Selandia Baru dianggap sebagai salah satu negara yang paling siap menerapkan #NewNormal. Indikatornya, mereka tak lagi menemukan kasus positif baru Covid-19 lebih dari dua minggu. Kasus terakhir pun pasien dinyatakan sembuh.
Kenapa Selandia Baru sukses? Begini ulasan Gusmin...
Pemerintah memegang peranan penting. Kejelasan mekanisme penanganan membuat warga bisa mengikuti arahan dengan jelas. Di Selandia Baru, pemerintah membuat empat level peringatan, lengkap dengan panduannya. Bisa diakses via uniteforrecovery.govt.nz/covid-19/covid…
Banyak testimoni penerapan physical distancing di sana berjalan sangat baik. Misal, untuk masuk mall, sebagian mall menerapkan antri via SMS. Warga pun mau bertahan di rumah apabila tidak ada sesuatu yang penting, misal belanja sembako.
Selandia Baru pernah berada di level 4. Artinya? Harus lockdown total. Terbukti, lockdown membuat wabah bisa dikendalikan. Total kasus 1.504 dengan 22 kasus kematian. Jumlah populasi sekitar 5 juta, yang dites lebih dari 300rb. Tes jumlah terbesar mencapai 60rb tes sehari.
Bagaimana dengan Indonesia? Sebagai negara kepulauan, pengendalian wabah memang jadi tantangan tersendiri. Saat ini episentrum terbesar adalah pulau Jawa, dengan kepadatan populasi yang luar biasa (141 juta jiwa).
Dengan masih banyaknya kasus positif baru dan semangat menerapkan new normal, mau tidak mau masing-masing berjuang untuk #JagaDiri. Penggunaan masker, #jagajarak, dan pencegahan lainnya harus dimulai dari diri sendiri.
Semoga wabah ini segera berlalu. Gusmin sudah kangen kongkow-kongkow lagi....
Dan semoga kasus seperti ini tidak terus terjadi ya...
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
