Selamat pagi teman2. Semoga kita tetap sehat bersemangat. Seiring konsolidasi penanganan dampak kesehatan dan ekonomi pandemi, saya akan berbagi kebijakan terkini terkait dukungan pemulihan ekonomi utk Daerah. #PENDaerah #EkonomiBangkit
1> Kemarin ditandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Pemprov DKI dan Jabar dg PT SMI (Persero) dlm rangka pinjaman utk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah. Satu lagi, penempatan dana Pemerintah Pusat di BPD agar dapat digunakan utk menggerakkan sektor usaha produktif.
2> Program pinjaman ini akan sangat membantu Daerah yg sangat terdampak covid. Ekonomi Daerah terhenti karena PSBB, pendapatan daerah jg turun tajam. Padahal Pemda butuh dana utk menangani dampak pandemi, baik kesehatan maupun ekonomi. #PENDaerah #EkonomiBangkit
3> Pinjaman melalui PT SMI ini selain menggunakan dana perusahaan juga dana Pemerintah Pusat, dg bunga sangat rendah hampir 0% dan jangka waktu paling lama 10 thn. Tahap I, DKI dan Jawa Barat yg sdh siap dg bbrp proyek dan program yg akan didanai. Segera menyusul daerah lainnya.
4> DKI mengajukan pinjaman sebesar Rp 12,5 T (Rp 4,5 T tahun ini dan Rp 8 T tahun 2021), sedangkan Jabar mengajukan Rp 4 T. Proyek al: pengendalian banjir, pelayanan air minum, pengelolaan sampah, infrastruktur transportasi, rumah sakit, jalan jembatan, drainase dan irigasi, dll.
5> Skema pinjaman ini diharapkan dapat membantu Daerah segera bangkit dan tetap dapat menyelenggarakan layanan dasar yg dibutuhkan masyarakat. Inilah ciri corak gotong royong dan berbagi beban selama pandemi, yg diharapkan jd modal kuat bagi kita pasca-pandemi.
6> Nah, selain Pinjaman, skema lain yg diluncurkan adl Penempatan Dana di BPD (Bank milik Pemda), sebagai kelanjutan penempatan dana di Bank2 BUMN sesuai PMK-70/2020. Tahap awal, dana Rp 11,5 T ditempatkan di 7 bank Daerah. Ini akan jd dana murah bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
7> Di tahap I ini, 7 bank menerima penempatan: Bank BJB Rp 2,5 T, Bank DKI, BPD Jateng, BPD Jatim, Bank SulutGo masing2 Rp 2 T, dan BPD Bali dan Bank DIY menyusul akan mendapatkan masing2 Rp 1 T. Sisanya, Rp 8 T akan disalurkan ke BPD lain sambil menunggu kesiapan Daerah.
8> Penempatan dana dg bunga murah (Pemerintah membebankan bunga 80% dari BI reverse repo rate), diharapkan mendorong perbankan menyalurkan kredit dan masyarakat antusias memanfaatkan dana murah utk mulai kembali usahanya. Sehingga diharapkan #PENDaerah mendorong #EkonomiBangkit.
9> Kebijakan ini tentu tak dapat dilepaskan dr konsolidasi kebijakan penangangan dampak kesehatan. Ekonomi Daerah hanya dapat dibuka kalau sdh aman covid. Maka protokol wajib diperketat demi kita dapat mulai membuka perekonomian dg aman. Mari terus optimis dan waspada. Salam
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
