghina korban dan mendesah.
Video satu: Buatan Anza berdurasi 2 menit yang menghina korban.
Diketahui bahwa anak pimpinan sekolah telah left sebelum pengambilan barang bukti.
Gambar satu dan dua: Fathurrahman mengirimkan stiker muka pelaku kedalam grup tersebut.
Gambar ketiga: Fathurrahman membuat chat "(nama korban) NGENT** AHH AHH AHH"
Gambar keempat: Falih membuat chat mendesah.
(Konteks gambar keempat adalah setelah fathurrahman mengirim video korban yang detailnya di gambar 2 Tweet sebelumnya)
Gambar satu: fathurrahman membuat chat "Kangen (nama korban)" "Pengen di ent*t" "ahhh" "ahhh".
Gambar kedua: Evando memfoto korban untuk dijadikan bahan hinaan di grup nya.
Diketahui bahwa korban sempat melaporkan hal ini ke wali kelas pada saat itu, namun entah kenapa malah hanya disuruh "sabar" Dan disuruh untuk tidak membuat masalah pada saat itu.