Discover and read the best of Twitter Threads about #pemilu2019

Most recents (11)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah pada 22 Mei 2019, saya menyampaikan kepada rekan rekan mengenai hal yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ketika wawancara dengan salah satu stasiun televisi, saya sampaikan bahwa saya sangat menyayangkan aksi 22 Mei 2019 yang seharusnya berjalan lancar malah terjadi kerusuhan yang disebabkan karena ulah perusuh.
Padahal Indonesia punya perjalanan demokrasi yang baik dan bahkan menjadi contoh dimana-mana. Namun, karena ulah perusuh ini demokrasi kita tercoreng dimata internasional. Sepertinya aksi ini memang sudah di setting oleh oknum tertentu.
Read 6 tweets
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah pada 15 Mei 2019 Bapak menggelar rapat dgn Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, serta Sekretaris Jenderal KPU Arif Rahman untuk membahas kasus meninggalnya ratusan KPPS di Pemilu 2019.
Dalam rapat tersebut, kami membahas penyebab meninggalnya anggota KPPS, penanganan bagi yang sakit, santunan bagi keluarga korban, bagaimana langkah-langkah mengatasi kasus ini, serta evaluasi pemeriksaan kesehatan anggota KPPS yang perlu menjadi perhatian.
Dalam rapat, Bapak menyampaikan bahwa Pemerintah tidak akan membentuk tim pencari fakta atas kasus ini karena meninggalnya para korban mayoritas disebabkan karena serangan jantung/stroke dan bukan keracunan.
Read 4 tweets
Cina sangat protektiv tetapi mengapa suka ambil data orang?

express.co.uk/life-style/sci… Cina
Yaah, Google, Facebook, dan Twitter memang tahu kalau akhir-akhir ini saya anak rumahan...ehh Telkomsel juga 🙃
Suka jajan di mana, suka piknik di mana..
Read 10 tweets
Medsos masih rame aja soal curang2 ya? Daripada rame di medsos, mbok mending dateng ke kecamatan ikut Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara oleh PPK bersama PPS. Biar tahu prosesnya kaya apa.

Lucu aja sih kalian koar-koar pemilu curang tapi alur hitung suara aja gak paham.
Sesuai namanya, proses rekapitulasi ini dilakukan secara terbuka. Siapa aja boleh menyaksikan kok, tapi tentu cuma yg berkepentingan (PPK, PPS, KPPS, PPD/Bawaslu, dan saksi-saksi bermandat) yg boleh masuk area dalam. Yang ngitung pake mic, jadi suaranya kedengeran ke mana-mana.
Kira-kira begini nih suasananya. Ada PPS ngecek/ngitung C1 berhologram dari masing-masing TPS dalam wilayah kerjanya, didampingi PPK & Bawaslu, disaksikan saksi bermandat & perwakilan KPPS yg C1-nya lagi dihitung.

Ini di stand PPS Banjardawa tadi waktu TPS saya direkap.
Read 20 tweets
Perang Data Platform Crowdsource #Pilpres2019

@kawalpemilu2019 vs @ayojagatps

- sebuah -t̶h̶r̶e̶a̶d̶ ̶u̶t̶a̶s̶a̶n̶ analisis -
Sangat menarik mencermati hiruk pikuk #Pemilu2019 #Pilpres2019 kali ini.
Karena selain data quick count yang disajikan lembaga survei, kita juga bisa melihat data pembanding dari platform crowdsource
Jika 2014 hanya ada Kawal Pemilu, maka di #Pilpres2019 kali ini muncul "kompetitor" yaitu Ayo Jaga TPS
Read 19 tweets
Coba hargai kami yang sudah menghitung suara di TPS dengan detailnya. Aku pikir kalau ada kesalahan, wajar, toh diperbaiki. Kalian emang hobinya mencaci, tak tahu pegalnya menulis angka dsb. #Pemilu2019
Pemilu serentak begini adalah yg pertama di negeri kita. Jika Anda semua berharap akan sempurna, rasa-rasanya naif sekali. Percayalah kami semua sudah bekerja keras. #Pemilu2019
Ada yang rela menginap di TPS untuk memastikan pendataan suara, bahkan satu suara harus terdata, karena bagi Capres atau Caleg, satu suara adalah bagian dari suara Indonesia, . #Pemilu2019
Read 14 tweets
Now that most quick counts are in with more than 80-90% of the sample, it seems safe to say Jokowi has about 9-10% lead over Prabowo (Kawal pemilu data is only abt 3% data).

@jakpost called it this morning 👇 #Pemilu2019 <minor thread>
Most qc data on legislative (DPR) elections and parties' vote shares are in too. As many called it, newer parties didn't make it (incl PSI, who graciously conceded):
PDIP, Gerindra, PKB, PKS, Nasdem likely ↗️
Golkar, Demokrat, PAN, PPP (barely made it) likely ↘️
Side note1: New Order family party, Berkarya, didn't make it but still got about 2%. The Suharto nostalgic has always been more hype than real but this is also the first time they pool their resources all into 1 platform. Something to watch in the coming years.
Read 10 tweets
Alasanku Tidak Memilih Prabowo - Sandi karena Omongan dan Kelakuan Mereka Sendiri saat Kampanye.

***Sebuah Thread Sebelum Pencoblosan*** #Pemilu2019
Cara paling mudah untuk menentukan pilihan di Pilpres adalah melihat calonnya saja. Bukan pendukungnya. Pasti ada pendukung yang baik. Tapi pasti ada juga pendukung nu teu baleg.

Jadi thread ini bahas kelakuan kandidatnya doang. Enggak pendukungnya. #Pemilu2019
Untuk pendukung Prabowo-Sandi yang mau mencak-mencak di-thread ini, silakan.

Cuma sebelum mencak-mencak saya cuma ngasih tau, yang bikin statement ngawur itu Prabowo-Sandi sendiri. Jadi semua alasan ini keluarnya dari mulut dan kelakuan mereka sendiri. #Pemilu2019
Read 45 tweets
Hey, twitter help us and do your magic.

Yang tinggal di bandung dan sekitarnya, boleh nih kalo ada spanduk bekas kampanye depan rumah/area sekitar.
Daripada jadi sampah ujung2 nya nyangkut diselokan dan mendatangkan banjir.

Bantu kami walaupun hanya dengan Retweet/love.

Thx.
Pasca pemilu minggu depan spanduk-spanduk alat peraga kampanye ini berpeluang besar terbengkalai, hanyut, dan tidak terangkut. Parongpong akan memanfaatkannya sebagai material pembuatan wadah usaha pengelolaan sampah acara @happinessfestival.id 2019 di lapangan Banteng Jakarta.
Berkerja sama dengan @softex_id kami akan menjahit material tak terpakai ini menjadi kantong sampah multi pakai untuk sampah residu yang kelak akan diolah menggunakan hydrothermal reactor kreasi @golimbah . Batas pengumpulan 17 - 20 April 2019.
Read 8 tweets
Putusan MK
Kamis, 28 Maret 2019

Poin-Poin Amar Putusan

__THREAD__

.
.
#netgrit
#netgritpeduli
#PutusanMK
#PemiluBerintegritas
#Pemilu2019
1. Menyatakan frasa “kartu tanda penduduk elektronik” dalam Pasal 348 ayat (9) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
2. Menyatakan frasa “paling lambat 30 (tiga puluh) hari” dalam Pasal 210 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Read 6 tweets

Related hashtags

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!