Hi Jerome, hal ini menarik untuk dibahas. Kisah sukses pada segelintir orang tidak bisa disamaratakan untuk semua kelompok. Dalam studi kami yang diterbitkan di @ADBInstitute, sangat jarang anak yang lahir dari keluarga miskin bisa sukses pada saat dewasa.
Sampel kami adalah anak-anak berusia 8–17 tahun pada tahun 2000. Sebanyak 17% dari sampel tsb merupakan anak dari keluarga miskin. Kami melihat pendapatan mereka pada 2014 (saat mereka berusia 22–31 tahun).
Kami menggunakan berbagai metode untuk memastikan hubungan sebab-akibat antara hidup miskin saat anak-anak dan pendapatan mereka saat dewasa.
Hasilnya? Anak-anak dari keluarga miskin memiliki pendapatan sekitar 87% lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak dari keluarga sejahtera saat mereka dewasa.
Penjelasan selanjutnya bisa dilihat dari utas @dsuryadarma, salah satu peneliti studi tsb.:
Atau jika ingin membaca paper kami selengkapnya, dapat dilihat melalui tautan: bit.ly/smeru-childpov….
Salam kenal, Jerome!🙂
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
