tatak ujiyati Profile picture
A lawyer. Governance specialist. Tweets are personal opinion.

May 29, 2020, 19 tweets

Inspiratif Perintah gubernur @aniesbaswedan kepada ASN ini. Saya ulas ya. Sekalian saya kasih pendapat soal honor TGUPP yg diulang-ulang terus kayak kaset rusak. UTAS.

(1) Membahas pidato ini relevan karena bbrp ASN DKI Jakarta mengeluh lgs jg kpd saya, krn tunjangan kinerja (TKD) mereka dipotong 50 persen. Perintah gubernur dlm video ini penting agar para ASN DKI Jkt tahu bgmn posisi keuangan daerah & apa pilihan kebijakan @aniesbaswedan.

(2) Dalam kondisi normal, take home pay untuk ASN Jakarta cukup besar. ASN tahun pertama bisa mendapatkan Rp 19 juta. Bisa dicek video berikut ini. Jakarta lebih baik penggajiannya dibanding Jatim dan Jateng.

(3) Take home pay seorang lurah di DKI Jakarta sekitar RP 33 juta. Informasi ini bisa dicari by googling. metro.tempo.co/read/636918/ga…

(4) Take home pay pejabat eselon 2 (setingkat kepala dinas) mencapai Rp 80 juta. Yang berupa gaji pokok ditambah Tunjangan Kinerja. inews.id/finance/makro/…

(5) Dalam kondisi normal, gaji & tunjangan ASN itu baik-baik saja. Lebih besar daripada rata-rata ASN lain & bisa bersaing dengan gaji para profesional di perusahaan swasta. Tujuannya mmg bgt agar talent ASN DKI berkualitas bagus. Yg terpenting APBD DKI Jakarta mampu menanggung.

(6) Dg APBD 2020 sebesar Rp 87,9 Triliun, Pemprov DKI Jakarta mampu lakukan pembangunan, berikan bantuan sosial secara luas, membantu daerah sekitar Jakarta, sekaligus menggaji pegawainya dg baik. ASN di Jakarta digaji besar tetapi dituntut bekerja profesional.

(7) Tp saat ini berbeda krn wabah Corona. Ekonomi seret. Hotel, restoran, tempat hiburan, mall, sbgn perusahaan - semua tutup. Org & pelaku usaha tunda bayar pajak atau bayar pajak lebih kecil. Pendapatan pajak turun dari Rp50,17 triliun menjadi Rp22,5 triliun, tinggal 45% saja.

(8) Dg pendapatan berkurang, Pemprov DKI Jakarta hrs realokasi ulang anggaran. Mana harus didahulukan, mana dikurangi. Kesehatan, penanggulangan bencana, & bansos adl prioritas. Anggaran Biaya Tak Terduga untuk penanggulangan Covid-19 naik dari 0,18 Triliun menjadi 5,03 Triliun.

(9) Walau pendapatan cekak, @DKIJakarta berkomitmen. Semua tenaga kerja yg mengabdi untuk Pemprov DKI Jakarta termasuk 120 ribu tenaga PJLP, kontraknya tidak dihentikan. Pemprov DKI Jakarta tetap menjaga perannya sebagai pemberi lapangan kerja bagi rakyat di Jakarta.

(10) Ada relokasi pd belanja pegawai. Anggaran berkurang Rp4,3 triliun demi mengamankan anggaran bansos dan aggaran darurat penanganan COVID-19. Gaji pokok ASN tidak berubah, tetap sama. Yg berkurang hanya TKD.

(11) TKD dipotong 25 persen, dengan 25 persen lainnya ditunda pembayarannya sambil melihat kondisi perekonomian membaik. Katakanlah ASN first entry yg mendapat gaji pokok Rp 3 jt & TKD 17 juta (take home pay Rp 20 jt), maka bulan ini akan mendapat Rp 11,5 juta.

(12) Sempat ada usulan agar bansos seperti KJP & bansos lain2 dipangkas 50% agar TKD semua ASN bisa dipertahankan. Tp @aniesbaswedan lbh memilih pertahankan bansos utk 1,2 keluarga. Yg mrpk kelompok termiskin & bs kolaps jk bantuan dicabut/ dikurangi.

(13) Situasi ini jg membuat THR hanya diberikan sebesar gaji pokok. Bahkan untuk pejabat eselon I dan 2 tidak dapat THR sama sekali. Hanya pegawai yg paling bawah seperti PJLP & pegawai kontrak tetap dapat THR, krn mereka paling membutuhkan.

(14) Mmg berat ya, tapi ini adl perjuangan yg saat ini dimintakan dari para ASN Jakarta sbg abdi negara. Gubernur @aniesbaswedan memerintahkan agar bersikap sbg penyelenggara negara yg ksatria, tangguh, tabah, tak lunglai menghadapi cobaan. Menomorsatukan layanan pd rakyat.

(15) Ada yg kritik soal honor TGUPP. Boleh saja sih, tp perlu lihat fakta. Untuk konteks Pemprov DKI Jakarta, gaji TGUPP itu relatif kecil. S1 first entry di DKI Jakarta mendapat take home pay Rp 19 juta. Di TGUPP S1 first entry pengalaman di bwh 5 th, mendapatkan Rp 8 juta.

(16) Maka jika melihat daftar honor TGUPP jangan dilepaskan dari konteks penggajian di Pemprov DKI Jakarta. Termasuk honor ketua TGUPP. Relatif tidak besar jika dibandingkan dengan gaji ASN, tetapi cukup untuk menarik orang-orang dari dunia profesional untuk bergabung.

(17) Oh ya asal muasal TKD DKI yg besar itu kan utk meniadakan uang honor lain2 yg didapat dr rapat, sbg pembicara, transport lokal perjalanan dinas dll. Semua ditiadakan lalu hanya ada TKD sejak th 2015. Jk diingat sejarah awalnya TKD itu mmg dependent variabel bkn fix variabel

(18) Dependent variabel artinya bisa berubah-ubah tgtg keadaan. Jika kegiatan rapat, perjalanan dinas, forum2 berkurang - mk honor2 tambahan jg berkurang. Mudah-mudahan bisa dimengerti.

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling